Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
QIN SAN VS YUAN ZUAN


__ADS_3

"Beraninya kau menyerangku diam-diam, apakah kau tidak tahu siapa aku, jika kau tahu coba kau dengar baik baik, aku adalah Xiao Ji..." ucap Xiao Ji terpotong.


"Aku tidak peduli siapa kau, tapi kau sudah berani membuat masalah denganku maka hanya kematianlah yang akan menungggumu." Ucap Qin San menginjak kepala Xiao Ji hingga kepalanya terbentur di lantai.


"Jika kalian berani memprovokasiku lagi, akan kupastikan kalian tidak akan lebih baik darinya." Ucap Qin san memberikan peringatan.


"Cih... menurutmu jika kau sudah mengalahkan jendral itu kami harus takut denganmu, biar aku beri tahu.. kerajaan api merah adalah kerajaan terlemah dari pada kerajaan lainya, dan kalian ini sebagai kerajaan paling lemah memang pantas untuk di injak injak." ucap seorang dari kerajaan api biru.


"Hahahaha.... kalian memang perlu di beri pelajaran terlebih dahulu." Qin San menyeringai lebar dengan melepaskan aura membunuh yang sangat kental menyelimuti tempat itu.


Merasakan aura membunuh yang begitu kental semua orang yang berada di sana merasakan kedinginan bahkan ada beberapa juga yang pingsan karena tidak kuat menahan aura membunuh dari Qin San.


"Kau pikir hanya kau sendiri berani melawan kami semua."


Mendengar ocehan dari orang orang yang tidak penting Qin San melesat menuju orang orang yang telah berani meremehkan kelompoknya.


"Sekelompok tikus harus mati." Ucap Qin San yang mulai membantai mereka satu persatu.


"Semuanya hadang bocah ini." ucap ketua dari kerajaan api hitam.


"Terlambat, kalian semua akan mati disini." Qin San melesat ke arah pemimpin kerajaaan api hitam.


Qin San memberinya pukulan kuatnya terhadap pemimpin kerajaan api hitam, pemimpin kerajaan api hitam bernama Zu Kang melihat itu ia mencoba menghindarinya tapi tidak sempat karena serangan Qin San seperti memblokir pergerakanya sehingga membuatnya tidak bisa bergerak.


"Apa ini kenapa tubuhku tidak bisa bergerak." Ucap Zu kang terkejut.


"Bom..


Zu Kang terkena pukulan telak dati Qin San membuatnya terpental menabrak tembok ruang itu yang menybabkan tempat itu bergetar hebat.


"Kalian semua maju." Ujar Qin San menantang semua orang yang berada di aula pertemuan itu.


"Cih Bodoh mati." Ucap mereka semua mengeluarkan semua tekhnik mereka.


"Tekhnik tapak sembilan surga." Ucap pemimpin dari kerajaan api biru.


"Tekhnik kehendak penentang langit."


"Tekhnik pedang Xuanyin.


Mereka semua mengeluarkan tekhnik mereka masing masing.


Sedangkan Qinn San yang berada di tengah mereka hanya terdiam sambil menyimpulkan sedikit senyuman.

__ADS_1


"Bodoh.." Gumam Qin San.


Bomm...


Aula pertemuan kerajaan api putih sama sekali tidak bisa menahan kekuatan semua orang di sana, sehingga aula pertemuan itu hancur berkeping keping.


Melihat ini semua orang merasa senang karena orang sombong telah mereka habisi.


para prajurit kerajaan api putih yang berada di luar menjadi panik melihat kejadian ini sehingga mereka segera memanggil Ratu mereka yang bernama Yuan Zuan.


Ratu kerajaan api putih ini adalah seorang wanita cantik dengan tubuh yang halus, matanya lentik nan indah dan juga parasnya yang bersih bagai sebuah air yang jernih tanpa kotoran sedikitpun, ditambah lagi temperamenya yang dingin dan tegas membuatnya menjadi wanita idaman sekaligus pemimpin yang di segani di kerajaan api putih.


Bahkan para banyak para dewa yang ingin mempersunting dirinya tapi dia selalu menolaknya secara mentah mentah, karena ia tidak mau berurusan dengan para dewa itu.


"Hormat Ratu, ada sesuatu yang terjadi di ruang pertemuan." ucap pengawal jerajaan api putih menghadap Yuan Zun.


"Ya aku tahu, aku akan segera kesana." Ucap Ratu Yuan Zuan yang segera bergegas menuju aula pertemuanya yang sudah menjadi puing puing bangunan saja di sana.


