Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
Mendaftar kompetisi tetua


__ADS_3

Mendengar nama Peng Gu kedua murid yang menjaga gerbang sekte teratai suci menjadi waspada.


"Apakah tuan memiliki kepentingan dengan leluhur sekte." Tanya keduanya sedikit serius.


"Bisa dibilang ya dan tidak, aku hanya ingin menemuinya saja bukan untuk berselisih denganya." Ucap Qin San.


"Maaf tuan, jika anda tidak memiliki undangan atau perintah dari leluhur sekte kami tidak bisa membawa tuan kepadanya karena kami hanya sebatas murid luar, bahkan kami sendiri walaupun berada di sekte ini cukup lama kami berdua belum pernah melihat sosok leluhur sekte kami." Ucap salah satu murid bernama Lu Hong.


Mendengar ini Qin San hanya bisa mengangguk" Sepertinya ini akan sedikit sulit."


"Baiklah, em apakah ada syarat lain jika ingin bertemu dengan Peng Gu." Tanya Qin San.


"Ada tuan, anda harus mengikuti kompetisi tetua sekte teratai api suci yang akan diadakan besok, jika tuan bisa mendapatkan kursi untuk menjadi tetua maka tuan bisa menemui leluhur sekte." Ucap murid lain yang bernama Gong jun.


"Hm jadi begitu, kalau begitu dimana aku harus mendaftar untuk mengikuti kompetisi menjadi tetua sekte." Tanya Qin San.


"Tuan bisa masuk kedalam dan di sana nanti ada orang yang akan memandu tuan ke tempat pendaftaran." KATA Gong Jun mempersilahkan Qin San untuk masuk.


"Terima kasih, ini buat kalian berdua." QIn San memberikan beberapa koin emas kepada mereka.


Kedua murid itu merasa senang saat melihat beberapa koin emas yang berada di genggaman mereka.


"Terima kasih Tuan." Keduanya membungkuk dengan hormat ke arah Qin San sedangkan Qin San hanya mengangkat tanganya saja lalu ia masuk kedalam sekte teratai suci.


Saat pertama kali masuk Qin San dapat merasakan bahwa energi disini lebih padat dari pada energi yang ada di luar, setelah mengamati beberapa saat Qin San menyadari bahwa ada array pengumpul energi alam yang dipasang diseluruh area sekte.


Yang Qin San masuki saat ini adalah tempat murid luar berada, Tempat itu menurutnya lumayan bagus untuk sekte luar, Saat berjalan beberapa saat tiba tiba seorang pria menabrak dirinya karena berlari dengan tergesa gesa.


"Maafkan saya tuan karena telah menabrak anda." Pria itu setengah membungkuk ke arah Qin San.


"Hmm... ngomong ngomong kenapa anda terlihat begitu tergesa gesa." Tanya Qin San dengan penasaran.


"Eh.. apakah tuan bukan dari sekte ini." Tanya Pria itu menebak karena ia belum pernah melihat Qin San.


"Bukan, aku baru masuk dan ingin mendaftar kompetisi sebagai tetua sekte." Ucap Qin San membuat pria itu terkejut.

__ADS_1


Pria itu menelisik penampilan Qin San yang terlihat mewah, ia juga mencoba untuk melihat kemampuan yang Qin San miliki tetapi ia tidak mendapatkan hasil apapun dan melihat Qin San seperti sebuah cangkang kosong.


Melihat itu pria itu beranggapan jika Qin San bukan manusia biasa berarti ranah Qin San memang lebih tinggi darinya sehingga ia sama sekali tidak bisa melihatnya.


"Apakah tuan ini serius." Tanya pria itu yang mengira Qin San berbohong karena ia melihat Qin San hanya seperti manusia biasa.


"Tentu saja aku serius." Jawab Qin San.


"Jika begitu tuan pergilah lewat jalan ini, Tuan nanti lurus saja dan disana nanti ada pemandu yang akan menunjukan jalan kepada tuan untuk mengikuti kompetisi pengangkatan tetua." Kata pria itu mengarahkan jalan.


"Baiklah, terima kasih atas informasinya, kalau begitu aku pergi dulu." Qin San kemudian berjalan menuju yang di arahkan oleh pria yang menabraknya.


"Tunggu sebentar tuan." pria itu menghentikan langkah Qin San.


"Ada apa." Tanya Qin San yang berbalik menoleh ke arah pemuda itu.


