
Qin San dan kelompok Ru Bai muncul di alam batin Qin San.
"Kita berada dimana tuan." Tanya Ru Bai dengan ingin tahu.
"Oh ya aku lupa mengatakanya pada kalian, kita berada di alam batinku." Ucap Qin San.
Mendengar ini mereka hanya mengangguk, mereka sebagai kultivatitor di alam raja dewa tentunya juga memiliki alam batinya sendiri tetapi yang membuat mereka takjub adalah alam batin milik Qin San ini lebih besar dan bagus jika dibandingkan dengan alam batin mereka, mereka menilai bahwa alam batin milik Qin San ini seribu kali lebih baik dari milik mereka sendiri.
Di kerajaan kekosongan terlihat bahwa beberapa orang sedang membahas tentang kebobolan penjara mereka, dapat di katakan bahwa rencana dari Qin San kali ini berhasil mereka berhasil membuat kerajaan ini berselisih.
"Sial beraninya mereka merebut persembahan ku yang akan di serahkan oleh tuan iblis." Ucap Dewa petir menggebrak pegangan kursi dengan kuat.
Semua orang yang hadir di aula itu menjadi ketakutan saat melihat kemarahan dari dewa petir.
"Kalian bagian dewan penyelidik, selidiki apa yang membuat mereka berani merebut tahanan kita." Perintah dari dewa petir marah.
"Baik yang mulia kami akan laksanakan." Ucap ketua dewan penyelidik memberi Hormat.
"Cihh.... sudah untung aku membagi kekuasaanku kepada mereka karena dia membantuku menghabisi dewa kekosongan puluhan ribu tahun lalu, tapu sekarang mereka malah mencoba memberontak padaku." Gumam dewa petir.
"Dewan keamanan ketatkan penjagaan seribu lebih ketat dari biasanya aku tidak ingin mendengar ada yang masuk keistanakan tanpa seizinku walaupun itu seekor nyamuk sekalipun." Perintah Dewa petir.
Dewa petir terus mengintruksi berbagai perintah agar memperketat kerajaan, bahkan ia sudah merencanakan untuk mmebunuh dewa angin karena menurutnya dia adalah ancaman.
.......
Qin San dan kelompoknya berada di aula yang merupakan tempat dari para tahanan yang Qin Sam selamatkan.
Para tahanan itu nampak sudah mulai sadar, saat bangun mereka terkejut saat mendapati bahwa mereka sudah tidak berada di tempat yang mengerikan itu lagi dan juga mereka merasa baikan karena luka luka mereka sudah sembuh.
__ADS_1
Walaupun begitu mereka tetap waspada bisa saja mereka disembuhkan karena akan ada siksaan yang lebih berat lagi.
"Baiklah semuanya apakah kalian sudah sadar." Ucap Qin San pelan tapi dapat di dengar semua orang.
Ketika suara Qin San terdengar mereka menjadi waspada, membentuk kuda kuda mereka mencoba untuk melawan Qin San.
Mengetahui ini Qin San hanya tersenyum.
"Kalian semua tenanglah, sekarang kalian sudah selamat." Ucap Qin San.
"Dasar penjahat kalian jangan membohongi kami." Ucap mereka tidak percaya.
Mendengar bahwa Qin San tidak di percayai oleh para tahanan itu Ru Bai kemudian berkata.
"Hoe dasar tidak tahu terima kasih, tuan kami sudah berjuang untuk menyelamatkan kalian tetapi kalian tidak mempercayainya, jika tuan kami tidak menyelamatkan kalian mungkin kalian sudah membusuk di penjara." Ru Bai berteriak marah karena tidak terima tuanya di fitnah sebagai penjahat oleh mereka.
Mendengar ini semuanya terdiam, mendengar nada sungguh sungguh dari Ru Bai mereka percaya bahwa mereka sudah selamat, mereka merasa bersalah karena menfitnah penyelamat mereka sebagai penjahat.
