Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
QIN SAN VS SOSOK HITAM


__ADS_3

"Kalau begitu aku harus segera menghentikanya."Batinya dengan melihat Hou Chun yang masih mencari siapa orang yang sedang mengawasinya.


"Long tian aku tugaskan kau untuk menjaga para istriku dan orang orang di negara Yinxian dan untuk orang ini biar aku yang mengurusnya."Ucap Qin San lalu mematikan giok komunikasinya.


Dari belakang Qin San berjalan santai menepuk bahu Hou Chun.


"Apa yang sedang kau cari."Tanya Qin San.


"Tidak aku hanya merasakan seseorang yang sedang mengawasiku."jawab Sosok hitam yang merasuki tubuh Hou Chun.


Sosok hitam itu tiba tiba merasa aneh,kenapa ia bisa berbicara dengan seseorang padahal ia hanya sendiri di sini.


Sosok hitam ia menoleh dengan menepis tangan Qin San yang menyentuh bahunya, lalu mundur mencari jarak aman, ia tahu jika orang yang berada di depanya sangat kuat karena ia tidak bisa merasakan kehadiranya sama sekali.


"Aku hanya orang lewat,apakah perlu sewaspada itu."Ucap Qin San melihat sosok hitam yang merasuki tubuh Hou Chun sudah melakukan posisi kuda juda yang siap untuk menyerangnya.


"Bodoh siapa yang akan mempercayaimu,jika kau hanya orang lewat."Ucap Sosok hitam itu marah.


"Hei,kau pemarah sekali,lihatlah kumismu yang bergerak gerak dengan lucunya pada saat kau marah."Ucap Qin San.


Mendengar itu Sosok hitam itu langsung menyentuh bawah hidungnya,ia baru sadar jika itu bukan dirinya dan tubuh yang ia rasuki tidak memiliki kumis dengan kata lain orag di depanya sedang mengerjainya.


"Kau berani sekali kau mempermainkanku,apakah kau tidak tahu siapa aku."Teriak sosok hitam itu dengan marah.


"Oh, memangnya siapa kau."Tanya Qin San yang membuat sosok hitam itu bingung siapa dirinnya sebenarnya.


"Aku?? siapa aku??."Ucapnya dengan memegang dagunya sambil berpikir siapa dia sebenarnya.


Melihat itu Qin San tertawa di dalam batinya,Bagaimana bisa orang yang selama ini membuat kekacauan di semesta ini bisa ia bodohi dengan mudah,jika para dewa tahu tentang ini pasti Qin San akan di berikan gelar karena telah membodohi pemilik pedang kutukan dewa yang terkenal kejam dan haus darah.


Karena tidak menemukan jawaban tentang siapa dirinya yang sebenarnya,sosok hitam itu mengganti identitasnya.


"Aku...aku adalah Kaisar dewa."Ucapnya dengan lantang.

__ADS_1


"Kalau kau kaisar dewa aku adalah Kaisar dewa elf." Ucap Qin San melihat kebodohan dari sosok hitam yang merasuki tubub Hou Chun.


"Diam, aku akan membunuhmu." Sosok hitam itu sangat marah karena berulang kali dia dipermainkan oleh orang di depanya.


"Kalau begitu cobalah."Jawab Qin San yang juga dengan posisi kuda kudanya.


Keduanya melesat secara bersamaan,Qin San mengirimkan pukulan ke perut sosok hitam itu dengan melapisi pukulanya dengan energi surgawi,sedangkan Sosok hitam itu menangkap pukulan Qin San sedangkan tangan lainya ia gunakan untuk memukul Qin San.


Qin San dapat menangkap pukulan Sosok hitam itu dengan mudah sedangkan sosok hitam itu terpental menabrak sisi Goa sehingga membuat Goa itu berlubang karena terpentalnya sosok hitam.


"Energi apa ini,kenapa energi ini lebih kuat dari energi Qi."Ucap Sosok Hitam itu yang mengalami luka di tubuhnya,bukan maksudnya tubuh Hou Chun.


"Sepertinya pukulanku terlalu kuat." Ucap Qin San sambil menggelengkan berpura pura merasa bersalah.


"Cih,siapa kau sebernarnya bagaimana ada energi seperti ini di tubuhmu."Tanya Sosok hitam itu uang masih bingung dengan energi apa yang berada dalam tubuh Qin San.


