Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
PENYELAMATAN


__ADS_3

Qin San bersama dengan Zun Yi melesat ke utara ke arah hutan Guang Long dengan misi menyelamatkan Yzu Na dan Yzu Ling yang dijual oleh dewa petir kepada para iblis.


Sekitar 1 jam perjalanan mereka sampau tepat di depan Hutan GuangLong, Qin San di sini membagi tugas untuk berpencar mencari Yzu Na Dan Yzu Ling.


"Pria Bodoh, sebelum membagi tugas setidaknya beri tahu aku bagaimana rupa mereka." Tanya Zun Yi.


Mendengar itu Qin San langsung membuat layar hologram dari Qi miliknya membentuk rupa dari Yzu Ling Dan Yzu Na supaya dikenali oleh Zun Yi.


"Jadi itu mereka, memang cukup cantik, apakah mereka adik kakak." Tanya Zun Yu yang mengira bahwa keduanya adik kakak karena rupa mereka terlihat mirip.


"Bukan, mereka sebenarnya dalah Ibu Dan anak." Kata Qin San menjelaskan.


"Apa.. ibu dan anak.. aku sedikit tidak percaya dengan yang kau katakan." Ucap Zun Yi.


"Terserah kau saja percaya atau tidak." Kata Qin San Acuh Tak acuh dan langsung melesat ke arah hutan.


Melihat Itu Zun Yi mendengus kesal lalu ia juga melesat ke arah lain hutan.


Qin San terus mencari dan mengelilingi beberapa kali tetapi ia masih tetap tidak menemukanya.


"Apakah yang dikatakan oleh peng Gu Salah." Qin San mulai meragukan perkataan Peng Gu.


"Tapi itu tidak mungkin, lebih baik aku hubungi Zun Yi apakah dia menemukan Yzu Na dan Yzu Ling." Gumam Qin San.


Qin San memejamkan matanya lalu ia mengirimkan suara spiritual kepada Zun Yi.


Zun Yi sekarang terlihat berada di tengah tengah hutan, ia mengamati aktifitas aneh yang tak sengaja tertangkap oleh lensa matanya.


Zun Yi melihat Rombongan kereta kuda di tengah hutan yang menurutnya itu sangat aneh, Tak lama setelah mengamati aktifitas itu Zun Yi melihat Dua orang iblis yang sedang menunggu kedatangan rombongan itu.


Tak hanya itu Zun Yi di kejutkan oleh suara spiritual yang tiba-tiba saja masuk kedalam otaknya, Ketika suara itu bergema Zun Yi tahu jika itu adalah suara dari Qin San.


"Apakah kau menemukan sesuatu." Itulah Yang Qin San ucapkan melalui suara spiritual.


Zun Yi lalu membalas itu dengan Suara spiritial.

__ADS_1


"Ya aku sekarang berada tepat di tengah hutan, dan aku melihat rombongan kereta kuda serta dua iblis yang sedang menunggu kedatangan rombongan itu." Kata Zun Yi.


"Bagus. Tetap awasi mereka aku akan segera datang." QIn San berkata dengan suara spiritualnya.


Qin San kemudian melesat menuju tengah Hutan yang jaraknya memang tak jauh darinya.


Qin San melompat dari satu pohon kepihon lain, tak sampai 5 menit Qin San sudah sampai di tempat.


Qin San hinggap di pohon yang sama di samping kanan Zun Yi.


"Pria Bodoh, apakah kita akan langsung menyerangnya." Tanya Zun Yi.


"Jangan, kita tunggu dulu beberapa saat. Lalu setelah waktu yang tepat kita akan langsung menyerang mereka.


Rombongan itu kemudian mengeluarkan dua wanita cantik dari kereta kudanya yang di sekap oleh mereka dan menyerahkan dua wanita itu kepada dua iblis itu sedangkan dua iblis itu memberikan sebuah batu berwarnah merah yang kemungkinan adalah batu untuk meningkatkan kultivasi jalur iblis.


