Pernikahan Rahasia

Pernikahan Rahasia
Bab 60 Pernikahan Rahasia


__ADS_3

Regina sudah membawa Jayden, Hayden dan Katherine keluar dari rumah. Tujuannya saat ini adalah apartemen Anggara untuk mempertemukan Diandra dengan ketiga anaknya. Bukan perkara sulit bagi Regina untuk membawa anak-anak itu keluar dari rumah karena Dad Andreas dan Mommy Isabel sangat percaya dengan Regina.


"Mommy kita mau ketemu Daddy?." Tanya Katherine dengan wajah sumringah. Regina mengendarai mobilnya sendiri.


"Iya sayang, kita akan bertemu dengan Daddy. Tapi Diandra juga di sana." Jawab Regina tanpa melihat mereka karena dia harus tetap fokus pada kemudi dan jalanan.


"Diandla." Ucap Hayden belum bisa menyebutkan huruf R dengan baik dan benar jadi seperti itu hasilnya.


"Mommy kita juga!." Sahut Jayden ikut menimpali.


Regina hanya mengangguk, karena percuma dia menyembunyikan kenyataan itu jika mereka semua sudah mendengar kebenaran dari mulutnya sendiri.


Ketiganya hanya diam dengan tatapan terfokus pada jalanan. Entah apa yang sedang mereka rasakan saat ini. Yang mereka tahu dia memiliki dua Mommy.


Mobil Regin sudah terparkir di apartemen Anggara. Dia harus mendapatkan Anggara kembali apa pun caranya.

__ADS_1


Jayden, Hayden dan Katherine mengikuti langkah Regina. Ketiganya berjalan dengan saling berpegangan tangan seperti instruksi dari Regina.


Sebelum Regina mengetuk pintu. Monica, Diandra dan Anggara sudah menyambut kedatangannya. Ketiga anaknya langsung berhamburan menuju Anggara yang sudah merentangkan tangan dan berjongkok untuk menangkap mereka semua.


"Daddy!." Teriak ketiganya saat sudah berada dalam pelukan Anggara.


"Sayang!." Anggara mengecup pucuk ketiganya silih berganti. Lalu Anggara berdiri dan meminta mereka untuk masuk ke dalam apartemen.


Monica memeluk Regina dengan sangat hangat, karena mereka tidak memiliki masalah apa pun. Sementara Regina mengacuhkan Diandra yang berusaha hendak menyapanya. Tapi Diandra cukup mengerti jika sikap Regina tidak ramah padanya.


"Aku tidak ingin basa-basi lagi, supaya Masalah kita cepat selesai. Aku sudah membawa mereka ke sini, mereka sudah tahu kalau Diandra adalah Mommy mereka juga. Sekarang kau harus kembali pada ku sebelum Dad Andreas dan Mom Isabel menyadari jika aku sudah menukar kalian." Ucap Regina singkat, padat dan sangat mudah dimengerti.


"Kau harus menunggu mereka sampai di Jakarta terlebih dulu, setelahnya baru aku akan ikut pulang." Anggara memiliki penawaran sendiri. Karena dia harus memastikan keselamatan Diandra dan ketiga anak mereka sampai tempat tujuan.


Setelah ini Dad Andreas pasti sangat akan murka karena ketiga cucunya sudah berada di negara lain. Dia juga harus memastikan keamanan untuk mereka selama dirinya tidak ada bersama mereka.

__ADS_1


"Ok, segara lah kirim mereka. Karena aku juga tidak bisa lama-lama meninggalkan rumah." Balas Regina menatap dokumen yang sudah disiapkan oleh Anggara.


"Monica yang akan membantu ku mengantarkan mereka ke bandara. Terima kasih kau sudah mau membawa anak-anak kami ke sini."


"Semuanya akan aku lakukan untuk mendapatkan kau kembali."


Anggara meminta waktu untuk berbicara pada Diandra dan ketiga anaknya tanpa adanya Monica dan Regina. Sehingga Monica dan Regina tetap duduk di sana, karena Anggara membawa Diandra dan ketiga anaknya masuk ke dalam kamar miliknya.


Anggara langsung mengecup bibir Diandra dengan sangat dalam di depan ketiga anak mereka. Diandra yang awalnya diam pun kini membalas ciuman itu karena Anggara yang memintanya dengan sangat menuntut.


Hingga beberapa menit ciuman itu berlangsung, ketiga anaknya hanya tersenyum melihat kelakuan dua orang dewasa yang ada di depan mereka.


"Kamu harus ingat, aku sangat mencintai mu sekarang, nanti dan selamanya." Diandra hanya mengangguk. Lalu Anggara berpindah pada ketiga anaknya.


"Kalian bertiga akan ikut bersama Mommy Diandra. Mommy Diandra Mommy yang sudah mengandung kalian bertiga. Nanti Mommy Diandra akan menunjukkan beberapa foto kalian yang masih ada dalam kandungan Mommy Diandra. Kalian paham?." Ketiga anaknya mengangguk sambil menatap Diandra dengan intens.

__ADS_1


"Mommy..." Untuk pertama kalinya mereka memanggil Diandra sambil memeluk kaki Diandra


__ADS_2