
Ketika array naga itu hendak mengenai array di altar itu,sebuah hewan berbentuk phoenik muncul dari dalam array itu,menahan serangan dari naga dari Qin San.
Kedua hewan itu saling menyerang satu sama lain,naga itu melilit phoenik sedangkan phonik itu mencakar naga aray Qin San.
Selama beberapa saat terlihat naga itu lebih unggul dari array phoenik,lama kelamaan tubuh phoeniks itu menghilang karena kekuatan jiwanya mulai menipis,Mungkin Jika Qin San datangnya di masa lalu ia tidak akan pernah bisa mengalahkan array phoenik ini,karena kekuatan jiwa array phoenik terdahulu terbilang sangat kuat tetapi karena perjalanan waktu yang sangat lama jiwa array phoenik itu perlahan lahan memudar sehingga menjadi lemah.
Setelah kekalahan phoenik altar di sana tiba mengalami retak dan pada akhirnya altar itu hancur,altar itu dapat bertahan sangat lama karena adanya kekuatan jiwa,jadi jika kekuatan jiwa di dalam altar itu menghilang otomatis altar itu akan rusak.
Di sisi lain terlihat Long tian yang sedang bertarung dengan ular emas yang mengejarnya,di sana terlihat ular itu babak belur karena di pukuli oleh Long tian,dengan tinju tangan kosonganya saja Long tian mampu membuat ular itu terpental menabrak pepohonan di sana,ular itu mendesis kesakitan mengeluarkan sebuah racun berwarna hijau dari mulutnya,Long tian menghindati racun itu dengan bersalto ke samping kanan,Racun ular itu mengenai pepohonan di belakang Lomg tian membuat pepohonan itu langsung berlubang.
Qin San dan Hou Chun terlihat baru sampai di sana,mereka bertiga mengepung ular emas itu.
"Hati hati,racun ular emas itu sangat berbahaya."peringat Long tian kepada Qin san dan Hou Chun.
Meskipun Qin San dan Long tian tidak akan terpengaruh oleh racun itu karena sisik naga mereka tetapi tidak dengan Hou Chun,walaupun ia memiliki armor matahari tetapi itu perlu Qi untuk mengaktifkanya.
Qin San memegang pedangnya ia menyerang ke arah Ular emas itu,dengan sangat cepat karena insting itu ular itu begitu cepat,ular itu bisa menghindarinya walaupun Qin San berhasil menggores kulitnya tetapi itu hanya Goresan kecil yang tidak berpengaruh apa apa pada ular itu,bagaimanapun ular emas itu memiliki tubuh dengan regenerasi yang sangat cepat.
Ular itu mendesis menyemburkan racunya kembali tetapi Qin San berhasil menghindari seranganya dengan mudah,Setelah Qin San menyerang,Hou Chun dari belakang menusuk pedangnya ke bagian ekor ular itu,tubuh ular itu meronta ronta karena kesakitan tubuh ular emas itu berbalik menyerang Hou Chun,Hou Chun yang masih memegang pedangnya ia panik melihat kepala ular yang mengarah padanya,ia mencoba mencabut pedangnya tetapi tidak bisa.
Qin San dari jauh berlari ke arah Hou Chun menarik tubuhnya dari serangan ular itu membuat keduanya berguling di tanah.
"Chun'er apakah kau tidak apa apa."Tanya Qin San.
"Tidak guru,terima kasih karena guru telah menyelamatkanku."Hou Chun membungkuk Hormat.
Qin san hanya mengangguk.
__ADS_1
Mereka lalu menoleh kembali ke arah ular emas yang mengobat abitkan ekornya dari pedang yang tertusuk di ekornya.
Long tian tidak menyia nyiakan kesempatan dari kelengahan ular emas ia mendaratkan pukulan kerasnya ke kepala ular emas itu.