Melihat itu keduanya mengangguk, lalu melesat ke arah rombongan itu, Qin San bertugas untuk menganggu konsentrasi dua iblis itu sedangkan Zun Yi fokus menyelamatkan Yzu Na dan Yzu Ling.


Qin San dengan cepat menyambar baru itu lalu ia memukul kedua kepala iblis itu hingga kedua iblis itu terpental dan menabrak pepohonan di hutan.


"Sialan siapa yang berani memyerang kamu secara diam diam." Kata kedua iblis itu yangnterlihat sangat marah.


"Sialan... Draco cepat bunuh dia." Kata Lucael memerintah Draco.


Mendengar itu Draco mengangguk lalu melesat menyerang Qin San, Qin San sama sekali tidak gentar dan menerima serangan dari Draco menggunakan kedua tanganya.


Boommm...


Serangan keduanya membuat hutan itu porak poranda, Draco terlihat terpental dan menbarak pohon pohon besar di hutan itu sedangkan Qin San sama sekali tidak mengalami luka apapun.


"Uhuk... kuat sekali." Kata Draco bangkit dari jatuhnya dan mengambil pusakanya yang berada di cincin penyimpananya.


Sebuah sarung tangan berbulu beruang terlihat muncul dan langsung memasuki kedua tanganya dengan mudah.


Sarung tangan itu merupakan sarung tangan beruang ilahi, Sarung tangan ini memiliki kegunaan untuk memperkuat penggunanya hingga beberapa kali lipat.

__ADS_1


Benar saja setelah Draco menggunakan sarung tangan itu, tiba tiba saja kekuatanya meningkat secara drastis.


Draco kembali melesat ke arah Qin San, kecepatanya kali ini benar benar berbeda dari tadi, ini benar benar sangat cepat tetapi Walaupun begitu Qin San masih bisa mengimbanginya.


Di udara hanya terlihat bayangan yang saling menyerang satu sama lain, Qin San sekarang masih di atas angin walaupun orang itu memakai pusakanya.


Zun Yi disisi lain juga sudah berhasil menyelamatkan Yzu Na dan Yzu Ling tanpa sepengetahuan iblis dan orang orang disana.


Setelah mendapatkan mereka berdua Zun Yi melesat pergi dengan dua orang yang ia bawa di tangan kanan dan kirimya.


Melihat itu Qin San mengangguk lalu ia menyerang Draco dengan kuat membuat Draco terhempas jauh.


Tak menyianyiakan kesempatan itu Qin San langsung melesat pergi dari sana, tetapi saat ia hendak pergi tiba tiba saja di depanya terdapat Lucael yang menghentikamya dengan membawa pedang hitam panjang.


"Bocah berhenti kau." Kata Lucael dengan marah.


Qin San terdiam di tempat kemudian ia memanggil Pedang kekosongan miliknya dari cincin penyimpananya.


Tanpa basa basi Lagi Qin San melesat dengan kecepatan tinggi ke arah Lucael.


Melihat itu Lucael melakukan posisi bertahan, ia masih terus bertahan tanpa berniat untuk menyerang karena ia mencoba agar Qin San lengah, tetapi ia mendapati bahwa sangat sulit untuk mendapatkan kelemahan Qin San.


"Sialan dia sangat tangguh." Kata Lucael mengumpat.


"Apakah sudah selesai iblis bodoh, jika sudah maka kita akhiri ini." Qin San mulai mengangkat tanganya tinghi tinggi dan seketika sebuah black hole muncul di telapak tanganya.


"Hancur." Qin San melemparkan blackhole kearah Lucael.


Lucael di sana hanya bisa pasrah sambil melepaskan barier pelindungnya.


Qin San dengan cepat menjauh dari sana dan langsung menuju kearah Zun Yi.


Lucael yang terkena tekhnik blackhole itu mengalami luka yang sangat berat.


Qin San saat ni bersama dengan tiga wanita, mereka bertiga beristirahat di dalam goa sementara Waktu.

__ADS_1


.......


BERSAMBUNGGH....


__ADS_2