
Setelah beberapa pertandingan selesai sekarang giliran Hou Chun untuk tampil,Pembawa acara memanggil Hou Chun serta lawan sparingnya.
"Baiklah,sekarang giliran Luo Han dari keluarga Luo dan Hou Chun dari kota Yanjian."Pembawa acara sama sekali tidak menyebutkan identitas detail darinya karena Qin San yang menyuruh mereka agar mereka tak memberitahukanya supaya tak menarik perhatian.
Para penonton mendengar nama Hou Chun mereka bertanya tanya siapa dia,Yu Han berjalan menaiki arena dengan sikap sombongnya,karena memang ia adalah seorang jenius walaupun ia tak sebanding dengan dengan Cang Lao dari keluarga Cang Atau Luo Yin dari keluarga Luo.
Hou Chun di tempat duduknya berdiri menatap ke arah arena,setelah itu ia melangkahkan kakinya ke atas arena.
"Hehe,antah siapa kau tetapi bersiaplah untuk kalah."Ucap Yu Han tersenyum remeh terhadap Hou Chun.
Hou Chun tetap tenang,ia sama sekali tidak tersinggung oleh perkataanya,karena ia sudah terbiasa melihat orang sombong yang hanya bisa berkoar koar lewat mulut saja,tetapi sama sekali tak memiliki kemampuan.
"Apakah kalian berdua sudah siap."Tanya pmbawa acara sekaligus wasit.
Mereka berdua mengangguk pelan sebagai tanda siap.
"Kalau begitu mulai."Pembawa acara memulai pertandingan.
Yu Han mengeluarkan mana dari tubuhnya yang berada di level 5,sedangkan Untuk Hou Chun belum mengeluarkan Qinya,ia masih berdiri diam memandangi Yu Han yang mengkonsolidasi mana berelemen angin membungkus pedangnya.
"Bersiaplah."Yu Han melesat dengan kecepatan penuh sementara Hou Chun masih terdiam di sana.
Yu Han melompat mengayunkan pedangnya ke arah Hou Chun,Yu Han, menyeringai lebar karena merasa dirinya akan menang telak di pertandingan pertamanya.
Bommm...
Asap di tepat tournamen menutupi tempat touenamen,Banyak dari mereka yaang menduga bahwa Hou Chun telah mati mengenaskan,di kursi vip penonton Qin San tersenyum tipis.
Asap di arena itu menghilang,Hou Chun terlihat memegang pedang dari Yu Han dengan dua jarinya.
Melihat itu mereka tak bisa untuk tidak terkejut karena bisa di lihat Hou Chun sama sekali tak menggunakan energi mana atau Qi,ia hanya menggunakan kekuatan Fisiknya.
Sebagai Kultivator yang memiliki tubuh keras tentunya tidak ada masalah sama sekali untuk menghentikan serangan Yu Han,Baginya bahkan Yu Haan hanya seekor semut saja.
__ADS_1
Yu Han di arena seperti orang Ling Lung,ia tak menyangkan ternyata ia terlalu meremehkan musuhnya.
Yu Han menarik pedangnya menjauh dari Hou Chun,Ia memegang pedangnya dari jauh dengan eleman angin, yang menyelimuti pedangnya.
"Rasakan ini....Angin penghancur dunia."Muncul sebuah angin yang sangat besar,bahkan saking besarnya hingga menutupi arena pahlawan,Kekuatan itu adalah semua kekuatan Yu Han yang ia lepaskan.
Hou Chun sama sekali tak bergeming dari tempat berdirinya,angin angin membuat rambut dan pakaian Hou Chun berkibar kibar,Ia sekarang mengeluarkan sebuah Qinya,
"Tinju phoenik."Hou Chun menggerakan Tanganya dengan gerakan rumit,seketika sebuah Phoenik terbang di atasnya,Lalu ia mengayunkan Tinjunya,bersamanan dengan itu phoenik api yabg berada di atanya mulai bergerak ke arah ayunan tinju.
"pekikk...."Phoniek api itu memekik tajam,melesat menuju angin besar di depanya.
Phoeniks api tanpa perlawanan menembus angin itu dengan mudah.
Bommm...
Phoenik api itu membakar angin utu hingga Hilang,suasana di kursi penonton menjadi hening,bahkan beberapa keluarga besar menatap Hou Chun,mereka ingin membawa pemuda itu untuk di tarik menjadi anggota keluarganya.