Bommmm....
kepala ular emas itu langsung retak,Darah mengalir dari kepala ular emas,Setelah pukulan keras yang di berikan Long tian,Ular emas itu langsung ambruk tak berdaya,Long tian tepat memukul di bagian inti monsternya membuat inti monster itu pecah,sehingga kemampuan regenerasi ular itu tidak terjadi lagi,karena bagaimanapun inti monster itu menjadi faktor utama dari hidup dan matinya para monster,jadi walaupun para mosnter itu sangat kuat jika bisa menghancurkan inti monsternya maka monster sekuat apapun akan mati.
"Mari kita lanjutkan perjalanan kembali."Ucap Qin San.
Long tian dan hou chun mengikutinya dari belakang.
Mereka sama sekali tidak mengambil mayat monster itu karena menurut mereka mayat monster itu tidak ada harganya sama sekali,bagaimanapun kekayaan yang mereka miliki sangat besar jadi mayat Monster itu hanya sebuah lelucon tak berharga.
Tapi yang tak mereka tahu,seekor beruang yang sangat besar dari tadi mengintai mereka dari kejauhan,Melihat Monster ular emas yang telah mati monster beruang itu memakan daging dari monster ular itu.
Beberapa saat setelah memakan ular emas kekuatan monster beruang itu tiba tiba meningkat dengan sangat tinggi,ia meraing keseluruh hutan.
Mereka bertiga berjalan ke arah pedang besar yang di rantai oleh rantai berukuran besar di setiap sisinya.
"Long tian,jika pedang ini miliki Ras malaikat jatuh apakah mereka tidak berniat untuk mengambilnya kembali."Tanya Qin san.
"Tuan,Walaupun mereka ingin tetapi banyak musuh mereka yang selalu mengawasi mereka setiap saat,salah satunya adalah ras Choice of God."Jelas Long Tian.
"Ras Choice Of God,Bukankah ras itu adalah ras terkuat pertama di ketiga alam semesta."Ucap Qin San.
"Benar tuan,maka dari itu ras malaikat jatuh sangat mewaspadainya,Karena jika ras choice of God bertindak dapat di pastikan semua ras tidak ada yang bisa menghentikanya walaupun mereka semua bergabung."Jelas Long tian.
__ADS_1
Qin San mengangguk walaupun ia tidak mengerti tentang kekuatan dari ras Choice Of God tapi cerita dari kaisar dewa elf ia dapat menggambarkan seberapa berkuasa dan kuatnya ras itu.
Beberapa saat kemudian akhirnya mereka sampai di depan pedang dewa terkutuk,Ia bisa merasakan aura hitam yang sangat pekat di sekitar pedang itu.
"Guru,Apakah pedang ini memang sebesar ini."Tanya Hou Cun ke arah Qin San.
"Entahlah,tetapi mungkin pedang ini bisa mengecil."Ucap Qin San.
Mereka bertiga mendekat ke arah pedang kutukan,tetapi pada saat mereka mendekat sebuah kekuatan tak terlihat mementalkan mereka.
"Ughk..."Memuntahkan seteguk darah.
"Ini sulit,Guru...,bagaimana cara kita mengambil kuncinya,bahkan untuk mendekat saja sudah terpental seperti ini."Ucap Hou Chun mengusap darah di mulutnya.
"Array 9 trigram."Ucap Qin San melihat pola array 9 Trigram.
Long tian juga mengetahui itu,ie menatap ke atah Qin San lalu mengangguk.
"Tuan biar saya yang pimpin jalannya."Ucap Long tian.
"Baiklah,kalai begitu pimpnlah jalannya."
Long tian melompat dari tempat satu ketempat lainya,menghindari jebakan array formasi sembilan trigram di depanya,Qin San dan Hou Chun megikutinya langkah demi langkah dari Long tian di depan mereka.
Pada saat langkah keseratus mereka berhenti,mereka merasakan getaran dari balik pedang besar,getaran itu semakin menjadi saat mereka hendak melangkahkan kakinya ke depan.
Dari dalam tanah tiba tiba keluar seekor monster kalajengking yang sangat besar,Kalajrngking itu menatap mereka bertiga dengan tatapan membunuh.
__ADS_1
.........
BERSAMBUNGG...