
Alangkah malunya rachel sebab saat ini, ia sedang memjadi tontonan sebagian mahasiswa yang ada di jurusannya. Apalagi mereka semua sempat mendengar kata-kata randy yang mengatakan kalau mereka sudah berbuat lebih. Hal itu membuat orang-orang memandang jijik ke arahnya. Salah satu di antara mereka adalah valdo. Saat ini valdo memandang jijik ke arah rachel.
" Ternyata loe benar-benar seperti yang goe pikirin selama ini, elo benar-benar murahan. Gue nyesal udah sempat percaya lagi sama loe" batin valdo
Rachel yang melihat ekspresi suaminya saat ini sangat yakin pasti suaminya sangat membenci dirinya. Rachel kemudian meninggalkan keramaian tersebut dan berjalan melewati valdo, namun ucapan valdo membuatnnya sempat berhenti. Siapa yang tidak sakit hati, jika di cap murahan oleh suaminya sendiri. mendengar kata-kata itu valdo langsung berlari menuju toilet.
Sedangkan di tempat rachel duduk bersama teman-temannya tadi, rangga sedang menghajar randy, karena ia sangat yakin bahwa randy saat ini sedang menfitnah rachel.
Rian dan dhea yang baru tiba di tempat itu, langsung melerai pertengkaran itu.
"Ga, loe apa-apaan sih mukul randy sampai segitunya. Ini tu kampus ga, please dong tahan emosi loe." Kata rian setelah berhasil menenangkan sahabatnya itu. Dhea yang melihat amelia dan niko buru-buru menuju toilet pun bingung.
"Kok mereka malah pergi sih, vue kan baru datang? ini juga ngapain sih ka rangga mukul ka randy" batin dhea.
" Nih anak benar-benar an, dia fitnah rachel di depan semua oran an. Dia pantas buat dapatin semua ini an" Jawab rangga terbata-bata.
"Loe please deh nggak usah belain cewek loe ga, Pasti cewek loe sama randy udah berbuat lebih. toh randy juga ada buktinya" kata valdo.
"Loe percaya sama mulut samapahnya randy, gue tau rachek tu gimana, gue kenal betul sama rachel do" jawab rangga
"Yang loe liat di luarannya nggak sama dengan di dalamnya do. Dia bisa nipu kita kalau dia itu sok polos, tapi ternyata dia emang udah sama banyak ciwok" kata valdo santai.
__ADS_1
"Gue tau loe benci banget sama rachel kak, tapi please jangan pernah ngehina teman gue. gue yakin loe pasti tau mana yang benar dan mana yang salah" kali ini bukan rangga yang menjawab valdo tapi dhea, ia akhirnya memahami situasi ini.
"Benar kata dhea do, loe nggak boleh ngomong kayak gitu. Bukan cuma dhea sama rangga, tapi gue juga percaya kok kalau rachel nggak seperti itu" timpal rian
" Terserah de sama lo semua, intinya gue tetap mau percaya sama bukti yang ada, gue tinggal sekarang karena gue mau jemput pacar gue" Jawab valdo sambil berjalan menuju parkiran.
Sedangkan dhea langsung berpamitan sama yang lainnya untuk menyusul teman-temannya, dan didapatinya amelia dan niko sedang berada di luar perpustakaan sambil memamdang rachel yang sedang sibuk membaca.
"Loe berdua kok malah berdiri disini, kenapa nggak masuk aja" tanya rachel kepada kedua temannya tersebut.
"Loe tahukan dhe, kalau udah kaya gini pasti rachel nggak mau di ganggu." kata niko
" Yah udah, biar gue yang ngomong sama dia, loe berdua tunggu gue sam rachel di kantin" jawab rachel
"Chel, ikut gue ke kantin yuk, atau gue bakalan buat keributan disini" ancam dhea yang sangat tahu pasti sahabatnya itu menolak pergi jika tidak di ancam.
"oke, aku ikut. Tapi tunggu yah aku ke petugas dulu, soalnya mau pinjam buku ini dhe" jawab Rachel
Rachel langsung menuju ke petugas untuk meminjam buku yang tadi diambilnya. Setelah selesai urusan dengan petugas, rachel dan dhea langsung menuju ke kantin. Dalam perjalanan ke kantin dhea bertanya kepada rachel, katanya
"Chel, loe nggak apa-apa kan. Anak-anak jurusan pada gosipin loe yang nggak benar setelah beredar video ka randy tadi" tanya rachel.
__ADS_1
" Aku nggak apa-apa dhe, aku bakalan buktiin ke semua orang, apa yang di omongin ka randy itu nggak benar" jawab rachel
" Tapi gue yakin banget, pasti suami loe nggak percaya sama loe kan? " tanya dhea lagi.
" Mungkin dhe, nanti aku coba jelasin ke kak valdo, semoga aja dia bisa mengerti" jawab rachel.
" Gue jamin 100 % suami loe nggak bakalan percaya sama loe. Kalau boleh milih, mendingan ka rangga yang jadi auami loe aja chel, soalnya ka rangga tu lebih ngertiin loe dan yang jelas dia cinta sama loe chel" kata dhea.
"Tapi sayang, yang dijodohin dan sekarang yang jadi siami aku tuh kak valdo dhe" jawab rachel.
" Oh yah dhe, kamu duluan ke kantin ya sekalian aku titip buku ini, soalnya aku harus ke toilet , ada panggilan alam ni" lanjut rachel
"Okd gue duluan, tapi jangan kelamaan ya" jawab dhea.
Rachel langsung cepat-cepay menuju ke toilet, sesampainya di depan pintu laboratorium yang ada di samping toilet, rachel melihat pintu tersebut terbuka, ia pun memberanikan diri untuk melihat ke dalam ruang tersebut, karena sangat disarankan pintu tersebut harus selsalu dalam keadaan tertutup jika sudah masuk atau keluar ruangan tersebut. Betapa kagetnya rachel dengan apa yang dilihatnya, ia melihat ana sedang duduk di pangkuan valdo sambil berciuman mesra dengan suaminya tersebut. Rachel langsung membalikan badan dan menyenggol sebuah gelas ukur yang ada di atas meja piket, sehingga membuat dua insan yang lagi bercumbu mesra terpaksa tidak melanjutkan adegan tersebut.
"Maaf aku nggak sengaja, aku permisi" kata rachel yang tidak sengaja menabarak seseorang yang ada di pintu ruangan itu.
"jhosepine, pin ini benaran kamu kan?" tanya orang itu.
" Kamu...kamu ngapain ada di sini?" tanya rachel kepada orang itu. Jika ditanya apa yang di rasakannya saat ini, maka tidak ada yang bisa mendeskripsikannya. Karena saat ini, rachel di hadapan dengan 2 masalah.
__ADS_1
masalah apa itu????????