Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
ARRAY ILUSI


__ADS_3

Mereka bertiga melambaikan tangan kepada kepala desa dan para warga di sana.


Dengan adanya burung elang ini perjalanan mereka bertiga menjadi lebih mudah,tetapi tak jarang juga menemui beberapa burung yang hendak mendekati mereka,tetapi Karena Qin San mengeluarkan aura membunuhnya,burung burung itu pergi menjauh darinya.


Perjalanan kali ini bisa di bilang cukup nyaman,tetapi juga cukup sulit,karena banyaknya mara bahaya yang terus mengintai mereka,semakin dalam mereka menuju ke gurun kutukan,maka semakin besar juga bahaya yang mereka hadapi,Banyaknya badai pasir juga menghambat perjalanan mereka sehingga membuat mereka memutar jalan ke jalan yang lebih aman.


Jika menemui oasis mereka akan berhenti untuk minum atau sekedar beristirahat sebentar,selepas itu mereka akan melanjutkan perjalanan kembali


Tengah hari berlalu dengan cepat,Mereka bertiga sampai di sebuah hutan yang cukup luas membentang hingga 20 km dengan di kelilingi oleh gurun kutukan.di tengah tengah hutan itu terlihat sebuah benda seperti sebuah pedang yang sangat besar tertancap dengan rantai rantai yang merantai pedang itu,Qin San dan Hou Chun kagum dengan itu sekaligus ingin tahu asal usul tentang pedang itu.


Mereka bertiga lalu mendarat di tepi Hutan.


"Long tian apakah kau tahu tentang pedang itu."Tanya Qin San.


"Tuan pedang itu adalah pedang kutukan dewa,pedang itu dahulunya di miliki oleh Ras malaikat jatuh ketika terjadi perang besar antara para dewa dan ras malaikat jatuh,seperti namanya pedang itu memang kutukan bagi setiap dewa yang ada,Dengan pedang itu dulu ras malaikat jatuh membantai ribuan dewa,tetapi pada akhirnya seseorang yang sangat kuat entah dari mana menyegel pedang itu sehingga ras malaikat jatuh terpukul mundur,dan membuat ras malaikat jatuh bersembunyi selama ratusan ribu tahun untuk menghindari orang itu."Jelas Long Tian kepada Qin San.


"Apakah kau tahu siapa orang itu."Tanya Qin San.


"Kalau tidak salah nama orang itu adalah Zi Wan,tapi untuk asal usulnya sama sekali tidak di ketahui,tapi di katakan bahwa ia tidak berasal dari ketiga alam kita dan kemungkinan ia berasal dari alam yang sama dengan tuan naga takdir."Ucap Long Tian.


"Zi Wan??...."Qin San mengangguk ia dulu memang pernah membaca nama ini di buku kuno,tapi ia tak terlalu memperhatikanya,karena ia kira itu hanya karangan dari leluhurnya saja.


Hou Chun di samping hanya menyimak percakapan mereka berdua yang sama sekali tidak ia mengerti.

__ADS_1


"Baiklah mari kita masuk ke dalam hutan."Ucap Qin San memimpin jalan.


Keduanya mengikuti Qin San dari belakang,Qin San sama sekali tidak melihat peta petunjuk karena sudah di pastikan jika kunci itu berada di sekitar pedang itu.


Di hutan sana benar benar sepi tanpa hambatan,bahkan mereka melesat ke dalam hutan dengan sangat mulus tanpa adanya hewan yang mengikuti mereka dari belakang.


Sekitar satu jam berlalu mereka bertiga masih tetap melompat di pepohonan,Menyadari ada hal aneh mereka bertiga berhenti.


"Tuan sepertinya ada ilusi di hutan ini."Ucap Long Tian.


"Benar yang kau katakan,kita harus menemukan titik dari formasi aray ini,jika tidak aku yakin kita tidak akan pernah bisa keluar dari sini."Ucap Qin San menimpali.


