Pernikahan Rahasia

Pernikahan Rahasia
BAB 26


__ADS_3

Hari ini adalah hari terakhir rasa bersama yang lainnya berada di negara ini. Siang nanti mereka akan kembali ke indonesia. Rencananya rachel akan mengunjungi perusahaannya hari ini, sambil memberikan konsep baru untuk sang asisten. Namun sudah jam 08 pagi, rachel baru banvun dari tidurnya. Di saat ia mengerjapkan matanya, ia meresa badanya ditindih sesuatu. Ia baru sadar berat itu berasal dari valdo, yang saat ini sedang tidur sambil memeluk dirinya. Rachel berusaha menyingkirkan tubu valdo namu sia-sia karena tidak ada yang bergeser.


" Tetap kaya gini aja sulu, biar cuma 5 menit aja nggak apa-apa" kata valdo yang sedari tadi sudah bangun.


"Tapi aku ini bukan........"


"gue tau chel" jawab valdo.


Rachelpun membiarkan suaminya memeluk dirinya. Percuma saja kalau dia menolaknya, toh saat ini rachel sudah di peluk valdo. Setelah beberap menit berlalu, valdo mulai menguraikan pelukannya. ketika merasa pelukan valdo agak longgar, rachel bergeser ke samping dan kemudian turun dari tempat tidur. Rachel lalu melakukan ritual paginya di kamar mandi setelah itu ia menuju ke dapur membuat sarapan untuk dirinya dan valdo sambil menelfon sahabatnya hanya sekdar membeeitahukan bahwa dia baik-baik saja. Setelah sarapan siap, ia masuk kembali ke dalam kamar dan mengganti pakaiannya dengan yang formal, setelah siap rachel membangunkan valdo agar meraka bisa sarapan bersama.


"Kak, bangun kak udah jam 9 ni sekarang, kaka pasti di cariin yang lainnya." Ucap rachel sambil meggoyangkan tangan valdo


" bentar lagi yah, masih ngantuk banget ni" jawab valdo dengan mata yang masih tertutup.


"terserah kaka de, bentar ada yang nyariin kaka jawab apa coba? " tanya rachel


"oke gue bangun sekarang. bawel banget sih loe" jawab valdo


Valdo kemudian bangun dari tidurnya, dan setelah itu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Rachel yang melihat itu, ia langaung menuju ke lemari pakaian dan mengambil kaos dan celana serta dalaman milik valdo yang ada di lemari kemudian menyiapkannya di atas tempat tidur.


Setelah siap dengan pakaiannya, valdo menuju ke ruang makan untuk menikmati sarapan bersama istrinya.

__ADS_1


" Loe mau kemana? Kok rapih banget sih?" tanya valdo sambil menikmati rotinya.


"Aku ada urusan kak, kaka cepat makan terus kembali ke hotel, aku takutnya ada yang curiga" jawab rachel.


"Loe pasti ke kantor kan? entar gue kasih alasan yang tepat buat anak-anak. Gue ikut loe ya ke perusahaan?" tanya valdo


"nggak usah kak, aku sendiri aja kesana. mending kaka balik ke hotel buat beres-beres, karena kita bakalan flight siang nanti kan. Kaka juga jangan lupa donk, kan ada ana di hotel" jawab rachel


Valdo yang mendengar jawaban rachel tidak menanggapinya kembali, karena ia tau sekeras apapun dia paksa untuk ikut, rachel tetap tidak akan mengizinkannya.


Setelah selesai sarapan, rachel menghantar valdo ke hotel setelah itu ia melanjutkan perjalanannya ke perusahaan.


"Iya an, gue nggak balik semalam, gue..." valdo tidak melanjutkan perkataannya. Dia memperhatikan keadaan kamar dan mencari keberadaan rangga.


"Rangga lagi joging, dia sempat nanyain loe tadi, tapi gue jawab loe udah bangun duluan " kata rian ketika melihat valdo kebingungan.


" Loe semalam tidur dimana?" tanya rian lagi


"Gue semalam tidur di apertemennya rachel, gue nggak bisa balik karena ada yang harus gue omongin sama dia" jawab valdo


" Loe jujur sama gue, pasti hubungan loe berdua bukan hanya perjodohan kan?" tanya rian lagi

__ADS_1


" Sebelumnya gue minta maaf sama lo an, karena gue belum cerita ke elo selama ini. Sebenarnya gue udah nikah sama rachel an"jawab valdo


"apa...??? loe nggak lagi prank gue kan do? Sejak kapan do?" tanya riang lagi


"Benaran an, udah jalan 2 minggu an. tapi gue minta tolong banget sama loe, please jangan kasih tau ke siapa-siapa soal ini" jawab valdo.


" Loe tenang aja, rahasia loe aman sama gue. tapi gue nggak bisa kalau nggak ceritain ini ke dhea." jawab rian.


" kalau itu gue bisa maklumin an, karena gue punya filling cewek loe udah tau dari rachel" kata valdo mengiyakan ucapan rian.


" Terus gimana keadaan rachel sekarang, gue yakin dia pasti kecewa banget sama loe?" tanya rian


" Semalam dia pulang ke apertemen jam 2, tapi dia nggak marah sama gue, dia sama sekali nggak benci sama gue an. Dia bahkanasih buatin gue makanan semalam dan sarapan tadi, dia juga masih nyiapin baju ini untuk gue pakai." Jawab valdo


" Tu anak hatiya terbuat dari apa sih, kok tegar gitu, gue yakin dia pasti sakit hati banget sama kelakuan loe yang bejat semalam apalagi dia kan juga punya......." belum selesai rian menceritakann hal itu, tiba-tiba pintu terbuka dan berdiri tegap rangga. Rianpun tidak melanjutkan lagi pembicaraannya.


"Ini gue bawa sarapan buat loe berdua, ada pesan dari rachel agar kita menyiapkan barang-barang untuk di bawa pulang nanti." kata rangga sambil membagikan kopi dan sandwich yang dibawanya tadi. Ketiga sahabat itu pun bersarapan bersama setelah itu mereka membereskan semua keperluan mereka.


Siang harinya, mereka menuju ke bandara namu sebelumnya meraka singga di tokoh oleh - oleh untuk membelinya


.

__ADS_1


__ADS_2