Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
pertempuran 2


__ADS_3

Qin San terus menyerang mereka dengan tangan kosong tetapi walaupun hanya dengan tangan kosong setiap musuh yang di hadapi Qin San langsung terpental tak peduli ranah apa yang mereka miliki,itu karena fisik naga takdirnya yang mampu menghadapi seorang tingkat abadi bumi tingkat puncak,walaupun tanpa Qinya kalau ia menggunakan Qinya ia bisa menghadapi ranah tingkat abadi langit rendah.


Saudara dan para patriak sekte juga ikut menyerang bersama di atas langit sedangkan kaisar ye tetap di dalam aula tournamen sedang menyembuhkan lukanya akibat serangan dari patriak sekte iblis darah yang membuat ia terluka dalam.


"Fisik naga takdir ini memang hebat walaupun aku hanya meninju dengan kekuatan paling rendah itu sudah bisa membuat orang orang ini terpental dan terluka parah."puji Qin San pada tubuh naga takdirnya.


"Beraninya kau mengacaukan rencanaku bocah sialan."ucap patriak sekte iblis dara lalu menyerangnya secara membabi buta dengan pedangnya.


Qin San yang di seramg oleh patriak sekte cabang iblis darah ia hanya menghindar dengan santai seperti ia bisa menebak ke mana arah ayunan pedang itu.


Merasa Qin San yang terus menghindarinya Patriak dari sekte iblis darah menjadi kesal.


"Cih apakah kau hanya terus mangindarinya saja."ucap patriak sekte iblis darah dengan wajah kesal.


"Memangnya kenapa kalau aku menghindarinya apakah aku harus berdiri diam sambil menunggu seranganmu,tapi karena kamu telah memaksaku aku akan menunjukan padamu apa itu yang di sebut dengan serangan sesungguhnya ."ucap Qin San dengan senyum membunuhnya.


"Hahahaha memangnya anak kecil sepeer...."


sebelum mengucapkan kalimatnya Qin San melesat memukul bagian wajahnya dengan pukulannya yang paling rendah yang sudah bisa membuatnya terpental dan menghantam tanah.


"Sayang sekali kalau musuhnya lebih kuat aku pasti bisa memukulnya dengan kekuatan maksimal dari tinju ini tetapi sayangnya dia hanya seorang yang lemah kalau aku menggunakan tinju maksimal aku tak akan bisa menyiksanya lebih jauh karena ia mungkin akan langsung mati."ucap Qin San melihat ke adaan patriak sekte cabang iblis darah di sebuah kawah besar yang menahan sakit di sekujur tubuhnya.


"Sialan aku terlalu meremehkan anak ini bahkan dia bisa memukulku dengan hanya tangan kosong sampai membuat keadaanku seperti ini."ucap patriak sekte iblis darah melihay ke arah Qin San yang terbang di atasnya.


"Apakah hanya ini kemampuan yamg kalian miliki kalau ia sebaiknya kalian mati saja di sini."ucap Qin San mengeluarkan sebuah api hitam yang sangat besar di tanganya yang dia angkat ke atas.


"Api penghakiman."ucap Qin San melemparkan api itu ke patriak sekte iblis dūarah.


Tapi sebelum api hitam itu menyentuh patriak sekte iblis darah tiba tiba tetua dari sekte pusat iblis darah muncul di hadapan Api itu dan lalu membawa sebuah cermin yang merupakan sebuah artefak dan mengarahkanya pada api hitam itu.


Qin San yang melihat Tetua itu ingin menerima api itu ia hanya tersenyum.


"Hehe dasar bodoh apakah ia pikir bisa menghentikan api hitam hanya dengan artefak mainan seperti itu bahkan aretefak tingkat dewa saja bisa terbakar terkena api hitam ini."gumam Qin San melihat begitu bodohnya tetua itu.

__ADS_1


"artefak peman..."sebelum menyelesaikan perkataanya api hitam Qin San yang sudah mendekati artefak itu tetapi belum menyentuhnya sudah meleleh terkena suhu dari api hitam itu.


Tetua itu yang melihat artefaknya tiba tiba meleleh ia menjadi terkejut.


"Bagaimana mungkin padahal ini adalah artefak tingkak roh."ucap tetua itu melihat artefaknya yang sudah meleleh.


