Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
MEMULAI LELANG


__ADS_3

Setelah membuat pingsan semua wanita Qin San kembali berjalan kesebuah ruangan yang merupakan tempat pelelangan akan di adakan.


Sebelum ia memasuki ruangan lelang seorang wanita cantik mengenakan long dress berwarna biru muda menghampirinya. Semua orang di sana ketakutan saat melihat wanita itu berbeda halnya dengan Qin San yang bahkan sama sekali tidak memandangnya.


"Berhenti." Kata wanita itu menghentikan Qin San.


Mendengar itu Qin San hanya meliriknya sesaat lalu ia melanjutkan berjalan menuju ruang lelang.


Tapi wanita itu yang merasa bahwa Qin San sama sekali tidak meresponya wanita itu menjadi emosi.


"Pria bodoh apakah kau tuli." Ujar Wanita itu pada Qin San.


Mendengar ejekan dari wanita itu Qin San sama sekali tidak menanggapinya.


"Cih hanya pria tidak tahu diri sepertimu berani sekali tidak menghargaiku, kau berhentilah atau semua pasukanku yang berada di luar akan langsung membunuhmu." Wanita itu terus mengoceh tanpa sebab yang jelas pada Qin San.


Karena kesal akhirnya Qin San angkat bicara.


"Apakah kau bisa diam." Ucap Qin San berbalik badan.


"Kau, beraninya kau menyuruhku diam, kau sekarang di tangkap dan harus ikut kami ke kerajaan api merah untuk diinterogasi atas pembunuhan putra mahkota dari kerajaan api merah Yang Bu." Ucap Wanita itu menodongkan sebuah pedang.


"Apakah kau sudah selesai berbicara, jika sudah maka jangan ganggu aku lagi, dan untuk pria yang kau maksud itu aku tidak peduli lagian ia memang pantas untuk mati, dan kau sebaiknya kau jangan memprovokasiku atau kau akan tahu akibatnya." Ucap Qin San menyeringai.


mendengar ucapan Qin San, membuat wanita itu merasa di remehkan dan seketika wanita itu melesat ke arah Qin San dengan pedangnya yang menghunus ke arah jantung Qin San.


Tapi Qin San langsung menanggapinya hanya dengan satu jari telunjuknya yang ia gunakan untuk menghentikan pedang dari wanita itu.


Dengan dorongan kecil darinya, pedang itu kembali kepada pemiliknya.


Bugkh...


Karena benturan kecil itu membuat wanita itu terjatuh ke lantai, membuat gaun panjanganya robek di bagian dadanya, sehingga kedua gunungnya yang besar bisa terlihat kapan saja.


"Ahkk... dasar mesum, semua prajurit serang dia." Ucap wanita itu.

__ADS_1


Mendengar aba aba dari wanita itu semua prajurit yang berada di luar maupun di dalam langsung memasuki area mereka berdua.


"Hah, sepertinya orang orang ini memang belum pernah di beri pelajaran." Ucap Qin San mendesah pelan.


"Apakah kalian semua ingin mati." Kata Qin San datar tanpa ekspresi.


"Haha anak muda kau jangan sombong, kami banyak dan kau hanya seorang diri. jadi dari pada kau mati lebih baik kau menyerahkan dirimu." Ucap salah seorang panglima menjawab perkataan Qin San remeh.


"oh, jadi kalian ingin mati..!!, baiklah kalau begitu akan kukabulkan permintaan kalian." Ucap Qin San berjalan ke arah para prajurit itu, hanya dalam sekejab saja semua prajurit itu sudah tergeletak di lantai.


"Karena sudah tidak ada lagi yang mengganggu maka aku akan pergi." Ucap Qin San melanjutkan perjalananya.


"Dan kau pakai ini, jika kau sudah menemukan pakaian baru baru kembalikan jubah beladiriku itu." ucap Qin San pada wanita yang menatapnya linglung.


Semua orang di dalam melihat kejadian itu menjadi sangat hormat kepada Qin San, Saat sampai di ruangan lelang Qin San di hentikan oleh seorang pria dengan pakaian berlambang kelelawar darah.