"Entahlah mungkin hanya kebetulan."Jawab Qin San dengan ekspresi mengejek.


"apakah kau sekarang sudah mulai serius."


Aura hitam di tubu Hou Chun meluap luap,empat sayap hitam seketika muncul dari punggungnya, dengan cakar tajam yang menghiasi seluruh jarinya.


"Lumayan."Gumam Qin San menilai perubahan sosok hitam.


"Mati.....!! Kau Bajingan."Teriak sosok hitam dengan kedua cakarnya yang mengarah ke leher Qin San.


"Ck..Ck..Ck.. masih terlalu lambat."Dengan kecepatan yang tidak bisa di lihat oleh mata telanjang Qin San menghilang dari tempatnya sehingga cakar dari sosok hitam itu mengenai pohon yang berada di belakang Qin San membuat pohon itu hancur tanpa sisa.


"Huh,bagaimana bisa kau membunuh pohon yang tidak bersalah."Ucap Qin San mengejek Sosok hitam karena tidak bisa mengenainya.


Sosok hitam terkejut mengetahui Qin San dapat menghindari seranganya dengan mudah,padahal ia sudah menggunakan kekuatan penuhnya yang sama dengan ranah alam roh suci tingkat penyempurnaan, sudah pasti sosok hitam itu tidak bisa mengalahkanya karena Qin San berada di dua ranah yang lebih tinggi dirinya.


Qin San tersenyum sinis,dengan cepat ia mengarahkan tendanganya ke arah sosok hitam tanpa memberikan kesempatan pada sosok hitam untuk memberikan persiapan,Sosok hitam yang tidak bisa mengimbangi kecepatan Qin San hanya bisa melakukan defend,Tendangan Qin San yang di selimuti energi surgawi tepat mengenai dada dari sosok hitam.

__ADS_1


Sosok hitam yang berada di tubuh Hou Chun merasakan sakit yang amat sangat membuatnya mengeluarkan seteguk darahnya.


Qin San melihat itu ia menggelengkan kepalanya,ia kecewa tidak bisa membuat sosok hitam itu pingsan.


"Sial, terlalu lemah."Gumam Qin San mengutuk dirinya sendiri.


"Hah,tapi bagaimana lagi jika aku menendangnya lebih keras,aku takut tubuh Chun'er akan hancur." ucapnya mendesah pelan.


Sosok hitam itu memegangi dadanya karena merasakan luka dalam yang cukup parah.


"Lebih baik aku kabur dari sini."batin sosok hitam yang sedang mengelap darah di bibirnya.


Sosok hitam itu tiba tiba membentuk sebuah array dari tanganya. Melihat itu Qin San langsung waspada ia mengira jika array itu untuk menyerangnya.


"Bedebah selamat tinggall..., di pertemuan selanjutnya aku akan membalaskan dendam ini dan pada saat itu aku akan membongkar energi apa yang berada di dalam tubuhmu."ucap Sosok hitam itu yang menggema di hutan kematian.


"Dasar pengecut."Teriak Qin San marah karena sosok hitam itu menghilang.


Di hutan itu langsung menjadi sunyi,para monster yang berada di hutan kematian tidak berani datang ke arah Qin San karena insting mereka mengatakan agar tidak mengganggu Qin San,mereka tahu Jika Qin San sangat kuat jadi sepanjang perjalanan pulang Qin San sama eekali tidak menemukan hambatan apapun yang menghalanginya.


Aura hitam yang berada di kota sudah menghilang,para warga yang kerasukan roh hitam semuanya selamat.


Qin San langsung masuk ke dalam kamarnya tanpa sepengetahuan siapapun,Qin San dapat mendengar keramaian yang berada di luar yang menandakan ibu Jun Qu sudah sampai di sana, jejak kaki tiba tiba terdengar pintu yang berada di depanya di buka oleh seseorang yang tak lain adalah Jun qu Sendiri.


"Apakah ibumu sudah datang." Tanya Qin San.


"Ya, Ibuku sudah datang, Saudara Qin Mari temui ibuku."Ajak Jun Qu.


"Baiklah, Tolong pimpin jalanya." Jawab Qin San menyetujuinya.


............


BERSAMBUNGGG

__ADS_1


__ADS_2