
Beberapa saat kemudian makanan merekapun sampai,mereka lalu makan tanpa gangguan sedikitpun karena pria tua tadi menyuruh pertugas keamanan lain untuk menjaga ruang vip mereka dan tak mengijinkan siapapun masuk ke dalam ruang vip itu karena ia takut,itu akan menyinggung kaisar dan tempat yang telah ia bangun selama sekitar 100 tahun akan di tutup tanpa alasan yang jelas karena menyinggung kaisar Qin.
Selesai makan mereka semua bercanda gurau di sana sebentar dan lalu mereka semua kembali ke istana kekaisaran dengan di antar Pria tua tadi dari depan pintu rumah makan.
di perjalanan pulang seperti biasa mereka semua di jalan terkadang tertarik oleh jajanan pinggir jalan yang lalu mereka membelinya untuk di makan di istana atau sambil berjalan.Berjalan bersama seperti ini menurut Qin San memang momen membahagiakan yang langka,karena ia dapat berkumpul bersama keluarganya yang selalu memiliki kesibukan tersendiri sendiri jadi di hari kemenangan sekaligus tahun baru ini Qin San dan lainya memutuskan untuk jalan jalan bersama sekeluarga untuk menambah keharmonisan keluarganya.
di alun alun kota Qinar masih terlihat bagian bagian tubuh dari jendral iblis yang telah membuat kekacauan di dunia ini yang di gantung di sebuah bambu yang memang sengaja di buat di tengah alun alun untuk mengingat kebencian manusia terhadap para iblis.
Terlihat mata jendral iblis itu masih terlihat terbuka lebar,melotot dengan wajah penuh dengan kemarahan,Memang Qin San dan kaisar Qin Yang mengusulkan untuk menggantung bagian bagian mayat dari jendral iblis itu di alun alun kota Qinar untuk memeperlihatkan pada para iblis bahwa ini adalah akibat dari mengganggu bangsa manusia agar mereka tak berani macam macam lagi.
di alun alun kota banyak sekali orang yang melihat jasad bagian bagian dari jendral iblis yang terpisah di gantung di sebuah bambu,mereka semua rata rata mengutuk jendral iblis itu,karena telah membuat mereka semua mengalami krisis yang panjang yang membuat mereka semua kesusahan,bahkan juga ada yang melempari jendral iblis dengan batu karena telah menyebabkan keluarganya tewas,orang yang melempari batu itu duduk di tanah dengan berlinang air mata yang telihat ia sangat marah menatap jasad jendral iblis itu,rasanya ia ingin mecabik cabik tubuhnya dsn merasakan apa yang telah ia rasakan selama ini.
"Iblis bodoh,iblis tolol,iblis Bangs**."berbagai teriakan caci maki terhadap jendral iblis terdengar sangat ramai di alun alun kota itu.
Qin San melihat kejadian itu merasa bersalah karena ia tak dapat membantu mereka yang telah di bunuh para iblis,jika ia muncul lebih awal mungkin masih belum terlambat untuk menyelamatkan para warga ini sehingga mereka tak perlu merasa sedih,tapi walaupun ia merasa bersalah dan menyesal bagaimanapun ini sudah terjadi dan tak bisa di ulang kembali kecuali alam semesta menghendaki.
__ADS_1
Mereka semua melihat itu juga prihatin terhadap beberapa orang yang kehilangan keluarganya,bahkan Qin Zu yang melihat para warga menangis ia tak tahan dan lalu berjalan menenangkan mereka agar mereka tak sedih.
"Paman,paman jangan sedih pasti keluarga paman sudah tenang di sana dan bahagia melihat dendamnya ini telah terbalaskan,jadi paman tak perlu menangis lagi jika paman terus bersedih seperti itu keluarga paman juga tak akan tenang di alam sana."hibur Qin Zu pada seorang paman yang sedang menangis dengan Qin Zu yang mengusap wajah paman itu dan lalu ia berlari kembali kekeluarganya.
Mendengar Qin Zu yang menghiburnya paman itu mengusap air matanya dan lalu tersenyum ke arah Qin Zu yang berlari ke rombongan keluarganya.
"Nak terima kasih telah mengingatkan paman."ucap paman itu kepada Qin Zu yang telah di gandeng oleh Ling fang yi.
"iya paman,,paman juga baik baik dan jangan menangis lagi."ucap Qin Zu tersenyum ke arah paman itu.
Paman itu hanya mengangguk dan membalas senyuman Qin Zu lalu melambaikan tanganya ke arah Qin Zu.
Setelah perjalanan sekitar satu jam an mereka akhirnya sampai di istana kekaisaran dengan Qin San yang lalu menuju ke arah kediamanya yang di ikuti para wanitanya yang berada di belakangnya sedangkan yang lainya juga pergi ke kediaman mereka masing masing.
Qin San lalu duduk di teras dengan beberapa kursi di sekitarnya yang di duduki oleh para wanitanya.
__ADS_1
Qin San pada saat ini dalam posisi canggungnya karena ia memangjarang sekali mengobrol seperti ini dengan mereka semua.
"Kalian semua..maafkan aku yang tak pernah ada di samping kalian yang selalu sibuk tanpa memperhatikan kalian,aku berjanji setelah urusan di sini telah selesai aku akan mengajak kalian semua pergi bulan madu,tapi tentunya itu setelah kita menikah."ucap Qin San pada mereka semua menyesal karena ia tak pernah berada di samping mereka semua.
"Walaupun aku mungkin tak bisa membahagiakan kalian sepenuhnya,tapi aku berjanji aku Qin San akan selalu menyayangi kalian semua dengan sama rata,Aku mungkin bukan pria yang baik untuk kalian tapi aku berjanji tidak akan pernah meninggalakan kalian semua di situasi apapun ."ucap Qin San pada para wanita yang di tanggapi lembut oleh para wanita.
"Sayang,kami semua percaya padamu dan kami akan selalu berada disisimu di situasi apapun sebagai penangkal laramu,jika kamu dapat kesulitan kami semua akan menghiburmu dan jika kau dalam keadaan senang maka kami akan menjadi orang yang akan lebih membahagiakan bagimu kita sebagai wanitamu memang sepantasnya melakukan itu,susah senang kita akan hadapi bersama dan juga Cuppp."ucap Ye Xin Ru lalu mencium Qin San yang lalu membuat wanita Qin San menyetujui perkataan dari ye xin ru dan juga mencium Qin San satu persatu.
"Kalian semua memang wanita yang paling menakjubkan bagi diriku."ucap Qin San lalu memeluk mereka semua.
Malam itu mereka habiskan dengan canda gurau atau terkadang dengan percakapan serius tentang usulan tentang kapan pernikahan mereka akan di lakukan atau sekedar percakapan biasa.
Malam itu semakin larut dan Qin San lalu menyuruh mereka semua kembali kekediaman mereka masing masing tetapi para wanita Qin San tak mau kembali dan malah mereka semua masuk ke kamar Qin San ingin tidur denganya,untung ranjang yang di miliki Qin San cukup besar jadi dapat muat untuk mereka ber 5.
lalu mereka berlima tidur seranjang dengan para wanita berada di samping kanan dan kiri Qin San yang membuat Qin San terjepit oleh mereka,tetapi ia juga tak protes dan malah bersyukur memiliki wanita yang selalu mendukungnya.
__ADS_1
..................
BERSAMBUNGG........