"Maaf tuan mengganggu anda, jika boleh saya tahu tuan akan melelang atau menjadi peserta lelang." Tanya Pria itu padanya.


"Aku akan melelang sebuah pill, apakah kau tahu tempatnya di mana..?" Tanya Qin San.


Qin San dan pria itu berjalan secara beriringan, pria itu menuntun Qin San kesebuah ruangan tersembunyi, Pria itu memencet beberapa tombol di sana yang merupakan sandi untuk memasuki ruangan itu.


Setelah selesai mengisi sandi, seketika ruang di depanya bergetar, tembok yang tadinya menyatu terbelah menjadi dua, lalu mereka berdua memasuki ruangan itu yang terlihat sangat mewah bahkan berkali kali lipat lebih mewah dari pada yang ada di luar.


Di ujung ruangan sana terlihat seorang wanita cantik dengan gaun merah muda dan cadar yang menutupi sebagian wajahnya, terlihat wanita itu sedang menulis beberapa proposal yang berada di mejanya.


Merasakan ada yang mendekat wanita itu menoleh kedepan dan ia melihat dua orang pria yang satu adalah bawahanya dan satunya ia sama sekali tidak mengenalinya.


"Ci Xie siapa dia." Tanya wanita itu pada Pria yang berada di samping Qin San.


"Nona mei, ini adalah tuan yang akan melelang barang, sebenarnya saya akan membawanya ke tempat penyeleksi barang, tetapi karena penyeleksian barang sudah berakhir jadi aku membawanya kepada nona." Ucap Ci Xie menjelaskan.


"Hm baiklah kau boleh pergi, aku akan bicara pada tuan ini." Kata Jia Mei yang tak lain adalah wanita itu.


Mendengar itu Ci Xie pergi meninggalkan tempat itu meningalkan Qin San dan Jia mei di dalam ruangan itu.

__ADS_1


"Jadi tuan apa yang akan anda lelang di sini." Tanya Jia Mei.


"Aku akan melelang dua ratus ribu pill tingkat bumi, lalu seratus ribu pill tinggkat langit, lima puluh ribu pill tingkat suci dan seratus pill tingkat dewa." Kata Qin San mengejutkan Jia Mei


"Tuan apakah anda bercanda." Tanya Jia Mei yang masih tidak percaya dengan apa yang ia dengar.


Mendengar itu Qin San hanya tersenyum lalu ia mengeluarkan semua pill yang akan di lelangnya.


Pill-pill yang akan di lelang oleh Qin San semuanya memiliki kualitas sempurna, bahkan aromanya saja yang di keluarkan bisa memiliki efek rileks bagi seseorang yang menghirup aromanya.


Jia Mei seketika terdiam, ia tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


"Apakah ini pil...?." Ucap jia mei yang merasa bahwa itu hanya sebuah mimpi saja.


"Nona bisakah anda lebih cepat." Tanya Qin San melihat Jia mei yang terbengong melihat pill di depanya.


Bagaimana ia tidak terheran dengan pill milik Qin San, di alam neraka ini pembuat pill bisa di hitung dengan jari tapi siapa yang menyangka seorang pemuda yang sangat tampan tiba tiba saja membawa pill yang sangat banyak untuk di lelang.


" Tuan apakah ini anda yang membuatnya." Tanya Jia Mei penasaran.


"Memang ini semua aku yang membuatnya, apakah ada masalah." Ucap Qin San datar.


Deg..


"Tuan maafkan saya bukanya saya tidak mau melelangnya tapi semua pill ini jika di lelang secara bersamaan bahkan bisa membeli kota ini, pasti tuan mengerti maksudku bukan." Ucap Jia mei.


"Jadi berapa yang bisa kalian lelang di sini." Tanya Qin San.


"Tuan Kami hanya bisa melelang sepuluh ribu pill tingkat bumi, lima ribu pill tingkat langit, seribu pill tinggkat suci dan sepuluh pill tingkat dewa." Ucap jia mei menjelaskan.


"Baiklah..." Ucap Qin San memberikan semua pill yang di sebutkan oleh jia mei.


..........


BERSAMBUNGG...

__ADS_1


__ADS_2