Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
Identitas Yzu Na dan Yzu Ling


__ADS_3

Setelah memejamkan mata dalam sekejab mereka sampai di kota Qin Zuan. Kota QinZuan kali ini terlihat lebih ramai dari saat Qin San terakhir kali kemari, banyak orang-orang yang pindah kemari dengan alasan untuk mencari tempat aman.


Walaupun sebenarnya Kota Qin Zuan berada di tengah hutan yang memiliki banyak monster didalamnya, mereka sama sekali tidak takut alasanya karena mereka memang sudah tidak peduli dengan kehidupan mereka, dari pada ditindas lebih baik mati di makan oleh monster.


Beruntung Qin San pernah menyuruh para bawahanya untuk membuat formasi array di hutan itu dengan tujuan untuk membuat monster disana tidak mengacau saat ada orang asing memasuki kota Qin Zuan, tetapi hal ini hanya berlaku kepada orang yang memiliki kebaikan hati, jika yang datang adalah orang yang memiliki hati kotor maka orang itu akan langsung di serang oleh para monster yang mendiami hutan itu.


Lagipula kota ini juga bebas dari pajak bahkan orang orang yang beradai di kita ini mendapatkan sumberdaya yang cukup banyak, jadi siapa yang tidak ingin tinggal di kota ini yang memiliki peraturan berbeda dengan kota lain yang bahkan bersifat memeras rakyat.


"Tak kusangka hanya beberapa hari ditinggal kota ini menjadi kota yang sangat ramai." Gumam Qin San kagum.


"Apakah ini kota milikmu pria bodoh." Kata Zun Yi yang juga kagum.


Mendengar itu Qin San hanya mendengus kesal.


Lalu tak lupa Qin San mengeluarkan orang orang yang berada di dalam alam batin Qin San.


Mereka yang tadinya melakukan aktifitas di alam batin langsubg bingung saat mereka tiba tiba keluar.


Setelah beberapa saat mereka menoleh ke arah Qin San, dengan hormat mereka menyapa Qin San dengan sedikit membungkuk, Sementara itu Qin San hanya mengangkat tanganya sebagai tanda tidak perlu membunggkuk seperti itu.


Qin San setelah itu memanggil beberapa bawahanya untuk mengatur orang orang yang ia bawa.


"Selamat datang kembali tuan." Kata Ru Bai dan lainya.


"Hm... kalian atur persiapan untuk mereka, dan untuk kau Ru Bai kau tetap disini ada yang ingin kubicarakan padamu." Kata Qin San menyuruh beberapa bawahanya.


Mendengar itu mereka mengangguk lalu kemudian mereka melaksanakan apa yang di perintahkan oleh Qin San.


Di sana hanya tinggal Qin San dan juga Ru Bai sedangkan untuk ketiga wanita itu Qin San menyuruh para bawahanya untuk mengantarkanya kekediamanya.


"Jadi apa yang anda ingin tuan bicarakan kepadaku." Tanya Ru Bai.


"Aku hanya ingin membicarakan apakah kau sudah melakukan apa yang aku tugaskan dulunpadamu untuk mengacau di keempat kerajaan lainya." Tanya Qin San.


"Sudah Tuan, saya dan beberapa anak buah saya kemarin sudah membagi tugas untuk membuat para rakyat memberontak dari keempat kerajaan itu termasuk juga kerajaan kekosongan." Kata Ru Bai menjelaskan.


"baiklah.. jadi apakah kau berhasil membuat para rakyat memberontak?." Tanya Qin San.

__ADS_1


"Beberapa sudah memberontak kepada kerajaan sedangkan yang lain masih dalam proses tuan, karena mereka sangat setia kepada kerajaan walaupun kerajaan mereka selalu menindas mereka." Kata Ru Bai.


"Baiklah teruslah jalankan rencana kalian dan juga kirim beberapa sumber daya kepada mereka yang telah berpihak kepada kita untuk meyakinkan mereka bahwa kita bersungguh-sungguh dalam melawan penindasan dari kerajaan." Ucap Qin San.


Mendengar itu Ru Bai mengangguk, lalu ia kemudian pamit pergi untuk melaksanakan tugas dari Qin San.


Qin San kemudian memejamkan matanya untuk memanggil Wen Zia.


Wen Zia sedang berada di tempat lapang yang merupakan tempat latihan bagi orang orang yang memiliki tekad untuk berkultivasi agar menjadi kuat agar dapat menjadi pasukan dari Qin San.


Mendengar suara spiritual yang masuk kedalam pikiranya, Wen Zia kemudian menghilang dari tempatnya lalu muncul di depan Qin San.


"Ada apa tuan muda memanggil hamba." Tanya Wen Zia yang baru sampai.


"Aku hanya ingin bertanya apakah kau punya informasi penting?." Tanya Qin San serius.


"Tuan, sebenarnya beberapa hari lalu saya mendengar tentang rencana kerajaan kekosongan yang akan menaklukan sekte dewa pedang, dan mereka akan berangkat dalam satu Bulan lagi, menurut informasi rencana ini adalah rencana dari para iblis dengan tujuan untuk memudahkan mereka dalam menguasai dunia ini, karena menurut mereka sekte dewa pedang adalah sebuah ancaman besar. Tak hanya itu mereka juga berencana menyerang sekte-sekte lainya." Jelas Wen Zia.


"Hehe... jika begitu kita akan mendapat keuntungan besar, dengan tersebarnya informasi ini jelas para patriak sekte akan berkumpul untuk membuat sebuah aliansi sebagai bentuk kerjasama mereka untuk melawan kerajaan kekosongan." Qin San menyeringai.


