Pernikahan CRAZY RICH

Pernikahan CRAZY RICH
MISTERI DENDAM HARRY MAC LINFORD


__ADS_3

Kastil Emperor Negara Slyvedonia


"Astaga... Apakah pencuri baru saja dari kamar anda?" Kata Zoland.


"Bantu aku..." Harry merentangkan tangannya meminta Zoland memasangkan jas untuknya.


Harry telah mengobrak-abrik isi almari, pakaian-pakaian mahal dan setelan-setelan berkelas sudah Harry coba hingga kamarnya di penuhi dengan pakaian-pakain yang berserakan.


Bahkan para pelayan masih mengantri di luar kamarnya untuk menyerahkan sederet pakaian yang sudah di peaan Harry.


"Tuan Harry...!" Kata Zoland sembari memakaikan jas dan meminta jawaban.


"Tentu saja aku harus tampil tampan, menawan dan memukau, Alaris ingin bertemu untuk membahas bisnis denganku." Kata Harry.


Zoland menepuk jidatnya.


"Anda sudah tampan bahkan tanpa memakai apapun..."


Harry melotot pada Zoland.


"Ha Ha Ha... Maafkan saya Tuan, tapi anda sangat lucu saat jatuh cinta."


"Aku harus bagaimana Zoland, aku gugup, bagaimana jika Alaris tidak menyukai ku. Aku sudah menantikannya sangat lama."


"Bersikaplah seperti biasa nya Tuan, seperti pria sejati."


"Aku memanglah pria sejati. Kamu memikirkan aku apa?!"


"Maksud saya adalah seperti biasanya. Anda bisa membunuh sarang penjahat yang jumlahnya banyak dengan membantai mereka sekaligus kenapa hanya bertemu dengan Nyonya Alaris anda segugup ini?" Zoland menekuk alisnya tanda tak mengerti.


Harry masih mencari-cari pakaian yang menurutnya cocok dan bagus untuk bertemu Alaris.


"Tuan, tenanglah, kita sudah membangun rencana ini sangat lama, dan kita harus berhati-hati, jadilah diri sendiri seperti biasanya, lalu katakan bahwa anda sangat mencintainya."


Zoland menatap mata Harry dengan serius.


"Kamu bisa mengatakn seperti itu dengan mudah karena kamu tidak pernah jatuh cinta, cobalah kamu jatuh cinta, kamu tidak akan bisa berbicara, yang kamu lakukan hanya ingin menatapnya saja. Saat kamu ingin mengungkapkan perasaanmu, lidah dan keberanianmu menciut, karena kamu takut cintamu bertepuk sebelah tangan dan orang yang kamu cintai akan pergi meninggalkanmu."


"Ya... Bagaimana saya bisa jatuh cinta tuan?"


"Kenapa?"


"Setiap hari saya bersama anda." Kata Zoland.


"Apa kamu tidak memiliki hari libur, lagi pula kenapa kamu selalu berada di dekatku?"

__ADS_1


Zoland meringis kesal.


"Bukankah anda yang selalu memanggil saya untuk datang dan mendengarkan cerita anda yang tergila-gila dengan Nyonya Alaris?"


"Aahh..." Harry menyadarinya.


"Lalu apa anda akan memberikan saya hari libur?"


"Aku akan memikirkannya." Kata Harry masih fokus mencoba pakaian lagi.


"Bagaimana jika anda menambah sekertaris baru lagi?"


"Tidak masalah, tapi aku harus membunuhmu lebih dulu."


"Baiklah, tidak usah, saya siap melayani anda tanpa tidur sekalipun."


"Itu baru sekertarisku." Kata Harry tersenyum.


"Tuan, Apa anda tidak ingin mengetahui bagaimana keadaan Nyonya Alaris?" Kata Zoland.


"Aah... Aku lupa karena terlalu senang Alaris menghubungi ku untuk bertemu. Apa sudah?"


"Ya, pesan anda yang menggunakan inisial Triple R yang kekanankan itu, di terima oleh Brida, dan malam itu juga mereka melihat nya, Tuan William dan juga Axella."


Harry tersenyum kecut, wajahnya terlihat sinis, perubahan mimik wajah Harry yang gugup manis dan sembrono, seketika berubah menjadi seperti singa yang lapar.


"Dia harus menanggung semuanya, dan harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi, sedikit demi sedikit aku akan menghancurkannya." Kata Harry.


"Nyonya Alaris sangat terpukul, dan kabar terakhir dari para pengawal yang menjadi mata-mata di mansion The Kingham mengatakan ada keributan besar, dan Nyonya Alaris terlihat sangat syock setelah Axella mengatakan bahwa Tuan William telah melamar Axella." Kata Zoland.


