Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
sampai di kekaisaran Qin


__ADS_3

Qin San yang di cium pipinya di bagian pipi di dekat bibirnya yang tak tertutup topeng oleh Li Yan ia hanya terdiam sedikit terkejut lalu ia kembali teraadar kembali dari keterkejutanya.


Lalu melihat Li Yan yang sudah berjalan mengarah ke sebuah gerbong mewah yang terdapat sebuah lambang Klan Li di bendera di atas gerbong itu.


Melihat Li Yan yang menuju ke Gerbong Qin San lalu melanjutkan perjalananya kembali.


"Adik ayo."ucap Qin San melihat Qin Zu yang bengong melihat li yan yang pergi.


"Kakak apakah kak li yan akan pergi."ucap Qin Zu sedih.


Karena bagaimanapun Li Yan juga Kakak Qin Zu yang selalu menemaninya di dunia artefak yang membuat ia akrab dengan Li Yan dan tak merasa kesepian meskipun di dunia artefak banyak Warga yang menemaninya tetapi Li Yan adalah yang paling sering menemaninya bermain juga dengan Nenek Lin yang selalu memanjakanya juga di dunia artefak seperti ia anggap Qin Zu adalah cucunya sendiri seperti Tang Chin.


"Kamu jangan sedih setelah urusan kakak selesai kakak janji akan ajak kamu je tempat kakak Li Yan."ucap Qin San berjanji pada Qin Zu.


"Hm Janji kak."ucap Qin Zu mengulurkan jari kelingkingnya.


"Janji."ucap Qin San juga mengulurkan tanganya.


................


"Oh ya tuan tolong tuan masukan aku ke dalam artefak dunia tuan aku akan melakukan meditasi di sana untuk memperkuat pondasiku setelah menerobos."ucap Xue Ya yang ada di pundak Qin Zu berbicara pada Qin San.


"Baiklah aku akan memasukanmu ka dalam artefak dunia dan juga terimalah ini."ucap Qin San memberikan sebuah cincin penyimpanan.


"Apa itu tuan."ucap Xue Ya melihat Qin San memberikan sebuah cincin penyimpanan.


"Ini adalah cincin penyimpanan yang menyimpan barang di dalamnya."ucap Qin San menjelaskan.


"Aku tahu tuan tetapi yang aku maksud adalah yang ada di dalam cincin penyimpanan itu."ucap Xue Ya melihat cincin penyimpanan yang di bawa Qin San.


"Em kalau begitu kamu periksalah sendiri."ucap Qin San memberikan Cincin penyimpananya ke cakar Xue Ya.


Xue Ya yang ingin tahu lalu ia memeriksa cincin penyimpanan yang di berikan oleh Qin San.


"Ini adalah inti hewan iblis tingkat tinggi dan beberapa pill kultivasi."ucap Xue Ya terkejut.

__ADS_1


Melihat Xue Ya terkejut Qin San tersenyum senang.


"Terima kasih tuan."ucap Xue Ya membungkukan kepala gagaknya kepada Qin San.


"Hm kau tak perlu berterima kasih padaku yang penting cepatlah tingkatkan kultivasimu dan kalau bisa cepatlah ke ranah mistis."ucap Qin San pada Xue Ya yang sedang melihatnya.


"Baik tuan aku akan usahakan yang terbaik untuk memenuhi keinginan tuan."ucap Xue Ya mengangguk.


Qin San pun mengangkat jarinya dan keluarlah artefak dunia dan memasukan Xue Ya ke dalamnya.


Qin Zu yang melihat Xue Ya yang juga ingin pergi berlatih ke artefak dunia ia juga sedih.


"He adiku yang kuat kamu tak perlu bersedih lagi pula masih ada kakak."ucap Qin San menghibur Qin Zu.


"Hm baiklah kak aku tidak akan sedih lagi."ucap Qin Zu yang semangat dan mulai menjilati permenya.