"Apakah Tuan tidak tertarik untuk ikut denganku." Kata pria itu.


"Memangnya ada apa." Ucap Qin San bertanya.


Mendengar ini Qin San hanya tersenyum kecut ke arah pemuda itu karena menurutnya ia terlalu berkhayal.


"Kalau begitu semoga kau berhasil." Ucap Qin San sedikit menyemangati pemuda tersebut lalu ia segera pergi ke arah yang ditujukan pada pemuda tadi padanya.


Setelah beberapa saat kemudian Qin San melihat ada dua orang yang sedang duduk dikursi dengan menghadap kertas yang berisikan nama nama peserta dari kompetisi pengangkatan tetua.


Qin San lalu menghampiri mereka berdua.


"Apakah ada yang bisa saya bantu tuan." Tanya salah satu pemuda yang merupakan murid dalam.


"Hm.. aku ingin mendaftar untuk kompetisi menjadi tetua." Jawab Qin San.


Mendengar itu keduanya mengangguk, lalu keduaya mengeluarkan tekanan di ranah jendral dewa puncak yang digabung bisa menjadi ranah raja dewa awal.


Merasakan tekanan itu Qin San terdiam dan mengerutkan keningnya" Apakah mereka sedang mengetesku.

__ADS_1


Karena sedikit tertantang Qin San mengeluarkan auranya yang ia tekan sampai ranah kaisar dewa awal, merasakan ini keduanya mundur beberapa langkah dan memuntahkan seteguk darah dari mulutnya.


"Uhuk ternyata Kaisar Dewa." Batin keduanya lalu memandang Qin San dengan sikap hormat.


"Maaf tuan jika kami menyinggungmu, tetapi ini adalah salah satu dari syarat kompetisi, jadi kami hanya menjalankanya saja." Kata keduanya sedikit menyesal.


"Tidak masalah, aku sudah tahu." Ujar Qin San.


"Baiklah kalau begitu bisa antarkan aku untuk mendaftar." Qin San langsung To The Poin.


"Karena tuan telah memenuhi syarat tidak ada alasan bagi kami untuk menolaknya." Ujar salah satu pemuda bernama Fan Hu.


"Fan Hu biar aku saja yang mengantar tuan ini." Kata salah satu pemuda yang bernama Duji Yun.


"Baiklah." Fan Hu mengangguk.


"Tuan mari ikuti Saya." Duji Yun berjalan di depan Qin San untuk mengantarkanya ke area pendaftaran.


Setelah melewati beberapa bangunan dan jalan yang berliku akhirnya mereka sampai di suatu tempat yang lapang dengan orang orang yang sudah berkumpul di sana.


Dapat dilihat rata rata dari peserta ini memiliki ranah raja dewa puncak sampai kaisar dewa menengah.


"Tetua Ding..." panggil Duji Yun kepada salah satu tetua yang sedang sibuk menulis di kertas.


Saat mendengar panggilan dari Duji Yun tetua Ding menoleh ke arahnya yang kebetulan Duji Yun adalah murid langsung dari tetua Ding.


"Ada apa." Tanya Tetua Ding dengan tatapan serius.


"Tetua saya membawa orang yang akan mendaftar dalam kompetisi untuk menjadi tetua sekte." Ucap Duji Yun menunjukan Qin San yang berada tepat disebelahnya.


"Apakah kamu serius." Kata Tetua Ding setelah melihat bahwa ia tidak bisa melihat ranah Qin San, jika itu adalah orang yang lebih tua darinya ia akan percaya jika kekuatan Qin San lebih kuat darinya tetapi Qin San ini hanya berada di umur 20 tahun saja dan biasanya jenius beladiri saja untuk mencapai raja dewa atau kaisar dewa diperlukan waktu 100 tahun dan untuk yang memiliki bakat biasa saja bahkan bisa sampai 500 sampai 1000 tahun, dan belum ada kasus jenius yang berada di ranah raja dewa atau kaisar dewa dengan usia 20 tahunan.


Tapi siapa Qin San ini, jenius beladiri saja dimatanya hanya seorang semut yang tidak penting bahkan ia berani melawan alam semesta dan kata jenius benar benar tidak bisa digambarkan untuknya, mungkin jika ia memiliki sebutan dia adalah monster dari segala monster.


.......

__ADS_1


BERSAMBUNGGH....


__ADS_2