
Perpisahan pun terjadi di kota Paris, antara Anggara dengan Diandra dan ketiga buah hati mereka yang sedang lucu-lucunya.
Monica yang mengantarkan mereka berempat ke bandara dengan tujuan Jakarta. Di bandara Jakarta sudah ada yang menunggu kedatangannya mereka semua. Siapa lagi kalau bukan Mama Mona, Tania, Kevin, Rini dan Paman Usman dan beberapa penjaga yang lain. Atas permintaan Anggara.
Meski lelah karena perjalanan yang cukup lama, tapi ketiga anak Diandra tidak rewel sama sekali. Justru mereka begitu enjoy dengan perjalanan mereka di tengah malah.
Walau pun wajah baru semua yang dilihat oleh Jayden, Hayden dan Katherine. Tapi mereka tidak sungkan untuk mengikuti arahan dari Diandra untuk bersalaman dengan mereka yang menjemput.
"Di, kenapa bisa Jayden dan Hayden begitu tampan dan Katherine begitu sangat cantik?." Rini mencubit gemas pipi Jayden, Katherine dan Hayden tanpa maksud menyakiti mereka.
Rini melirik pada Kevin yang berdiri sebelah Tania. "Aku juga mau yang seperti mereka, sayang." Rini memukul pelan lengan Kevin karena masih gemas pada ketiga anak Diandra dan Anggara.
__ADS_1
Paman Usman meminta mereka semua untuk segara masuk ke dalam mobil sesuai rencana awal. Rumah yang mereka tuju adalah Villa Anggara yang ada di Bogor. Selain udaranya yang masih bersih, pemandangannya juga bagus tentunya untuk menjaga mereka dari orang-orang Dad Andreas. Semuanya sudah Anggara persiapkan dengan sangat baik.
"Mommy aku mau tidul." Katherine menyandarkan kepalanya pada lengan Diandra. Lalu matanya langsung terpejam begitu saja. Kemudian di susul oleh Jayden yang bersandar pada tubuh Katherine dan Hayden yang bersandar pada lengan Diandra yang satunya lagi.
Sampai di Villa, Paman Usman menggendong Jayden, Kevin menggendong Hayden dan Diandra yang menggendong Kathrine. Ketiganya di letakkan dalam satu kamar yang sudah disiapkan oleh Mama Mona.
"Terima kasih banyak Paman Usman." Ucap Diandra pada sang Paman yang selalu membantunya.
"Kamu pasti sangat lelah, Di. istirahat lah di kamar mu. Mama dan Tante Tania yang akan menjaga mereka." Mama Mona begitu kasihan melihat wajah lelah Diandra. Makanya dia dan Tante Tania berinisiatif untuk menjaga ketiga cucunya.
Diandra segera bangkit dan langsung menuju kamarnya setelah tahu ketiga anaknya ada yang menjaga. Karena begitu mengantuk Diandra langsung saja tidur tanpa membersihkan diri terlebih dulu.
__ADS_1
Sementara itu keributan terjadi di rumah besar milik Dad Andreas karena ketiga cucunya sudah tidak bersama mereka lagi.
Dad Andreas sudah melampiaskan kemarahannya pada Anggara dengan memukulinya sebanyak empat kali tanpa balas sedikit pun.
Untung saja ada Mommy Isabel yang masih memegang kendali atas Dad Andreas.
"Bawa pergi Anggara dari hadapan ku!." Perintahnya pada Regina. Dan Regina dengan sigap membawa Anggara ke dalam kamarnya untuk diobati.
Regina menggunakan kesempatan ini untuk mengajak Anggara naik ke atas tempat tidur yang nantinya akan diakhiri dengan bercinta. Tapi sepertinya Regina harus kecewa ketika Anggara memilih untuk tidur di sofa setelah lukanya dibersihkan oleh Regina.
"Kau masih suami ku, Anggara!. Jadi aku masih berhak atas tubuh dan semua yang kau miliki." Ucap Regina kesal sambil meloloskan pakaiannya sendiri.
__ADS_1