"Bagaimana dengan Leon?" Tanya Harry.


"Dia masih bekerja di sana dan sudah bertemu dengan Axella."


"Selain Alaris dan Axella jangan lupa juga untuk terus mengawasi Leon."


"Tuan Leon tidak akan mengkhianati kita." Kata Zoland


"Siapa yang tahu, Leon bahkan lebih licik dari pada yang kita duga."


"Tapi, dia adalah teman dan sahabat karib anda sejak kecil."


"Untuk masalah uang dia tidak akan peduli, tapi untuk masalah hati kita tidak pernah tahu."


"Apa mungkin Tuan Leon juga..."

__ADS_1


"Ya, sepertinya Leon juga tertarik dengan Alaris. Aku tidak akan membuat diriku terlibat permainan murahan, biarkan Leon yang bermain-main di sana."


"Kabarnya, Nyonya Alaris juga bertemu dengan Austin dan sampai sekarang Tuan Austin masih demam merindukan Nyonya Alaris. Tuan Austin mengigau saat tidur dan tubuhnya panas." Zoland berbicara dengan menahan tawa.


"Austin Harold, si binaraga yang berkulit agak hitam?" Tanya Harry.


"Ya Tuan, awalnya mereka hanya berbicara bisnis, tapi setelah itu Nyonya Alaris meminta bantuan Tuan Austin untuk mencari Axella."


"Ku pikir Austin tidak akan pernah jatuh cinta. Awasi dia juga." Kata Harry dan kembali mencari pakaian untuk nya.


"Tapi tuan, kenapa anda mengirim foto-foto itu dengan menggunakan inisial Triple R?"


"Karena itu gabungan dari namaku dan Alaris." Kata Harry bangga.


Zoland hanya nyengir, merasa geli dan malu sendiri bagaimana Harry begitu sangat kekanakan.


"Zoland..." Harry memasang dasi dan mengikat lalu menariknya hingga rapi.


Tatapan mata Harry berubah menjadi seperti serigala malam yang siap menerkam.


"Kamu sudah membereskan media yang meliput tentang masa lalu Alaris?" Tanya Harry.


"Sudah Tuan, untung saja mereka belum sempat merilisnya."


"Syukurlah."


"Tapi tuan, sampai kapan anda harus menutup rapat dan membungkam semua media yang ingin memberitakan masa lalu Nyonya Alaris, anda menghabiskan begitu banyak uang hanya untuk menenggelamkan perusahaan-perusahaan media itu."


"Belum saatnya Alaris mengetahui fakta sebenarnya, semua orang yang terlibat harus melalui penderitaan lebih dulu hingga mereka merasa ingin mati namun tidak bisa."


"Ada satu media lagi yang merilis berita tentang anda Tuan, setelah anda datang di peresmian Imperial Diamond, semua media beomba-lomba menyinggung kehidupan pribadi anda, topiknya masih seperti biasa, bahwa anda adalah dalang pembunuhan kakak anda sendiri Hendric Mac Linford, motifnya sama, ingin menjadi pemilik hak waris satu-satunya Mac Linford, mereka menulis artikel berita bahwa anda dan Hendric Mac Linford tidak pernah akur."


Harry tersenyum sinis.


"Begitulah mereka, para media kelas rendah yang seperti lintah, bisanya hanya menghisap darah manusia. Biarkan saja, setelah semua rencana kita berjalan, akan ada saatnya membalas semuanya, satu demi satu tanpa terkecuali, bahkan jika ada satu semut saja yang ikut mengigit Mac Linford, aku akan menggilasnya tanpa ampun."


"Tuan, Imperial Diamond memiliki perkembangan yang sangat tinggi, perusahaan itu sudah mampu bersaing dengan Emperor Diamond milik anda."


"Hmm... William pasti akan senang dan bangga, dia tidak mampu mendirikan perusahaan berlian dan meminta Alaris untuk menikahi nya agar bisa menyerap dan memeras Aldawn."


"Apa kita akan menghancurkan Imperial Diamond juga?"


"Kita akan lihat, karena Imperial Diamond adalah anak dari Aldwan kita harus hati-hati."


"Sepertinya Nyonya Alaris sudah merasakannya dan memilih menghubungi anda Tuan." Kata Zoland.

__ADS_1


"Ya, dia sangat peka, tapi juga kaku dan dingin, wajahnya yang seperti itu membuatku semakin mencintainya." Harry tersenyum membayangkan wajah Alaris yang selalu ingin ia goda.


bersambung~


__ADS_2