Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 121


__ADS_3

Sekarang Dean , Roy dan Joni sudah berada di salah satu club langganan mereka . Roy pun akhirnya ikut ke club untuk mengawasi Dean agar tidak berbuat ulah .


" Waah Bos Dean udah lama nih gak kesini ". sapa bartender di club itu yang bernama Riyan.


" Sibuk ". jawab Dean singkat .


" Seperti biasa Bos ". tawar sang bartender dan di angguki oleh Dean .


5 menit kemudian bartender itu memberikan minuman pada Dean , Roy dan Joni .


" Ini Bos silahkan di nikmati ". kata bartender dan di angguki oleh Dean .


Saat Dean sedang menikmati minuman nya seorang wanita penghibur pun mendatangi Dean dan langsung memegang bahu Dean . Roy dan Joni hanya mengamati apa yang akan di lakukan oleh Dean pada wanita itu .


" Wah Bos Dean udah lama gak kesini makin ganteng banget ". kata wanita itu dengan nada sensual .


" Kamu lepaskan tangan kotor mu dari pundak saya atau saya akan patahkan tangan mu itu ". ucap Dean dengan nada tegas dan dingin.


" Tapi kan saya. ..." ucap wanita itu terputus .


" Kamu singkirkan tangan mu dan jauh dari saya karena istri saya lebih dari kalian semua disini . PERGI ".usir Dean dan seketika wanita itu langsung pergi menjauh dari Dean .


Roy dan Joni yang melihat nya pun tersenyum tipis .


"Pak , Bos Dean sudah berubah ya walaupun tidak pernah berhubungan dengan wanita- wanita itu tapi biasanya Bos Dean akan ramah dengan wanita- wanita itu ". bisik Joni pada Roy .


" Lo tau Jon , Bos Lo itu akan menuju ke bucinnan " jawab Roy dengan berbisik juga .


Joni yang mendengar jawaban Roy pun tertawa ngakak .


" Diem Joni . saya tau kamu dan Roy ngetawain saya ". kata Dean dengan melirik taja. pada Joni .


" Maaf Bos ". ucap Joni dan langsung diam menikmati minuman nya .


Dean ,Roy , Joni dan disusul oleh Ivan pun masih menikmati minuman nya . Namun tiba-tiba pandangan Roy pun langsung tertuju pada seorang wanita yang sedang mengobrol dengan bartender yang bernama Riyan .


Roy masih mengawasi dengan tersenyum smirk wanita yang sedang berbicara dengan Riyan hingga wanita itu pergi dari sana .


" Belum gue cari Lo udah muncul kucing kecil ." gumam Roy dalam hati dengan menyeringai .

__ADS_1


Roy beranjak berdiri dan mulai berjalan membuat Dean ,Ivan dan Joni heran .


" Roy mau kemana ?". tanya Ivan .


" Gue ada urusan sebentar ." jawab Roy dan langsung melangkah kan kakinya menuju bartender Riyan .


" Pak Roy ada yang mau di pesan lagi ?". tawar Riyan sang bartender , Roy menggeleng kan kepalanya .


" Eehm Yan saya lihat kamu tadi ngobrol sama cewek , siapa ?". tanya Roy .


" Oh itu iya , dia udah 4x kesini Pak ". jawab Riyan .


" Terus sekarang dia dimana ?". tanya Roy pada Riyan .


" Pulang Bos , Oh ya kalau Pak Roy bersedia bisa loh boking dia ". ucap Riyan .


" Maksudnya ?". tanya Roy tak mengerti .


" Ia cewek itu kesini hanya meminta saya untuk mencarikan pelanggan tapi sudah banyak yang saya kasih tapi di tolak sama dia dan gak cocok sama dia ". ucap Riyan si bartender .


" Kok bisa dia yang minta tapi di tolak juga sama dia . apa maksudnya ?". tanya Roy tak mengerti .


