
QIN SAN dan juga Long Tian berjalan mengikuti wanita itu untuk mengantarkan wanita itu kerumahnya.
Di perjalanan hanya ada rasa canggung terhadap mereka dan tak ada yang berani bicara sedikitpun karena bagaimanapun mereka tak akrab sama sekali.
"Benar benar suasana yang canggung."gumam Qin San yang merasa tak enak dengan suasana seperti ini tetapi ia hanya bisa menghela nafasnya.
"Apakah masih jauh."ucap Qin San pada Wanita iti untuk menghilangkan rasa canggungnya.
Mendengar Qin San bertanya padanya wanita itu hanya diam dan mengangguk.
Melihat anggukan dari wanita itu Qin San mengerti bahwa rumah wanita itu masih jauh.
"Apakah wanita ini memang sedingin itu."ucap Qin San memeperhatikan wanita di depanya.
Beberapa saat kemudian mereka akhirnya sampai juga di kediaman wanita itu,terlihat kediaman wanita ini ternyata sangat megah dan besar.
"Ying'er kamu sudah pulang."ucap kakek tua yang tiba tiba muncul yang merupakan kakek dari wanita itu.
"Eh Ying'er kamu membawa tamu,siapa mereka apakah mereka temanmu."ucap Kakek tua itu melihat 2 orang bertopeng pada wanita itu.
"Kakek mereka berdua adalah orang yang menyelamatkanku dari penjahat yang ingin mencoba menculiku."ucap Wanita itu pada kakeknya.
"Oh jadi kalian berdua menolong cucuku dari penjahat,kalau begitu aku Yan Li berterima kasih pada kalian berdua."ucap kekek itu membungkukan badanya pada Qin San dan long tian.
Melihat kakek tua di depanya ia menjadi terkejut bukan karena ranahnya tetapi ia terkejut karena marganya yang merupakan marga milik penguasa benua utara yaitu kekaisaran yan.
"Kakek yan anda tak perlu seperti itu lagipula sebagai manusia kita sudah sepatutnya saling menolong."ucap Qin San yang lalu memegang tangan kakek yan dan mengangkatnya sedikit agar ia tak membungkuk.
"Kakek anda bermarga yan apakah kakek dari benua utara."ucap Qin San yang membuat terkejut kakek yan karena Qin San telah mengetahuinya.
__ADS_1
Mendengar Qin San yang mengetahuinya kakek yan langsung terdiam dan menatap Qin San dengan curiga karena ia takut Qin San adalah mata mata dari sekte iblis darah.
Melihat kakek yan terdiam Qin San lalu mencoba meyakinkanya.
"Kakek aku tahu bahwa kakek pasti mengira aku adalah penjahat karena mengetahui kakek yan tetapi aku dapat memastikan bahwa diriku bukan orang yang kakek maksud itu."ucap Qin San mencoba meyakinkanya tetapi kakek itu masih ragu karena mereka berdua memakai topeng.
"Hem aku tak bisa percaya kau begitu saja kalau kau ingin aku percaya padamu maka lepaslah topeng kalian."ucap kakek yan pada Qin San.
Mendengar bahwa kakek yan masih tak percaya dan malah ingin membuka topeng Qin San ia menjadi curiga bahwa kekaisaran yan ada dalam bahaya.
Tapi Qin San juga menuruti perkataan dari kakek yan itu dan ia membuka topengya juga ia menyuruh long tian untuk melepaskan topengnya.
Setelah mereka melepas topengnya terlihat 2 orang yang sangat tampan di depan mereka yang bahkan membuat wanita yang dingin itu langsung melamun melihat mereka berdua.
Melihat 2 orang berwajah asing kakek yan lalu mengamati wajah mereka secara seksama dan mebgingat ngingat apakah ada orang di sekte iblis darah yang sama dengan mereka berdua.
Setelah memastikan beberapa saat dan bahwa tak ada orang dengan wajah seperti mereka di sekte iblis darah kakek yan meminta maaf pada mereka karwna telah mencurigai mereka.
"Sudahlah kek ini hanya kesalahpahaman kakek tak perlu sopan seperti itu."ucap Qin San melihat kakek itu.
"Em kalau boleh tau apakah kekasiaran yan ada masalah dengan sekte iblis darah."ucap Qin San bertanya.
"Hm bukan hanya masalah karena ini adalah ambang kehancuran dari kekaisaran yan."ucap kakek itu menjawab.
