Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
DEWI AIR SAN XUE ROU


__ADS_3

Perjalanan mereka bertiga terbilang lancar walaupun ada beberapa hewan nyasar yang menyerang mereka bertiga, tapi dengan kekuatan mereka bertiga tentunya tidak sulit untuk menghalau beberapa hewan nyasar.


Mereka bertiga telah sampai tepat di depan hutan kutukan dewa, Karena tidak mungkin jika mereka melewati hutan kutukan ini dengan menggunakan grifinn mereka memutuskan untuk berjalan kaki, Mereka tidak menggunakan grifin karena di dalam hutan itu terdapat banyak sekali Monster buas yang bisa terbang, Jika mereka menggunakan Grifin para monster yang berada di dalam hutan ini pasti akan menyerang mereka, Jika kekuatan mereka tidak di tekan mungkin mereka dapat mengalahkan semua monster yang menyerang mereka dengan mudah,tetapi karena kekuatan mereka di tekan jadi mereka tidak berani mengambil resiko.


Setelah mereka turun dari grifin, Qin San Dan San Liu mereka berdua memasuki hutan itu, sedangkan Long Tian ia perintah untuk berjaga di sini sekalian untuk menjaga Grifin pinjaman ini.


Long Tian mendengar perintah dari tuanya hanya mengangguk tidak berani membantah. Qin San dan San Liu mulai memasuki Hutan kutukan, Kali ini ia tidak merasakan adanya bahaya sama sekali di sini, Beberapa saat kemudian karena jarak antara mereka dan jurang kutukan dewa cukup dekat mereka sudah sampai tanpa halangan apapun, Tapi walaupun tidak ada halangan apapun yang menghampiri mereka berdua, Tetap saja mereka harus ekstra hati hati, bagaimanapun hutan ini adalah hutan yang sangat berbahaya jika salah melangkah sedikit saja kematianlah akibatnya, Tapi karena Qin San mengetahui jalan aman menuju jurang kutukan dewa tidak ada satupun Monster yang menyerang mereka.


Mereka telah sampai di depan pedang kutukan dewa, Seperti halnya pada saat Qin San pertama ada di sini yang ia lakukan adalah melewati array 8 trigram, Untuk San Liu sendiri ia di gendong Oleh Qin San, itu karena supaya lebih mudah saat Melewatinya.


setelah sampai di ujung jurang, Qin San menatap San Liu sekilas sambil menganggukan kepalanya, yang berarti bahwa Qin San meminta persetujuan untuk melompat kebawah, karena respon San Liu mengangguk Qin San melompat dari sana menuju ke bawah jurang.


Mereka berada di jurang itu cukup lama hal itu di karenakan jurang yang cukup dalam.


Setelah beberapa saat mengalami yang namaya fase jatuh, mereka berdua bisa melihat cahaya yang cukup jelas dari atas sana, yang tak lain adalah magma panas yang meletup letup.

__ADS_1


Qin San melihat itu ia langsung mencari pijakan batu yang masih bisa di gunakan, Setelah menemukan pijakan ia mendaratkan dirinya ke tanah mengapung itu.


"San liu..!! apakah kamu baik baik saja."Tanya Qin San sedikit khawatir.


Mendengar itu San Liu tersenyum tipis.


"Tuan Qin, Saya baik baik saja, anda tidak perlu khawatir."Jawab San Liu yang bahagia karena Qin San mengkhawatirkanya.


"Baiklah kalau kamu baik baik saja."Ucap Qin San menurinkan San Liu dari gendonganya.


Saat Qin San menurunkan San Liu, terlihat San Liu seperti enggan melepaskan pelukanya, ia menyesal mengatakan dirinya baik baik saja, jika tau Qin san berbicara seperti ini hanya untuk menurunkanya dari gendonganya sebaiknya ia beralasan kakinya sakit karena terbentur.


Jiwa air yang tertidur membuka matanya karena merasakan aura familir yang sepertinya merupakan bagian dari dirinya, merasakan hal itu jiwa air langsung muncul di depan Qin San dan San Liu.


"Apakabar, aku sudah membawakan hal yang aku janjikan padamu, jadisekarang kita sudah impaskan."Ucap Qin San menatap dua wajah yang sedikit berbeda walaupun keduanya sangat mirip, entah apa yang terjadi tiba tiba ia pernah merasakan aura seperti ini tapi ia lupa di mana ia merasakanya.

__ADS_1


Jiwa air di sana hanya mengangguk dan tersenyum, San Liu juga mengalai kejadian yang sama saat melihat jiwa air itu karena sepertinya jiwa mereka memang terhubung.


Seketika kedua wanita itu mendekat satu sama lain entah memang mereka yang menginginkanya atau cuma reflek Qin San tidak tahu, Terlihat sebuah cahaya samar samar berwarna biru yang keluar dari tubuh mereka yang semakin lama semakin terlihat jelas, kedua cahaya itu saling mengsinkron satu sama lain, mereka seperti sedang berkomunikasi karena telah lama menghilang satu sama lain,Layaknya kakak dan adik jiwa itu bersatu kembali membentuk sebuah Yun Yang berwarna biru Jiwa air yang berada di depanya tiba tiba menyatu dengan tubuh San Liu.


Saat proses penyatuan itu sebuah siluet seorang dewi yang sangat cantik terpampang jelas di mata Qin San, Tubuh Qin san bergetar melihat itu, tubuhnya lemas serta terselip kebahagian di dalam hatinya,"Istriku." Itulah yang ia ucapkan saat siluet itu terbentuk.


Sebuah paras tinggi nan cantik terlihat jelas di depanya, Perpaduan wajah dari jiwa air dan San Liu menjadi wajah yang sangat cantik, Tubuh wanita itu terlihat proporsional sangat pas untuknya apalagi dengan tinggi badanya 178cm, membuat kecantikan sepertinya di sembah oleh semua pria, bahkan Qin San yang tidak mudah terpesona kali ini ia benar benar terpesona padanya, Ya wanita itu adalah San Xue Rou salah satu istri Qin San di kehidupan sebelumnya yang tak lain adalah sang dewi air.


Qin San terdiam tidak bisa berkata kata, ia sama sekali tidak tahu jika yang selama ini bersamanya adalah istrinya sendiri, tapi yang membuat ia bingung kenapa jiwa mereka bisa terpisah, Dan juga kenapa ia harus di kurung di sini?, itu menjadi misteri di dalam pikiranya, karena tidak mengetahui jawaban ini ia memutuskan untuk bertanya kepada San Liu/ San Xue Rou setelah ia bangun.


Sambil menunggu San Liu terbangun Qin San melihat lihat Gambar gambar tentang sejarah kelam dari peperangan antara para dewa dan ras malaikat jatuh yang di gagalkan oleh Zi Wan.


Entah siapa Orang yang bernama Zi Wan ini dan dari mana asalnya, itu yang ia pikirkan pada saat ini, Di gambarkan di dinding batu lorong itu Zi Wan adalah sosok yang sangat gagah bersama pasukanya ia meratakan segala macam kejahatan di seluruh semesta, Bahkan Zi Wan ini pernah bersinggungan dengan Ras Choice of Gods dan dapat menundukan ras itu dengan mudah, Eksistensi Zi Wan ini di gambarkan sebagai sosok terkuat di seluruh semesta.


Setelah beberapa saat menunggu akhirnya San Liu terbangun karena ia sudah menyelesaikan penggabungan dengan jiwa airnya.

__ADS_1


.............


BERSAMBUNGGG....


__ADS_2