Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
MEBEBASKAN TAHANAN


__ADS_3

Pemimpin dari mata mata itu turun di tempat rahasia kerajaan kekosongan yang baisanya mereka gunakan untuk keluar dan masuk kerajaan secara diam diam.


Di tempat itu terdapat sebuah batu yang besar menutupi goa yang biasanya mereka gunakan untuk keluar masuk kerajaan.


Pemimpin dari mata mata itu maju di depan batu besar itu lalu ia mengarahkan telapak tanganya ke arah batu itu, setelah itu batu itu tiba tiba bersinar dan perlahan lahan batu itu terbuka secara perlahan lahan.


Kemudian mereka berlima masuk ke dalam, di dalam tempat rahasia itu sabgat gelap, tetapi saat mereka masuk seketika obor obor yang berada di sisi kanan dan kiri ruang rahasia itu menyala menyinari jalan yang mereka lewati.


Ruang rahasia ini mungkin memang baru saja di bangun karena dahulu pada saat pada masa pemerintahan Qin San ruang rahasia ini sama sekali belum ada.


Setelah beberapa saat kemudian mereka sampai di sebuah aula yang cukup gelap, aula itu terlihat aneh karena di sana terlihat simbol simbol yang di tujukan pada para iblis.


Melihat ini Qin San berspekukasi bahwa aula ini mungkin tempat muncul dan perginya para iblis dari alam iblis.


"Tikk...


Seketika tempat itu menjadi terang dan terdengar beberapa langkah kaki yang sedang menuju ke arah mereka.


Beberapa saat kemudian terlihat satu orang paruh baya dan lainya adalah seorang pria dengan tanduk di kepalanya.


Benar orang yang memiliki tanduk itu adalah iblis yang bejerja sama dengan kerajaan mereka.


Dan orang tua itu tak lain adalah Jin Bu Yang yang merupakan leluhur dari keluarga Jin.


"Informasi apa yang kalian dapat?." Tanya Jin Bu Yang.


Mereka berlima menunduk termasuk Qin San.


Pemimpin dari mereka kemudian berbicara.


"Tuan Orang itu ternyata tinggal di hutan yang berada di dekat sekte dewa pedang, tempat itu merupakan tempat ular sembulan surgawi bersemayam, dan juga orang itu berhasil mengalahkan ular sembilan surgawi dan menempati tempat itu, aku melihat mereka mencoba untuk membuat kota di sana." Ucap Pemimpin mata mata yang bernama Ru Bai.

__ADS_1


"Seberapa kuat orang itu." Tanya Jin Bu Yang.


"Menurut analisisku orang itu berada diranah kaisar dewa, bukanya tanpa alasan saya mengatakan ini tetapi ia sangat beruntung karena pada saat itu ular sembilan surga sedang mrngalami luka parah karena dia habis bertarung dengan penguasa lainya yang kekuatanya hampir setara dengan ular sembilan surgawi." Ucap Ru Bai berbohong, karena memang ini yang di perintahkan oleh Qin San padanya.


"Hanya berada di ranah kaisar dewa, berani sekali mengacau di wilayah kerajaan kekosongan." Ucap Jin Bu Yang.


"Apalagi dia berani membuat kota tanpa seijin kerajaan kekosongan." Ucap Jin Bu Yang.


Iblis di samping Jin Bu Yang mendengar itu ia hanya tersenyum.


"Apakah hanya begini kerajaan kekosonganmu, hanya sampah yang tidak bisa mengatasi satu orang saja." Ucap Iblis itu dengan sedikit arogan.


"Tuan Lu, anda jangan marah, bukanya kerajaan kami tidak bisa mengatasinya,melainkan mereka berada di domain sekte dewa pedang jadi kami harus berhati hati agar kita tidak bentrok dengan mereka, karena ini juga menyangkut rencana kita untuk membuat alam ini tunduk pada bangsa iblis, jika kita gegabah dan mereka mengetahui rencana kita maka rencana yang sudah kita jalankan selama puluhan ribu tahun akan gagal." Ucap Jin Bu Yang menjelaskan.


"Hanya sekte dewa pedang apa susahnya mengatasi mereka,dan apa gunanya kalian menjadi penguasa alam kekosongan jika tidak berani membuat mereka tunduk." Ucap Iblis itu meremehkan.