Mereka berjalan kembali dengan Qin San memenggang tangan Qin Zu menuntunya untuk mengikutinya menyewa gerbong menuju ke istana kekaisaran Qin Karena di kota Qinar tidak di perbolehkan untuk terbang apalagi Jarak kekaisaran Qin dengan kota Qinar masih 40 km dari kota.


Qin San bersama dengan Qin Zu ia pergi mencari pangkalan gerbong kereta kuda yang berada dekat dengan alun alun kota Qinar.


sesampainya di sana Qin San menyewa gerbong yang cukup mewah dan menyuruh kusir untuk mengantarkanya ke Istana kelaisaran Qin yang lalu di setujui oleh kusir itu.


"Tuan dan nona kita telah sampai di depan gerbang istana kekaisaran Qin."ucap Kusir itu pada Qin San dan Qin zu yang ada di dalam gerbong kereta.


"Baiklah ayo adik kita turun."ucap Qin San pada Qin Zu memegang tanganya.


Merekapun keluar dari gerbong kereta lalu membayar pada kuair itu dengan harga yang di tentukan sang kusir seharga 10 koin emas.


Selesai membayar mereka menuju ke gerbang istana yang di jaga oleh 2 penjaga di sana.


ketika Qin Aan ingin masuk Ia dihadang oleh dua prajurit itu.


"Siapa kalian orang asing di larang masuk ke istana."ucap dua penjaga itu menyilangkan tombaknya tak memperbolwhkan Qin San dan Qin Zu masuk.


Qin San mendengar itu tanpa pikir panjang membuka topengnya dan terlihat Wajah sangat tampanya yang mereka berdua kenali.

__ADS_1


"Kamu apakah kamu pangeran Qin San."ucap penjaga gerbang itunyang masih ragu karena wajah Qin San berbeda dari yang dulu dan juga dulu rambutnya yang berwarna putih juga berubah menjadi warna biru laut.


"Ya aku adalah Qin San."ucap Qin San datar.


"Pa...pangeran silakan masuk ke dalam."ucap penjaga itu yang tak mengira Qin San masih hidup karena berdasarkan pengumuman dari Tetua agubg mereka Qin San telah mati.


"Em tolong antarkan aku menemui ibuku dan tolong rahasiakan tentang kedatanganku pada siapapu."ucap Qin San menyuruh dua penjaga dan memberikan sekantong emas masing masing pada mereka berdua.


"Baik pangerang kita tak akan memberitahukan kedatangan pangeran pada siapapun.


Penjaga itu lalu mengantar Qin San yang susah memakai topngnya dan menggandeng Qin Zu.


Setelah berjalan beberapa saat akhirnnya mereka sampai di sabuah kediaman mewah yang merupakan kediaman ibu Qin San Ling Fang Yin.


Qin San lalu menyuruh penjaga itu pergi kembali untuk berjaga dan Qin San berjalan mengetuk pintu kediaman ibunya itu.


Tok tok tok


Suara ketukan pintu.


Lin Fang Yi yang mendengar ada orang mengetuk pintu kediamanya ia menghapus air matanya kerena sedih setelah mendengar kematian Qin San yang diumumkan oleh tetua agung.


"Siapa."ucap Ling Fang Yi beranjak dari tempat tidurnya.


Qin San yang mendengar ibunya berbicara ia menjawab.


"Ini aku ibu."ucap Qin San yang mengaggetkan Ling Fang Yi yang lalu bergegas membukakan pintunya.


Qin San juga membuka topengnya.


Ling Fang Yi yang melihat seorang pria muda di depanya ia meraba wajahnya lalu memeluknya dan menangis.


" Hiks hiks San'er kamu kembali apa yang terjadi sebenarnya padamu selama ini."tangis Ling fang yi yang melihat anaknya telah kembali dan yang di katakan tetua agung itu hanyala rumor


"Ibu kamu tenanglah aku akan menjelaskan pada ibu kejadian yang selama ini terjadi padaku."ucap Qin San yang juga memeluk ibunya.

__ADS_1


..........................


BERSAMBUNGG.........


__ADS_2