"Apakah bocah itu sudah mati." Ucap Xiao Zi.


"Aku rasa dia sudah mati, dengan serangan gabungan kita semua mungkin dia sudah menjadi abu."


"Hoe... sepertinya dugaan kalian semua salah." ucap seseorang yang berbicara di dalam kepulan asap.


"Hahaha bagaimana aku bisa mati, dengan hanya kalian saja." Ucap Qin San.


"Oke, sekarang giliranku untuk menghabisi kalian ." ucap Qin San melesat dan mulai menyerang mereka secara bersamaan.


"BERHENTI..!!!." Ucap seorang wanita yang baru datang ke sini yang tak lain adalah Ratu Yuan Zuan.


"Oh.. siapa.??" Ucap Qin san mengamati sekitanya dan menemukan bahwa ada seorang wanita yang sangat cantik dengan beberapa pengawalnya.


"Tuan tolong hentikan kekacauan ini terlebih dahulu, lebih baik kali ini kita atur rencana kita untuk menghadapi para dewa itu." Ucap Yuan Zuan memohon.


"Hah... siapa kau berani menghentikanku." ucap Qin San kesal.


"Tuan, Bisakah anda tarik aura anda ini." Ucap Yuan Zuan sedikit marah karena Qin San telah menghancurkan aula miliknya.


Mendengar itu Qin San akhirnya menarik auranya kembali dan menatap ke arah Yuan Zuan dengan tatapa datar.


"Huh... kita selamat, sial bocah ini sangat kuat bahkan kita bergabung tidak bisa mengalahkanya." ucap seseorang dari kerajaan api hijau.


"Untung saja ratu cantik ini datang, jika tidak kita mungkin sudah mati."

__ADS_1


........


"Tuan perkenalkan saya adalah Yuan Zuan, saya adalah ratu dari kerajaan api putih." ucap Yuan Zuan memperkenalkan dirinya.


"Jadi tuan bisakah anda jelaskan apa yang sebenarnya terjadi di sini sehingga membuat tuan marah." Tanya Yuan Zuan.


"Kau tidak perlu ikut campur, karena ini adalah urusanku sendiri."


"Maaf tuan, jika saya mengganggu anda tetapi ini adalah tempat saya dan jika anda mengganggu di sini maka aku sendiri yang akan menghadapi tuan." Ucap Yuan Zuan marah.


"Oh apakah kamu ingin melawanku." Ucap Qin San memprovokasi.


"Jika tuan memaksa maka aku akan menghentikan tuan." ucap Yuan Zuan mengambil pedangnya dari dalam sarung pedangnya.


"Oh kalau begitu majulah." ucap Qin San memprovokasi.


"Tekhnik tarian pedang." Ucap Yuan Zuan yang mulai menari nari dengan pedangnya menyerang secara agresif ke arah Qin San.


"Tarian pedang Ya." gumam Qin San.


"Bagaimana jika aku hadapi dengan tekhnik pedang Tai Chi." Gumam Qin San.


"Tekhnik pedang taichi." Ucap Qin San menepis tekhnik tarian pedang dari Yuan Zuan lalu ia menyerang ke arahnya dengan gerakan pelan namun mematikan.


"Pedang taichi, serangan pembalik." Gumam Qin San menepis setiap serangan dari Yuan Zuan lalu membalikan setiap serangan Yan Zuan.


Yuan Zuan merasa kewalahan saat melihat setiap gerakan miliknya di balikan oleh Qin San dengan mudah.


"Pria ini sangat tangguh, jika aku melawanya dengan tekhnik pedang saja aku takut aku akan segera kalah." Gumam yuan Zuan.


"Baiklah kalau begitu aku akan menyerangnya dengan seluruh kemamapuanku." Ucap Yuan Zuan.


"Tarian pedang kehidupan gerakan pertama,tekhnik pengoyak kehidupan." Ucap Yuan Zuan menyerang ke arah Qin San.


Dan sebuah cahaya yang mengandung energi kehidupan melesat ke arah Qin San, membuat energi kehidupan di sekitar sana menjadi tidak stabil.


"Tekhnik ini, kenapa aku merasa bahwa aku pernah mengenalnya." Gumam Qin San bingung.


"Baiklah,terima seranganku, tekhnik pedang kekosonagan gerakan pertama, tekhnik penebas kehampaan." Ucap Qin San.


........


BERSAMBUNGH.....

__ADS_1


__ADS_2