Mendengar itu Jin Bu Yqng tentunya terpancing emosi, dan ia langsung berbicara.


Para iblis ini memang pintar dalam membuat provokasi, mereka akan memanas manasi lalu kemudian mereka akan terpancing emosi dan akhirnya masuk kedalam perangkap mereka yaitu perangkap adu domba.


Alam kekosongan ini memang di kuasai oleh kelima dewa yang pernah membunuh Qin San, tetapi sebenarnya yang mengendalikan kelima dewa itu adalah para iblis dengan menggunakan taktik bidak catur.


Perlahan lahan tetapi pasti, mereka sudah melakukan ini selama puluhan ribu tahun, bahkan para iblis ini berulang kali meminta bayaran nyawa manusia untuk menjadikan budak mereka, dan kelima dewa itu mereka akan langsung mencarikanya, bahkan kelima dewa itu tidak segan untuk memberikan anak atau istrinya kepada para iblis.


"Kalian semua aku perintahkan untuk kembali." Ucap Jin Bu Yang pada mereka.


"Baik Tuan." Ucap Ru Bai.


Mendengar itu mereka menghilang dari tempatnya meninggalkan aula rahasia itu.


Kemudian mereka muncul area penjara kerajaan kekosongan.

__ADS_1


"Tempat apa ini." Tanya Qin San merasa asing.


"Tuan tempat ini adalah tempat orang orang diculik oleh mereka untuk di jadikan budak para iblis." Ucap Ru Bai.


"Lantas mengapa kalian membawaku kemari." Tanya Qin San.


"Em, saya pikir kita harus membebaskan orang orang ini dahulu, Bukan tanpa alasan kita membebaskan mereka tuan, Sebenarnya waktu itu saya tidak sengaja mendengar perbincangan para iblis, tujuan mereka kemari hanyalah untuk menjadikan pengorbanan pada para manusia tujuanya untuk membangkitkan sesuatu yang penting bagi mereka." Ucap Ru Bai menjelaskan.


"Cuih, iblis ini suka sekali mengorbankanya nyawa manusia, tidak dulu tidak sekarang metode mereka untuk membangkitkan sesuatu selalu sama yaitu dengan mengorbankan manusia, Baiklah kalau begitu cepat segera bebaskan mereka, selagi mereka belum menyadarinya dan nanti jika ditanya bilang saja mereka sudah di ambil oleh prajurit kerajaan dewa angin." Ucap Qin.


"Eh, bukankah jika begitu kita menfitnah kerajaan Dewa angin." Tanya Ru Bai dan lainya yang terlihat bingung.


"Itulah tujuan kita sekarang, karena para iblis itu suka sekali mengadu domba, maka kita akan menggunakan taktik mereka untuk memecah belah mereka dengan begini mereka akan teradu domba karena kerajaan angin mengambil hak korban kerajaan yang dikuasai oleh dewa petir." Ucap Qin San menjelaskan tujuanya.


Mendengar itu mereka mengangguk paham.


"Tapi tuan, bagaimana cara agar mereka yakin jika yang mengambil semua orang ini adalah kerajaan dewa angin." tanya Hu Dong yang merupakan salah satu mata mata di kelompok mereka.


"Jika hanya itu kalian tenang saja, aku tahu tentang array khas yang dimiliki kerajaan angin, maka nanti aku akan memindahkan mereka dengan array itu dan tugas kalian saat ini adalah menyamar sebagai orang orang dari kerajaan angin." Ucap Qin San.


"Tapi bagaimana caranya kita menyamar." tanya Ru Bai.


"Untuk itu kalian hanya perlu memejamkan mata kalian dan bayangan bagaimana penampilan pasukan dari kerajaan angin."


Mendengar perkataan Qin San mereka langsung memejamkan mata mereka dan mulai membayangkan orang orang dari kerajaan angin. Sedangkan Qin San di sana menggunakan tekhnik 36 perubahan dan mengubah mereka menjadi apa yang mereka bayangkan.


"Baiklah sudah selesai." Ucap Qin San seketika mereka membuka mata dan melihat bahwa pakaian dan wajah mereka sudah berbeda dan menyerupai orang orang kerajaan angin.


"Kalian alihkan para penjaga itu dan aku akan membebaskan mereka."


.......

__ADS_1


BERSAMBUNGG...


__ADS_2