
Setelah selesai membersihkan tubuhnya mereka berdua mengganti baju dengan pakaian yang tampak mewah.
Yuan Zuan sedang duduk di depan cermin sambil memperhatikan wajahnya, lalu ia memoles dengan beberapa bahan herbal untuk mempercantik wajahnya, melihat itu Qin San tersenyum tipis lalu ia mendekati Yuan Zuan dan mencium tepat di keningnya.
Yuan Zuan tersentak kaget karena Qin San tiba tiba saja mencium keningnya.
"Ada apa..??" Tanya Yuan Zuan.
"Apakah tidak boleh aku mencium istriku sendiri." Ucap Qin San membuat Yuan Zuan memerah karena malu.
Lalu ia menatap Qin San kembali, dan berkata.
"Tentu saja boleh." Ucapnya sambil tersenyum.
"Oh ya Zuan'er aku akan pergi untuk mengunjungi temanku, apakah kamu mau ikut." Tanya Qin San.
"Em gege, kali ini aku tidak ikut karena sebentar lagi aku akan mengalami terobosan keranah Kaisar dewa." Tolak Yuan Zuan.
Qin San juga bisa melihat aura yang bergejolak ditubuh Yuan Zuan yang menandakan bahwa ia akan melakukan terobosan.
"Baiklah, tapi sebelum itu kamu minumlah pill ini, pill ini akan membantumu untuk menembus keranah kaisar dewa menengah." Qin San memberikan pill berwarna hijau dengan garis garis hitam.
Yuan Zuan merasa senang saat mendapatkan pill itu, lalu ia kemudian memeluk Qin San dengan erat.
"Zuan'er semoga berhasil." Ucap Qin San melonggarkan pelukanya lalu ia menghilang, melihat ini Yuan Zuan hanya menggelengkan kepalanya lalu ia juga pergi dari sana untuk mencari tempat untuk melakukan terobosan.
"Tujuan selanjutnya adalah pergi ke sekte teratai suci." Gumam Qin San melesat ke arah timur, ke arah sekte teratai suci.
Letak Sekte teratai suci dari kota QinZuan kurang lebih 20ribu kilometer, ya ini memang sangat jauh tetapi bagi kuktivator setinggkat Qin San jarak ini sangat dekat.
Qin San terbang melewati hutan, pegunungan, desa, dan lainya perjalananya kali ini terbilang mulus karena tidak ada orang iseng atau hewan iblis yang menganggunya.
Tapi saat ditengah tengah perjalanan Qin San melihat sebuah kota yang terlihat sunyi dari penduduk, karena rasa penasaranya akhirnya ia memutuskan untuk mendatanginya.
__ADS_1
"Sebenarnya apa yang terjadi dengan kota ini." Qin San bertanya tanya saat memeriksa bahwa sama sekali tidak ada tanda tanda kehidupan disana.
Kota ini sebenarnya tidak terlalu jauh dengan kerajaan, tetapi kota ini memang tersembunyi karena letak kota ini berada di tengah hutan yang dipenuhi oleh banyaknya hewan iblis yang berkeliaran.
"Apakah kota ini diserang oleh hewan iblis." Gumamnya memutuskan untuk memeriksa tempat ini terlebih dahulu.
Qin San menelusuri beberapa bangunan disana, anehnya saat ia memeriksa bangunan bangunan disini ia menemukan kejanggalan yang aneh yaitu ia menemukan banyak sekali tulang belulang yang berserakan disana.
"Aneh, bagaimana mereka mati??, dan kenapa tidak ada aura kematian yang berada di sini." Qin San kebingungan saat melihat hal ini, kejanggalan inilahnyang membuatnya aneh, bagaimana bisa sama sekali tidak ada aura kematian di tempat dengan aura kematian yang seharusnya sangat kental.
"Apa mungkin aura kematian disini di serap oleh orang yang melakukan ini semua." Duga Qin San.
Menemukan kejanggalan ini Qin San memeriksa tempat ini menggunakan kekuatan spiritualnya untuk mengetahui secara detail tentang tempat ini.
Ketika ia memeriksa tempat ini dengan kekuatan spiritualnya ia menemukan sebuah aura samar yang sangat ia kenal, mengetahui itu Qin San menggertakan giginya.
"Sepertinya para iblis itu sudah mulai bergerak, dan mulai menghancurkan kota kota yang letaknya tersembunyi dari kerajaan supaya gerakan mereka tidak dicurigai." Batin Qin San lalu ia memutuskan untuk mengikuti jejak energi iblis itu.