"Tuan terima kasih karena sudah menyelamatkan kami." Ucap seorang pria tua dengan janggut putih panjang yang menjuntai hingga dada miliknya.
Dengan perasaan terharu sekaligus sedih bercampur senang mereka saling memeluk, mimpi mereka yang mustahil selama ini akhirnya tiba tiba saja terwujud.
"Kami semua siap menjadi bawahan dari tuan." Ucap seorang pria muda yang lalu di setujui oleh semua orang.
"Eh... tidak aku menyelamatkan kalian karena memang aku memiliki dendam dengan mereka dan juga kalian bisa pergi jika kalian mau jika kalian ingin mengikutiku kalian nanti bisa ikut denganku kekota QinZuan.
"Kota Qinzuan." Gumam orang orang itu bingung karena baru mendengar kota ini.
"Kami semua akan mengikuti Tuan." Ucap mereka semua serempak.
__ADS_1
Mendengar ini Qin San hanya mengangguk, dengan semangat mereka yang tinggi Qin San benar benar tidak berani menolak mereka.
"Jika itu yang kalian inginkan maka aku hanya bisa menerimanya." Ucapnya tersenyum tipis.
Setelah itu Qin San membawa mereka kekotanya yang di kelilingi hutan lebat yang tampak cukup seram tetapi sangat aman.
Kemudian Qin San membawa mereka masuk lewat pintu kota QinZuan.
Nama QinZuan Qin San ambil dari namanya dan juga Yuan Zuan, Ia memang belum mengumumkan nama ini untuk kotanya tetapi ia akan segera melakukanya.
Di depan kota ia disambut baik oleh penjaga gerbang kota, Saat memasuki kota Qin San kagum dengan cara kerja kota yang sudah melebihi ekspetasinya, ia kira kotanya akan menjadi stabil dalam satu bulan atau lebih tetapi ia tidak meyangka cara kerja Wen Zia begitu baik untuk mengelola kota ini.
"Oh Ya kalian bawa mereka untuk tinggal di rumah yang masih kosong." Perintah Qin San pada penjaga di sana.
Tanpa pikir panjang lagi mereka langsung meleaksanakan apa yang diperintahkan oleh Qin San, Sementara orang yang Qin San selamatkan di bawa oleh penjaga untuk mengantar mereka kerumah Qim San dan kelompoknya pergi menuju pusat kota.
Hanya butuh beberapa saat mereka sampai di pusat kota karena jaraknya yang cukup dekat.
Di pusat kota mereka di sambut hangat, Qin San memasuki rumah utama di sana yang merupakan miliknya, di rumah utama Terlihat beberapa orang yang sedang berdiskusi tentang pengelolaan kota ini.
Qin San mendengar mereka membahas tentang meningkarkan perekonomian kota ini agar menjadi lebih cepat berkembang.
Berbagai usulan muncul membuat riuh di aula pertemuan di sana, Ada beberapa dari mereka mengusulkan untuk menjadikan tempat ini sebagai destinasi wisata karena keindahan alamnya, ada juga yang mengusulkan untuk membuat sekte beladiri dengan keuntungan bayaran dari setiap murid yang mendaftar.
Ide ide mereka memang bagus tetapi ini belum sempurna, Qin San dengan tegas kemudian ia membuat semua ide itu menjadi satu kesatuan yang utuh sehingga terlihat bahwa kota ini menjadi kora multitalenta.
Qin San juga menambahkan beberapa masukan tentang membut sebuah akademi yang berhubungan dengan alkimia serta beladiri karena memang akademi seperti ini dapat memperkuat kota ini dalam segi ekonomi dan juga beladiri sehingga bisa bersaing dengan yang lain.
Mendengar ide ide berlian Qin san mereka menjadi bersemangat dan semuanya setuju dengan idenya ini.
__ADS_1
.......
Bersambunggg...