"Kalau begitu kita harus berpencar,dan bawa ini masing masing,dengan benda ini kita tetap bisa terhubung dan mengetahui lokasi kita masing masing tanpa harus tersesat."Ucap Qin San memberikan sebuah batu giok komunikasi padanya.


Mereka bertiga mengangguk mencari pusat dari formasi array ilusi ini.


Qin San yang memiliki kekuatan jiwa yang tingi ia tidak terlalu terpengaruh oleh ilusi ini,Ia melihat itu hanya bereskpresi datar.


"Ilusi ini berani sekali meniru tubuh istri istriku."Ucap Qin San mengeluarkan aura putih dari tubuhnya yang tak lain adslah kekuatan jiwa.


Aura kekuatan jiwanya menyelimuti dirinya membuat ia seperti orang suci yang telah berlatih selama jutaan tahun,Qin San mengayunkan tanganya kedepan,sebuah kekuatan jiwanya seketika keluar dari tubuhnya menyerang ke arah ilusi para istrinya.


Wush.....

__ADS_1


Gambar ilusi para istrinya langsung pecah,Tak hanya Qin San saja yang di jebak oleh ilusi itu tetapi Hou Chun dan Long tian juga sama,karena kekuatan jiwa keduanya yang kuaat terutama Long tian mereka menghadapi ilusi ilusi ini dengan begitu mudah.


Setelah mengurus ilusi ilusi ini mereka kembali berjalan mencari titik pusat dari ilusi ini,Setelah mencari begitu lama akhir nya salah satu dari mereka menemukan suatu benda aneh yang kemungkinan adalah titik pusat ilusi,Yang tak lain adalah Hou Chun,Ia bisa melihat sebuah array di sebuah altar yang cukup bwsar di lingkari oleh ular bersisik emas.


Hou Chun bersembunyi di sebuah semak menyembunyikan tubuhnya sebisa mungkin agar tidak terdeteksi oleh ular itu,mendengar dari giok batu masing masung,mereka berdua mendatangi Lokasi Hou Chun Berada dengan berlari ke sana.


Hanya sekitar beberapa menit saja akhirnya mereka berdua sampai di tempat Hou Chun berada.


"Chun'er di mana titik array ilusi yang kamu maksud."Tanya Qin San.


Hou Chun menunjuk jarinya kedepan,yang terlihat seekor ular besar mendiami sebuah altar di depanya.


Qin San melihat itu ia langsung membungkuk agar tidak ketahuan monster ulas sisik emas itu.


"Setidaknya monster ular itu berada di level Ss+."Ucap Qin San lirih tetapi masih bisa di dengar oleh mereka.


"Begini saja,Long tian kau pancing ular itu keluar dari altar sedangkan aku akan memeriksaa segel array ilusinya."Ucap Qin San memberikan sebuah ide.


Long tian mengangguk,Ia lalu berlari keluar dari semak semak belukar,Long Tian di sana terlihat melemparkan sebuah batu untuk memprovokasi ular sisik emas itu.


Sesuai rencana ular itu mendesis dengan marah dan keluar dari altar itu mengejar Long tian,Qin San memanfaatkan moment itu memeriksa array di sana,Ia mengamati dan mempelajari array itu secara perlahan,Walaupun kekuatan jiwanya sudah mencapai keadaan dewa tetapi array ini juga bukan array biasa jadi ia perlu mempelajarinya cukup lama,Setelah sekitar 1 jam mempelajari Qin San akhirnya menemui titik terang bagaimana menghancurkan array itu.


Untuk menghancurkanya diperlukan array yang lebih kuat dari array itu,Qin San di samping itu membuat sebuah pola dari tanganya membentuk sebuah pola array yang sangat rumit di tanganya,Lalu menerbangkanya ke atas,Pola berwarna biru keemasan itu tiba tiba mengeluarkan sebuah naga dari dalam pola itu Menyerang ke arah pola yang berada di altar.

__ADS_1


.........


BERSAMBUNGGG


__ADS_2