" Riyan hubungi dia saya menerima tawaran nya berapa pun saya akan berikan dan jika dia menyetujui suruh dia datang besok malam di alamat ini . Dan kamu jangan bilang sama siapapun tentang masalah ini termasuk Dean . paham ".kata Roy dengan nada tegas sambil menyodorkan kertas berisi kan alamat .


" Baik Pak Roy , rahasia aman ". jawab Riyan .


" Kalau sampai bocor saya akan buat kamu merasa menyesal telah lahir di dunia ini . Paham ". ucap Roy dengan kilat mata yang tajam . Riyan pun seketika menciut dan mengangguk kan kepala nya .


" It's time for us to play little kitten. " ucap Roy dengan seringai tipis nya .


*******


Di dalam kamar yang mewah seorang wanita sedang mengirim pesan singkat kepada Kakak iparnya yang di ketahui sedang bersama sang suami yang di tunggu nya .


" Kita lagi dalam perjalanan pulang ". isi pesan dari Roy .


Setelah membaca pesan singkat dari kakak iparnya , Hana langsung menghubungi seseorang .


" Tut Tut Tut "

__ADS_1


" Mih , jadi mau titipin si kembar di kamar Mamih dan Papih ya " pinta Hana .


" Oke , ini Mamih dan Papih jalan ke kamar


mu ". jawab Mamih Esty dan langsung memutuskan panggilan nya .


Lima menit kemudian terdengar suara ketukan pintu dan Hana langsung memencet tombol remote control nya .


" Ceklek ". Mamih Esty dan Papih Dika serta Bik Mimin masuk ke dalam kamar Hana .


" Udah di siapin semua ASI-nya ". tanya Mamih Esty .


" Sudah ada di sini semua mih tinggal Mamih masukkan ke dalam lemari pendingin yang ada di dalam kamar Mamih lengkap dengan baby safe . popok semuanya . Barusan mereka minum banyak banget jadi mereka kenyang banget Mih ." ucap Hana . Papih Dika dan Mamih Esty sudah menggendong si kembar masing-masing dan Bik Mimin membawa semua perlengkapan bayi kembar Hana dan Dean .


" Do what's best for your husband. give your best performance. Okay Hana." bisik Mamih Esty sebelum keluar dari kamar Hana dan Hana mengacungkan jempol nya.


" Maaf ya a Pih ,Hana ngerepotin ." ucap Hana pada Papih Dika .


" Itu bukan masalah Hana kalau bisa sering-sering ya ". jawab Papih Dika .


Mamih Esty dan Papih Dika pun keluar dari kamar Hana dengan membawa si kembar menuju kamarnya .


Setelah kepergian mertua dan putri kembarnya . Hana langsung bergegas masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya dan memakai segala macam sabun wangi nya .


Hana memakai baju tidur satin pendek dan tipis yang mana memperlihatkan beberapa bagian tubuh nya yang besar membuat Hana menjadi terlihat sangat seksi .


Tak lupa ia menyemprotkan parfum dengan aroma soft dan manis serta mengoleskan make up tipis . Hana mematut diri nya di depan cermin .


" Diih kelihatan murahan gak si saya dandan kaya gini ?". ucap Hana masih dengan melihat dirinya di cermin full body .


" Aaah gak apa - apa lagian saya begini juga buat nyenengin suami ". ucap Hana lagi .


Setelah selesai dengan cermin yang memperlihatkan body goalnya , Hana beranjak ke ruang tidur dan langsung beranjak menuju pintu kamar untuk mengunci pintu kamar nya .


" Kalau pintunya gak di kunci yang ada gak ada moment saya buka in pintu Dean dong tapi kalau pintunya saya kunci pasti dia nanti ketuk dulu dan saya akan buka pintu yang mana buat Dean terpana hahahh ". ucap Hana .


Setelah mencabut kunci , Hana duduk di kursi sofa yang ada di dalam kamar nya menunggu kedatangan sang suami .


******

__ADS_1


__ADS_2