Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
PERSIAPAN PERTEMPURAN


__ADS_3

Setelah mendengar perkataan dari Lefinar, Bu Yuan mengangguk sementara di sisi lain Qin San terbang ke arah Profound para dewa yang sedang melayang tak bergerak di langit.


"Satu api lagi sudah tersulut sekarang tinggal menunggu keduanya saling menyebar." Ucap Qin San menyeringai.


Setelah beberapa saat terbang dengan kecepatan penuh hanya sekitar satu menit kurang ia sudah sampai di profound para dewa, ketika sampai oa beru ah kembali menjadi penjaga senjata.


Saat ia hendak kembali ia melihat Long Tian yang sedang di introgasi oleh para dewa tentang kejadian bagaimana malaikat jatuh bisa mengirimkan surat pada mereka.


Long Tian yang di interogasi hanya menjawab dengan santai dengan alasan yang sama seperti sebelumnya ia hanya melihat bahwa ada surat yang tiba tiba terbang di sana lalu mendarat tepat tak jauh dari ia berdiri lalu karena ia anggap Surat itu sampah jadi ia membuangnya begitu saja sebelum Shen Bing datang dan mengambil surat itu.


Saat mendengar itu para dewa itu hanya manggut manggut tanpa ada rasa curiga sedikitpun pada Long Tian walaupin ceritanya sebenarnya sangat tidak masuk akal.


"Begitu... baiklah kalau begitu kami pergi dulu." Ucap Wu Shen Ji dan lainya meninggalkan Long Tian tai sebelum pergi ia menyadari bahwa ada sedikit kejanggalan di sana karena ia ingat ia memiliki 2 penjaga sementara itu yang ia lihat hanya satu orang saja.


"Oh ya dimana rekanmu satunya itu, kenapa ia sama sekali tidak kelihatan." Tanya Shen Gu.


"Dia sedang sakit perut tuan karena tadi ia salah makan." Ucap Long Tian memberikan alasan.


"Sakit perut...!!"Ucapnya sedikit bingung karena menurutnya penjaga dengan ranah dewa seperti mereka tidak akan mengalami sakit perut kecuali ia makan sesuatu makananan yang memang dapat membuat mereka sakit perut.


"Ia tuan jadi tadi ia makan buah yang terlihat seperti apel tapi buah itu memiliki bintik bintik biru di kulitnya, katanya sih apel itu sangat enak jadi dia makan banyak, saya saja hampir memakanya tadi tapi pada saat saya ingin memakanya tiba tiba saja teman saya itu mengalami sakit perut jadi saya tidak jadi memakanya." Ucap Long Tian panjang lebar.


"Pantas saja dia salit perut karena yang ia makan adalah apel setan."Ucap Shen Gu mengangguk.


Sementara itu Qin San yang mendengar percakapan mereka dari kejauham lalu berjalan ke arah mereka sambil berakting kesakitan dengan memegangi perutnya.


"Nah itu dia...." Ucap Long Tian menunjuk Qin San.


"apakah perutmu sudah mulai sembuh." Tanya Long Tian basa basi.


"Ya berkat obat yang kau berikan perutku yang awalnya sakit sekarang sudah lumayan baikan." Ucap Qin San berakting.


"Bagus kalau begitu." Jawab Long Tian.

__ADS_1


Melihat itu para dewa itu percaya lalu ia menepuk bahu Qin San sambil berkata supaya cepat sembuh setelah itu mereka kembali ke ruangan mereka untuk memebahas tentang pertarungan 3 hari lagi.


Para dewa itu masuk ke ruang pertemuan di profound itu, Qin San juga berada di sana tetapi ia sedang bersama dengan pasukan laianya.


Sekitar 5 jendral telah datang mengambil alih beberapa pasukan yang sudah mereka pilih, Qin San dan Long Tian berada di dalam pasukan dari jendral Shen Di yang merupakan jendral paling lemah dari keempat jendral lainya.


"Baiklah apakah kalian sudah mendengar tentang kalian yang kami panggil ke sini." Tanya Shen Di pada 100 prajurit di depanya.


"Sudah Jendral." Ucap mereka serempak.


"Karena kalian sudah tahu, aku tidak perlu menjelaskanya lagi, jadi apakah kalian siap bertempur dengan ras malaikat jatuh itu." Teriak Shen Di tegas.


"Siap Jendral." Ucap mereka lantang tanpa rasa takut sedikitpun.


"Bagus..., kalau begitu 3 hari ini kita akan berlatih di sini, untuk memperkuat kekuatan tempur kita untuk menghadapi ras malaikat jatuh itu.


"Siap jendral."