"Tuan jika dugaan saya benar mungkin mereka memang merencanakan ini untuk memancing semua orang untuk keluar dengan tujuan untuk menjadikan mereka tumbal kepada pusaka yang sebentar lagi akan muncul." Duga Wen Zia.


"Perkataanmu memang ada benarnya, ini tidak boleh di biarkan, Wen Zia cepat kirim mata mata untuk menyelidiki ini semua, aku curiga mereka akan membuat jebakan untuk memusnahkan berbagai sekte." Kata Qin San.


"Baik tuan." Wen Zia kemudian berpamitan dan segera melaksanakan apa yang Qin San perintahkan.


"Hm sebaiknya sebelum aku pergi untuk menaklukan inti dunia ini, aku akan menemui mereka terlebih dahulu." Gumam Qin San kemudian kembali kekediamanya.


Qin San menghilang dari tempatnya kemudian ia muncul di depan kediamanya.


Saat ia memasuki kediamanya ia bisa melihat 6 orang wanita yang sedang berincang-bincang satu sama lain yang tak lain adalah Yuan Zuan, Jia Mei, Jia Xue, Yzu Na, Yzu Ling, dan juga Zun Yin.


Melihat Ini Qin San tersenyum kemudian ia menghampiri mereka.


Qin San duduk di samping Yuan Zuan, dengan Yuan Zuan yang langsung memeluknya dengan erat.


"Zuan'er aku tak menyangka dalam sekejab saja kekuatanmu sudah berada di Dewa Galaxy Menengah." Ucap Qin San kagum.

__ADS_1


"Hehe... ini juga berkat pill yang gege berikan." UCap Yuan Zuan memeluk lengan Qin San dengan manja.


Melihat Itu mereka merasa iri dengan perlakuan Qin San terhadap Yuan Uzan, menyadari itu Qin San hanya tersenyum canggung sedangkan Yuan Zuan menyeringai.


"Hmm... jadi mungkin aku akan pergi besok karena ada yang harus aku lakukan." Ucap Qin San.


Mendengar itu Yuan Zuan langsung cemberut"Apakah gege tidak bisa menundanya beberapa hari lagi."


"Tidak bisa, ini adalah hal yang sangat penting, jika terlambat saja mungkin dunia ini benar benar akan di kuasai oleh iblis." Ucap Qin San dengan Wajah serius.


Setelah berbincang sebentar Qin San kemudian menoleh ke arah Yzu Na dan Yzu Ling.


"Hmm... Ratu Yzu Na, bisakah anda perkenalkan nama anda yang sebenarnya." Ucap Qin San tersenyum.


Mendengar Itu Yzu Na langsung terkejut karena Qin San mengetahui bahwa Yzu Na bukan namanya yang sebenarnya.


"Tuan, bagaimana anda tahu jika ini bukan identitas asli saya." Tanya Yzu Na bingung.


"Aku tahu karena aku belum pernah melihat ataupun mendengar nama marga Yzu, dan juga aku melihat bahwa kalian berdua sebenarnya bukan ibu dan anak melainkan seorang adik dan kakak." Ucap Qin San yang langsung membuat keduanya terkejut.


"Yang tuan katakan memang benar, kami sebenarnya adalah kakak dan adik, Nama saya sebenarnya adalah Zhu Yang Fei. Saya sebenarnya dari klan kuno dari daratan Zhu Hai yang berada di alam menengah. Dahulu ketika saya di lempar oleh orang tua saya kedalam alam kekosongan ini karena sebuah hukuman kami di selamatkan oleh seorang pria yang merupakan seorang petani yang hidup sederhana di sebuah desa yang bernama Xiji, karena lama saya dirawat olehnya saya mulai jatuh cinta denganya yang tak lain sekarang orang-orang menyebutnya dengan Dewa petir, dahulu saya yang selalu melindungi pria itu sehingga membuat pria itu malu dan seketika ia bertekad untuk menjadi seorang kultivator, saya yang merasa peduli denganya lalu mengajari Mu Seng menjadi seorang kultivator, tetapi ketika Mu Seng sudah menjadi kuat ia mulai lupa diri dan melakukan penindasan kepada orang orang di sekitarnya.


"Tak cukup dengan itu Mu Seng mulai menghalalkan berbagai cara agar mendapatkan kekuatan yang dapat membuat dirinya menjadi sangat kuat, dan setelah itu ia mulai gelap mata dan mulai bekerja sama untuk menggulingkan kerajaan kekosongan dengan bantuan dari keempat penguasa lainya, dan usahanya berhasil sehingga selama puluhan ribu tahun Mu Seng mulai memerintah kerajaan ini, tetapi tidak ada yang mengetahui jika ini semua adalah campur tangan dari bangsa iblis." Jelas Zhu Yang Fei.


Mendengar ini semua orang yang mendengar itu menjadi prihatin saat melihat Zhu Yang Fei dan Zhu Fang Yi.


"kenapa aku merasa tidak asing." Kata Qin San sambil menatap Zun Yi.


Ia sekarang ingat Jika nasib mereka berdua hampir sama dengan Zun Yi tetapi bedanya Zun Yi menyendiri di pegunungan Tian Lu.


"Dengan kekuatan anda, saya yakin anda pasti bisa menghadapi Mu Seng dengan mudah tetapi kenapa anda tidak menyerang Mu Seng jika ia melakukan penindasan kepada anda." Tanya Qin San.


"Ini juga sebenarnya juga bukan kemauan saya, ini adalah sumpah saya untuk tidak menggunakan kekuatan saya di alam ini, jadi sebabnya saya tidak menggunakan kekuatan ini." Jelas Zhu Yang Fei.


.........


BERSAMBUNGGG...

__ADS_1


__ADS_2