Qin San kemudian melesat untuk mengikuti aura iblis, ia tebang di langit dengan pelan menuju ke arah utara.
Nampak kota itu sudah di penuhi oleh iblis, banyak para penduduk setempat yang sudah menjadi budak iblis, bahkan para iblis tidak segan untuk menjadikan anak kecil sebagai budak mereka, atau mereka menggunakan anak anak kecil untuk makanan mereka.
"Benar benar kejam, mereka benar benar sudah terlalu kelewatan." Qin San mengeluarkan aura membunuh yang pekat di atas langit, sehingga membuat langit yang tadinya cerah seketika mendung.
Qin San melesat bagaikan cahaya yang jatuh dari langit.
Para iblis yang terlihat sedang bersenang senang mereka sedang menikmati para wanita muda yang mereka siksa dengan sangat kejam.
Bam.....
Suara ledakan terdengar begitu nyaring membuat para iblis yang sedang bersenang senang menghentikan kehiatanya.
"Bajingan mana yang berani membuat kekacauan diwilayahku." Ucap pemimpin para iblis yang sedang menikmati beberapa wanita muda dengan raut wajah marah.
__ADS_1
Qin San berjalan menghampiri area bangunan yang memiliki aura iblis yang sangat kuat.
Ketika ia mendekati bangunan yang memiliki aura iblis yang pekat, tiba tiba saja sekitar 100 iblis lebih menghadang jalanya.
"Manusia sialan, berani kau mengganggu kesenangan kami." Kata salah satu iblis.
Qin San sama sekali tidak menanggapi perkatan mereka dan langsung melesat ke salah satu iblis yang berbicara lepadanya.
Bammm...
Iblis yang berbicara kepadanya langsung hancur hanya dengan satu pukulan saja.
"Aku tidak tahu apa yang kalian inginkan dengan menumbalkan manusia, tetapi karena kalian telah berani melakukan hal seperti itu maka kalian siapa untuk menanggung akibatnya." Qin San tanpa pikir panjang menghilang dari tempatnya, ketika ia muncul satu iblis telah tewas, ledakan tubuh iblis yang terlihat seperti kembang api terlihat begitu mengerikan.
Qin San sekarang terlihat seperti dewa kematian bagi para iblis, para iblis bingung dengan apa yang terjadi kepada teman teman meraka yang yiba tiba saja meledak tanpa tahu sebabnya.
Hanya sesaat seratus iblis itu menjadi gumpalan daging yang berceceran disekitar jalan, Qin San dengan dingin memasuki sebuah rumah dengan 4 lantai ia membantai semua orang di sana dan membebaskan orang orang yang tetawan didalamnya, banyak dari mereka yang mengalami depresi karena siksaan para iblis yang begitu kejam bahkan banyak juga yang ingin mengakhiri hidupnya karena merasa kotor telah dilecehkan oleh para iblis.
Qin San yang melihat itu semua tentunya ia tahu bagaimana rasa pahot yang dirasakan mereka, disana ia hanya bisa menghibur mereka saja supaya mereka tetap hidup.
Semua orang mengucapkan terima kasih kepada Qin San, dan menganggap Qin San sebagai dewa penyelamat mereka.
Setelah melepaskan semua tawanan Qin San sampai di lantai keempat. dipintu masuk lantai keempat Qin San dihadang oleh beberapa iblis.
Iblis yang menahanya seketika langsung kehilangan kepala mereka tanpa mereka sadari.
Karena semua iblis yang menghadangnya telah tiada Qin San melanjutkan memasuki lantai keempat.
Di dalam lantai keempat Qin San bisa melihat beberapa wanita muda yang di lecehkan oleh para iblis, mereka terlihat sangat depresi mata mereka menangis tetapi tidak bisa mengeluarkanya, mereka hanya menatap dengan datar dan sudah tidak peduli dengan apa yang terjadi dengan mereka.
"Kalian semua mati." QIN San melesat dan langsung menghancurkan semua iblis dan hanya menyisakan satu iblis yang merupakan pemimpin iblis yang sudah terlihat sangat ketakutan.
Tujuanya menyisakanya karena ia ingin tahu apakah ada iblis lain yang juga melakukan hal sama sepertinya.
__ADS_1
.........
BERSSAMBUNGG....