Setelah itu mereka berlatih di sana. Latihan yang mereka lakukan antara lain adalah latihan kekompakan yang bertujuan untuk memperkuat kerjasama antar tim, lalu berpedang, melatih Tombak dan latihan lainya.


"Saudara Gu aku sangat senang melihat mereka seantusias ini, walaupun musuh kali ini yang kita hadapi adalah ras yang paling berbahaya dari ras lainya." Ucapnya bangga.


Shen Gu mendengar itu hanya menanggapo Wu Shen Ji dengan anggukan setuju darinya.


"Saudara Ji, kapan kita akan memanggil Tuan Ling Xie." Tanya Shen Gu.


"Kita akan memanggil Tuan Ling Xie pada saat kita dalam masalah yang tidak bisa kita selesaikan, jadi kemungkinan itu pada saat kita terdesak ketika menghadapi ras malaikat jatuh." Ucap Wu Shen Ji.


"Hmm.. kalau begitu aku sekarang juga akan berlatih saudara Ji, aku akan datang kemari 3 hari lagi." acap Shen Gu pergi.


"Pemimpin Ji kami juga akan pergi berlatih." Ucap yang lain kemudian pwrgi ketempat mereka masing masing.


"Baiklah kalau begitu selamat berlatih, tiga hari lagi kita tunjukan pada ras malaikat jatih itu bahwa ras dewa bukanlah ras yang mudah untuk di injak injak sesuka hati mereka." Ucap Wu Shen Ji yang kemudian juga pergi berlatih.

__ADS_1


Saat melihat mereka Qin San tiba tiba merasa bersalah karena telah memanfaatkan dewa seperti mereka, tapi bagaimana lagi ia juga tidak punya pilihan lain selain melakukan ini.


"Long Tian apakah kau melihat keantusiasan mereka." Ucap Qin San yang merasa bersalah.


"Ya Tuan aku melihatnya, tetapi tuan tidak perlu merasa bersalah karena menurutku apa yang kita lakukan ini sudah tepat, lagipula kedua ras ini memang memiliki dendam dan kita hanya mencoba menyulutnya saja dan juga kita akan membantu ras dewa untuk menghadapi ras malaikat jatuh, jadi tanpa sengaja sebenarnya kita telah membantu ras dewa menyingkirkan beberapa masalah mereka." Ucap Long Tian menenangkan Qi San yang merasa bersalah.


"Hahh... kau benar." Ucapnya mengangguk lalu kembali berlatih.


Tidak terasa tiga hari berlalu begitu saja, Semua orang berkumpul di tempat pelatihan mereka semua menerima beberapa senjata terbaik dari gudang senjata para dewa itu.


Mereka terlihat bersemangat sat melihat kualitas senjata mereka yang sangat bagus.


"Jika aku jual senjata ini mungkinaku bisa mendapatkan ratusan ribu emas.. tidak tidak tapi jutaan emas." Ucap salah satu prajurit menatap pedang yang berada di tanganya.


"Husstt... jika tuan kita mendengar rencanamu mungkin kau bisa mati sebelum kita bertarung."Ucap salah satu teman prajurit itu yang memberikan peringatan.


"Lumayan.. "ucap Qin san saat menerima pedang itu.


Setelah beberapa saat setiap pasukan di komando oleh jendral pasukan mereka agar bersiap untuk berangkat ke arah hutan kematian.


Di sisi lain ras malaikat jatuh sudah berkumpul di hutan kematian menunggu kedatangan orang yang menantang mereka.


"Cih... kenapa mereka lama sekali, apakah mereka pada waktu otu hanya menggertak dan mempermainkan kita." Ucap Bu Yuan yang terlihat marah marah.


"Tunggu sebentar lagi, kalau mereka sebentar lagi tidak datang maka kita yang akan menemui mereka dan menghabisinya." Ucap Lefinar menenangkan Bu Yuan.


Tak selang berapa lama kemudian Profound para dewa terlihat mendekat ke arah mereka dengan pasukan mereka yang terlihat dengan armor emas dengan lambang seekor naga yang berada di armor pasukan para dewa.


"Hahaha.... apakah kalian sudah menunggu kami sejak lama." Ucap Wu Shen Ji yang muncul di tengah tengah para pasukanya dengan aura yang tampak berwibawa.


"Cih kalian yang menantang kami tapi kau sendiri yang terlambat." Teriak Bu Yuan yang terlihat kesal.


Mendengar itu Wu Shen Ji tampak bingung tapi ia tak menghiraukanya lagi karena bisa saja itu hanya alasan yang dibuat oleh Bu Yuan karena kesal menunggu mereka.

__ADS_1


...........


BERSAMBUNGG..


__ADS_2