"Ambang kehancuran kekaisaran yan apa maksud kakek sebenarnya."ucap Qin San bertanya kembali.
"Begini."ucap kakek yan menceritakanya.
"Bahwa pada saat itu sedang terjadi tournamen di kota yanling tepatnya di sekte awan petir waktu pertandingan pertama dan kedua itu lancar tetapi pada saat pertandingan ke tiga di mulai tiba tiba orang orang dari sekte iblis darah cabang dan tetua pusat iblis darah pusat menyerang di aula tournamen itu dan menjebak orang oramg di dalam tournamen agar tak bisa keluar dan mengakibatkan banyak sekali warga yang mati akibat serangan itu,ayah yan yuying atau kaisar yan melihat itu ia tak bisa tinggal diam dan lalu ia bersama patriak lainya menyerang orang orang dari sekte iblis darah itu,tetapi walaupun kekuatan mereka di gabungkan mereka tetap kalah dengan sekte iblis darah karena mereka membawa sekitar 11 orang half saint sedangkan di pihak kekaisaran hanya ada 10 half saint yang menyebabkan ketidak seimbangan pada pertarungan dan akhirnya pertarungan di menangkan oleh sekte iblis darah dan kaisar yan demi melindungi rakyatnya ia menyerahkan dirinya dan bersedia tunduk pada sekte iblis darah."ucap kakek yan menceritakannya pada Qin San
__ADS_1
Qin San mendengar cerita itu ia menjadi terkejut karena tak ada kabar Sama sekali dari kekaisaran itu bahwa mereka telah di kuasai oleh sekte iblis darah.
"Haha benar benar hebat sekali sekte iblis darah itu ia sebenarnya mencoba mengusai dunia ini tetapi untungnya ada banyak orang kuat di dunia ini yang bisa melindungi dunia ini dari sekelompok semut seperti mereka."gumam Qin San pada sekte iblis darah lalu menoleh ke arah wanita cantik yang di samping kakek yan yang bertingkah manja tidak seperti pada saat mereka mengantarkanya pulang yang hanay bersikap dingin dan pendiam.
"Oh jadi dia sebenarnya adalah tuan putri kekaisaran yan tetapi bagaiman ia bisa melarikan diri dari sekte iblis darah dan datang kemari padahal penyeranganya baru kemarin."ucap Qin San bertanya pada kakek yan.
"Ini karena dia memakai sebuah artefak teleportasi yang di berikan oleh ayahnya untuk datang kemari."ucao kakek yan menjelaskan.
Mendengar itu Qin San mengerti karena setiap kekaisaran pasti memiliki yang namanya artefak teleportasi untuk situasi darurat agar menyelamatkan mereka dalam bahaya.
"Hm baiklah kakek karena urusanku di sini telah selesai aku akan pulang dulu untuk informasi kakek ini aku akan mencoba untuk menyelesaikan masalah ini dan membunuh para iblis bajingan itu."ucap Qin San lalu berbalik yang diikuti long tian di belakangnya dan kembali memakai topengnya kembali.
Tetapi sebelum Qin San berjalan jauh kakek yan kembali memanggilnya kembali.
"Nak aku ingin meminta sesuatu darimu."ucap kakek yan yang tiba tiba.
Qin San mendengar kakek yan memanggilnya ia lalu menoleh ke arahnya.
"Em sesuatu apa kakek."ucap Qin San bertanya.
"Em kami tolong bawalah Yan yuying bersamamu."ucap kakek yan yang mengaggetkan Qin San dan yan yuying.
"Kakek ada apa apakah kakek sudah tak menyayangiku lagi."ucap Yan Yuying yang sedih.
"Bukan seperti itu ying'er kakek ada urusan yang harus di selesaikan terlebih dahulu dan kakek yakin kamu akan amn dengan dia."ucap Kakek yan pada yan yuying.
Kakek yan mengatakan itu karena ia ingin pergi kekaisaran yan sendiri dan mencoba untuk membantu anaknya karena bagaimanapun ia adalah kaisar yan terdahulu jadi dia juga menanggung kewajiban untuk membantu kekaisaran yan walaupun sekarang ia sudah tidak menjadi kaisar lagi.
Qin san mendengar itu juga berfikir karena ia akan menjadi serba salah jika ia tidak membantu kakek yan ia marasa tidak enak dan juga jika ia membantunya ia akan berhadapan dengan ye xin ru.
__ADS_1
...............
BERSAMBUNG...