Api hitam itu terus melesat ke arah tetua itu dan akhirnya.


Booommm.


terjadi suara ledakan yang sangat besar yang mengenai tetua itu yang sudah menjadi abu karena api hitam Qin San. sedangkan patriak sekte iblis darah yang agak jauh di belakang tetua itu juga terkena dampaknya yang membuatnya terluka parah di sekujur tubuhnya.


"Hehe memang lemah."ejek QinnSan pada sekte iblis darah.


Patriak sekte iblis darah mendengar ejekan Qin San ia menjadi marah dan lalu tersenyum.


"Hehehe kau memang sangat kuat tetapi setelah ini akan kupastikan kau akan mati."ucap patriak sekte iblis darah mengeluarkan sebuah pill iblis dan menelanya.


Beberapa saat setelah menelan pill iblis tiba tiba tubuh patriak sekte iblis darah membesar yang membuat bajunya langsung robek dengan aura ilblis yang pekat mengelilinginya.


Melihat wajah menjijikqn dari iblis di depanya Qin San memjadi muak marena tampilan wajah iblis di depanya yang sangat menjengkelkan.


"Cih benar benar wajah yang menjengkelkan."ucap Qin San lalu menyerang iblis itu.


Boommm


lagi lagi suara ledakan dari iblis yang terpental itu terjadi lagi.


Iblis darah yang melihat bahwa dirinya sudah berada di tahap.saint tetapi masih bisa terkena pukulan Qin San ia menjadi terkejut dan berfikir seberapa kuat Qin San senenarnya.


"Bagaimana mungkin kenapa masih bisa kalah dari bocah sialan itu."ucap patriak sekte iblis darah menggenggam tanganya.


"kalian semua ayo gunakan formasi kaisar iblis untuk mengalahkanya."teriak patriak sekte iblis darah padaa seluruh bawahanya.

__ADS_1


"Baik patriak .ucap mereka semua lalu berteriak bersama.


"Tekhnik formasi kaisar iblis."ucap orang orang sekte iblis darah lalu bergabung menjadi satu dan membentuk sebuah iblis yang sangat besar dengan ranah yang berkali kali lipat yang setara dengan ranah saint penyempurnaan yang membuat semua orang di sana tertekan oleh tekanan dari iblis besar di depanya.


"Sebenarnya apa ini."ucap tetua dari sekte pedang dewa yang terkejut merasakan aura penindasan yang sangat kuat dari hasil penyatuan dari orang orang dari sekte iblis darah.


"Kalian semua mundurlah dan masuklah ke dalam domain jimat pelindung biar aku saja yang menghadapi iblis ini."ucap Qin San memparingatkan mereka semua.


Mendenggar teriakan Qin San mereka semua lalu menyetujuinya dan mundur ke dalam domain jimat pelindung karena mereka merasa bahwa iblis di depanya sudah di luar jangkauan mereka jadi mereka hanya bisa mengikuti intruksi dari Qin San.


"Hahaha kalian semua akan mati."ucap iblis itu dengan suara yang bisa menyebabkan kematian jika yang menerimanya adalah seorang half saint ke bawah.


tetapi karena jimat pelindung Qin San suara iblis itu sama sekali tak berpengaruh di dalamnya.


"He kau iblis kau terlalu percaya diri pada dirimu sendiri."ucap Qin San memandang iblis besar di depanya.


"Hahaha tentu saja aku percaya diri karena aku memiliki kekuatan untuk memusnahkan kalian semua."ucap iblis itu yang merasa yakin.


"Kau memang terlalu percaya diri hanya dengan kekuatan kecilmu itu."ejek Qin San pada iblis.


"Cih kau bocah dari tadi kau mengejeku apakah kau tak takut padaku aku menghabisimu."ucap iblis itu yang geram dengan ejekan Qin San.


"Kau menghabisiku apakah kau bercanda bahkan dengan jariku ini aku bisa membunuhmu dengan mudah tapi kau malah mengancamku.


"Cih omong kosong."ucap iblis itu lalu mengayunkan tangan besarnya ke arah Qin San.


Melihat tangan besar iblis itu menuju ke arahnya Qin San lalu menangkisnya hanya dengan fisiknya.


Boommm.


terdengar Ledakan antara dua tinju dari Qin San dan iblis.


............

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2