Hou Chun tersenyum ke kursi penonton Vip milik Qin San,Qin San di atas tersenyum balik ke arahnya,setelah itu Hou Chun kembali lagi ke kursinya,ia duduk di samping Luo Yin.
Luo Yin menatap Hou Chun dengan penuh keingintahuan,ia tak pernah melihat seorang pemuda dengan kekuatan sekuat Hou Chun ini,jika ia benar mungkin Hou Chun dari keluarga yang sangat kuat,atau ia memiliki guru yang sangat hebat.
"Tuan Chun,Sebenarnya siapa anda."Tanya Luo Yin yang tak bisa membendung keingintahuanya.
"Bukankah sudah di jelaskan jika namaku adalah Hou chun berasal dari Kota Yanjian."Jelas Hou Chun Singkat.
Luo Yin yang merasa di acuhkan ia hanya terdiam di samping Hou Chun,ia selama ini tidak pernah di acuhkan seperti ini terutama oleh seorang pria,tetapi melihat sikap Hou Chun seperti itu ia malah membuatnya tertarik padanya.
"Baiklah untuk pertandingan selanjutnya adalah Cang Lao melawan Han Seng."Umum pembawa acara.
Mereka berdua memasang posisi kuda kuda,dengan pedang di tangan mereka masing masing,mereka mengalirkan Qi yang berelemen Tanah dan api.
seperti biasa sebelum bertanding pembawa acara menanyai kesiapan mereka terlebih dahulu setelah itu ia memulainya.
__ADS_1
Han Seng dengan elemen tanahnya membuat posisi bertahan sedangkan Cang Lao yang menyerangnya.
pertarungan antara keduanya terlihat sangat sengit,karena keduanya juga sama sama berada di level 6 tetapi Cang Lao berada di level menengah sedangkan Han seng masih level rendah.
Walaupun tertinggal satu tingkat Han seng sama sekali tidak menyerah ia tetap menahan serangan demi serangan dari Cang Lao sesekali menacari celah Kosong untuk menyerang Cang lao.
Keduanya masih terlihat imbang selama beberapa menit,Han seng dengan elemen tanahnya mencoba mengunci kaki Cang Lao,dan tak di sangka rencananya berhasil,Dengan Tinju yang di lapisi tanah Han Seng melesat ke arah Cang Lao.
Cang Lao hanya tersenyum tipis ke arah Han Seng yang hendak meninjunya,Cang Lao melepaskan api dari tubuhnya,Cang Lao seperti manusia api,bahkan tanah di kakinya langsung meleleh,bahkan mungkin jika ia menghadapi pengguna elemen air ia bisa membuat air itu menguap.
Dengan tinju apinya juga Cang Lao menerima serangan Dari Han Seng,Ketika kedua tangan mereka bersentuhan terjadi ledakan besar,Tapi bisa di lihai Cang lao yang di untungkan sedangkan Han seng terluka di bagian tanganya seperti luka bakar,Cang Lao melihat ke arah Hou Chun yang duduk di samping luo Yin dengan tatapan tajam.
Lalu ia kembali melihat Han Seng dengan Kondisi pingsan.
"Pemenang kali ini adalah Cang Lao dari keluarga Cang."Para penonton berseru keras memanggil namanya.
Hou Chun di tempat duduknya menoleh ke arah Luo Yin yang berada di sampingnya.
"Apakah dia kekasihmu."Tanya Hou Chun membuat Luo Yin terkejut,lalu ia menggelengkan kepalanya.
"Tapi dia mungkin menyukaimu."Ucap Hou Chun melihat ke arah Cang Lao.
Luo Yin terdiam dan tak berbicara ia mengetahui Cang Lao adalah salah satu pria yang mengejar ngejarnya,tapi ia selalu menolaknya bahwa orang yang pantas olehnya adalah orang yang bisa mengalahkanya.
Di kursi penonton Vip.
"Tuan sepertinya,nanti akan ada pengganggu kecil yang akan datang kemari,apa perlu aku yang membereskanya."Tanya Long tian yang bisa meresakan aura seperti para jubah hitam.
"Biarkan saja,aku ingin melihat siapa mereka,jika mereka berani untuk menyerang kesini,maka akan ku habisi mereka."Qin San menyeringai kejam.
..............
BERSAMBUNGG....
__ADS_1