Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
IBLIS HATI


__ADS_3

Qin San mendesah pelan memikirkan bagaimana ia meminta izin kepada ibunya tetapi juga tak membuat ibunya sedih ketika ia pergi.


Sebelum Ia meminta Ijin kepada ibunya Qin San menemui nenek lin atau bisa di bilang dengan Dewi change,Qin San ingin mengajaknya pergi karena Dewi Change bukan dari dunia ini dan juga Untuk melatih Tang Chin,Qin San juga berencana untuk mengajak nenek hou dan juga hou Chun.


Qin San berjalan pergi menuju ke kediaman Nenek Lin Dan tang chin yang sudah di sediakan oleh kekaisaran sendiri untuk menyambut mereka.


Di depan pintu masuk menuju kekediaman nenek Lin dan tang Chin Dapat Di lihat Jika Tang chin sedang latihan sedangkan nenek Lin ia sedang menyesap tehnya di kursi sambil memandangi Sesi latihan Tang Chin.


pedang tang Chin meliuk liuk dengan Indah bagaikan Angin yang tenang tetapi sebenarnya sangat mengerikan Jika seseorang bisa memahami bentuk pola gerakan pedang itu.


Qin San tak bisa untuk tidak kagum ketika Tang Chin menampilkan tekhnik pedang tai Chi yang pelan tapi mematikan.


Melihat itu Qin San berjalan mendekat ke arah mereka menuju tempat duduk di samping sosok wanita cantik yang tak alain adalah nenek Lin yang terlihat sedang memperhatikan gerakan demi gerakan pedang Tang Chin.


"Nenek Lin Apa Kabar."Qin San yang terduduk di samping nenek Lin bertanya.


"Ya kabarku Baik."Jawab Nenek Lin.


"Dan Juga San'er mulai sekarang kamu jangan memanggilku Nenek lagi,Karena usia kita kurang lebih sama."Kata nenek Lin di samping Qin San.


"Oh jadi nenek sudah tahu tentang siapa diriku sebelum aku kemari ups maksudku dewi."Qin San bertanya.


"Kamu memanggilku saudari Chang'e.


"Hm,aku tahu karena aku merasakan jiwamu ini berbeda dari jiwa jiwa milik orang lain,Dan juga Jiwamu ini sama dengan Chin'er jadi aku hanya tahu kalau kamu adalah orang yang bereinkarmasi sama halnya denganya tetapi aku tidak tahu kamu adalah reinkarnasi dari dewa siapa."jelas Dewi Chang'e.

__ADS_1


Qin San mendengar penjelasan dari dewi change ia manggut manggut.


"Saudari apakah kamu ingin ikut denganku untuk pergi ke dunia luar."Tanya Qin San.


"Dunia Luar!!kapan kita ke sana."Ucap saudari Chang'e.


"kemungkinan satu minggu lagi dan paling lama sekitaran satu bulanan."Ucap Qin San memperkirakan.


"Hm..kalau begitu aku akan ikut."Ucap Saudari chang"e menyetujuinya.


"Baiklah,berarti sekarang tinggal bertanya kepada nenek Hou dan juga Ibu saja."bergumam.


"Saudari Chang'e kalau begitu aku pergi dulu."kata Qin San dengan senyum manis lalu pergi meninggalkan tempat itu juga tak lupa menyapa Tang Chin yang sedang fokus dalam pelatihanya.


Ia sekarang menunu ke kediaman nenek Hou,tak selang beberapa lama karena jarak yang begitu dekat QinSan sampai di halaman rumah milik nenek Hou dan juga Hou Chun.


Qin San di sana bisa melihat wajah khawatir nenek Hou ketika menghadapi bagaimana keras kepalanya Hou Chun dalam berlatih semenjak saudarinya pergi.


Qin San menghampiri nenek Hou lalu bertanya padanya.


"Nenek apakah Chun'er memaksakan diri dalam pelatihan seperti sebelumnya."Tanya Qin San yang membuat nenek hou menoleh ke arahnys dsn mengangguk.


"hm Chun'er ini memang terlalu keras kepala."Ucap Qin San melihat kesedihan nenek Hou di matanya yang telah berlinang air mata.


Setelah menghampiri nenek Hou Qin San berjalan menuju Hou Chun yabg sedang melakukan latihanya Ia menepuk pundak Hou Chun.

__ADS_1


"Adik sebaiknya kamu beristirahat sebelum tubuhmu mengalami sesuatu."Ucap Qin San memegang Pundak Hou Chun.


"Tidak ada yang bisa menghentikanju untuk berlatih jika ada yang menghentikanku orang itu akan mati."Teriak Hou Chun pada Qin San.


Qin San mendengar teriakam Hou Chun ia biasa saja dan tak heran jika Hou Chun mengatakan sesuatu seperti itu karena ia yakin jika perkataanya itu bukan murni dari diriny tetapi dari iblis hatu yang menguasai tubuhnya,Qin San di sana dapat melihat jika Jiwa tang Chin sebenarnya sedang di jueubg oleh iblis hati di dalam kesadaran jiwanya.


Qin San sebenarnya ingin sekali kembantu Hou Chun untuk keluar dari sana tetapi ia tidak bisa karena jika ia membantunya sama halnya ia menyakiti jiwa dari Hou Chun,karena Iblis hati juga adalah sebagian jiwa dari setiap manusia, bahkan setiap orang yang mampu mengalahkan iblis hati ia bisa tetap di kendalikan olehnya karena keegoisan yang di miliki setiap manusia sehingga iblis hati dapat mengendalikanya kapan saja.


"San'er tolong maafkan atas ketidaksopanan Chun'er."Ucap nenek Hou memohon.


"Nenek tidak masalah,menurutku ini adalah hal yang wajar karena dia bukan Chun'er yang asli."Kata Qin San membuat nenek Hou bingung.


"Bukan Chun'er yang asli,Jadi dimana sebenarnya Chun'er yang asli."Tanya Nenek Hou.


Qin San melihat nenek Hou Yang kebingungan ia lalu menjelaskanya.


"Nenek bukan seperti itu maksudku,yang aku maksud adalah memang benar bahwa dia adalah Chun'er yang asli tetapi yang mengendalikan tubuhnya itu bukan Chun'er melainkan iblis hati yang berada di dalam alam kesadaranya dan untuk Chun'er jiwanya di kurung oleh iblis hati yang mengendalikan tubuhnya di alam kesadaranya."Jelas Qin San.


Nenek Hou mendengar itu sebenranya masih bingung dengan apa yang di jelaskan Qin San padanya karena ia tak tahu apa itu iblis hati.


Orang Di dunia ini tidak akan tahu apa yang di masksud dengan Iblis hati karena biasanya iblis hati akan muncul ketika orang itu menerobos ke ranah saint'sedangkan hukum primodual di sini hanua di ranah hals saint jadi pantas jika orang orang di dunia ini tidak mengtahuinya.


"San'er jadi apakah kamu tahu bagaimana mengusir iblis hati Chun'er."tanya Nenek Hou.


"Nenek tidak ada cara untuk mengusir iblis hati karena sesungguhnya iblis hati memangs selalu ada di dalam hati manusia, dan manusia hanya bisa menaklukanya sendiri tanpa bantuan orang lain,Tapi Aku ada cara untuk membantu Chun'Er."Kata Qin San memberi secercah harapan pada nenek Hou.

__ADS_1


.............


BERSAMBUNGG......


__ADS_2