
Indra Jaya mendatangi kediaman Kakek Jerry. Berharap hubungan Adam dan Anggraini akan kembali membaik. Setelah dirinya gagal mendapatkan projek ratusan milyaran karena bukan lagi bagian dari keluarga Kakek Jerry.
Dengan kecepatan penuh Indra Jaya mengendarai mobil kesayangannya. Dia harus bisa menjadi keluarga Jerry lagi untuk bisa mengembalikan proyek-proyeknya yang hilang.
"Semua ini terjadi hanya karena kehadiran seorang anak. Coba saja aku tidak membiarkan Anggraini untuk melakukannya. Pasti hal ini tidak akan pernah terjadi." Geram Indra Jaya. Semua jalannya terasa buntu setelah kejadian ini.
Setelah memarkirkan mobilnya di depan rumah Kakak Jerry, Indra Jaya langsung masuk dan ternyata sudah di tunggu oleh pelayan untuk langsung masuk ke dalam ruangan kerjanya.
"Apa yang harus aku lakukan sekarang untuk mengembalikan proyek itu?." Tanya Indra Jaya langsung pada Kakek Jerry.
"Kau tidak berpikir sebelum kau melakukan kecurangan itu terhadap calon penerus ku?."
Deg
"Apa maksudnya?." Indra Jaya pura-pura tidak tahu, padahal dirinya cukup kaget dengan apa yang dikatakan oleh Kakek Jerry. Sebab dirinya tahu kemana arah pembicaraan ini.
"Aku tidak ingin mengatakannya dua kali dan aku yakin kau sangat tahu."
__ADS_1
"Tapi wanita itu sudah tidak ada pada ku. Karena ada orang yang mengambil alih. Mungkin wanita itu sekarang ada di tangan Anggara atau Andreas."
"Apa kau yakin?."
"Yakin, aku sangat tahu kalau kedua orang itu memiliki kapasitas untuk melakukan semua itu."
"Lalu kenapa kau ingin mencelakakannya?."
"Wanita itu sudah menjadi duri bagi rumah tangga Adam dan Anggraini dan aku tidak bisa membiarkan hal itu. Terlebih karena wanita itu sedang mengandung anaknya Adam."
"Pulang lah, aku tidak ingin diganggu lagi." Usir Kakek Jerry pada Indra Jaya.
"Tidak, aku tidak akan pergi sebelum mendapatkan kejelasan Adam dan Anggraini atau proyek yang telah hilang dari tangan ku."
Kakek Jerry menggeleng sambil tertawa lepas. "Kau itu lucu, tapi sangat serakah. Sudah terima saja kalau Adam sudah menceraikan Anggraini dan terima juga kalau kau tidak akan pernah mendapatkan proyek itu lagi." Setelah mengatakan hal itu, Kakek Jerry meminta pada kepala pelayan untuk membawa Indra Jaya kaluar dari rumahnya.
Sementara itu Adam yang berkunjung ke rumah Anggara di sambut kurang baik. Karena akar permasalahan ini berawal dari Adam.
__ADS_1
"Untuk apa lagi kau datang ke sini?." Tanya Anggara yang tidak ingin memperlihatkan wajahnya pada Adam.
"Apa sudah ada kabar tentang istri ku dan calon bayi kami?."
"Kau berusaha lah sendiri. Jangan pernah datang ke sini sebelum menemukan Mona." Usir Anggara lalu mendorong tubuh Adam untuk segera pergi sana kemudian menutup pintu dan menguncinya.
Adam segera pergi dari sana, satu bulan ini dirinya begitu tersiksa dengan situasi yang sangat mencekik lehernya. Sanggup membunuhnya secara perlahan.
Tidak tentu arah Adam mengendarai mobilnya sampai akhirnya tiba lah di rumah sang Kakek. Rumah yang tidak ingin didatanginya karena pasti tidak akan memberikan bantuan padanya.
"Kau ingat pulang?."
"Aku ingin mati, tapi tidak sekarang karena aku harus menemukan istri dan calon anak kami."
"Apa kau rela menukar dengan nyawa mu?."
"Aku akan melakukan apa pun, asalkan bisa melihat mereka selamat dan hidup dengan baik." Jawab Adam sambil berurai air mata.
__ADS_1