Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
Alam Kekosongan


__ADS_3

Tak mau menunggu lama lagi Qin San membuat lubang cacing untuk mempersingkat waktu, Di dalam lubang cacing Qin San terbang dengan kecepatan penuhnya yang melebihi kecepatan 100 kali cahaya.


Awal perjalanan terasa aman tanpa ada gangguan makhluk Angkasa, Hingga mereka hendak mendekati ujung lubang cacing, Pada saat mereka hendak mendekati ujung lubang cacing, Ia melihat segerombolan makhluk luar angkasa yang terlihat aneh, Makhluk itu menggeliat kehampaan yang berjumblah ribuan tidak mungkin ratusan ribu.


Makhluk itu hanya sebesar telapak tangan tapi terlihat makhluk itu bisa membelah diri, Setiap menit makhluk itu bisa membelah diri sebanyak 4 kali, Jika makhluk seperti ini terus di biarkan berkembang biak setiap hari,mungkin alam semesta ini akan di kuasai makhluk makhluk ini.


"Makhluk yang aneh, aku sama sekali tidak pernah melihat makhluk ini sebelumnya?, Zuan'er apakah kamu mengetahui makhluk apa itu." Tanya Qin San pada Yuan Zuan yang berada di gendonganya.


"Gege, aku juga tidak tahu makhluk apa itu, yang jelas makhluk ini adalah makhluk yang berbahaya, Dengan bertambahnya habitat mereka terus menerus aku takut mereka akan segera mendominasi alam semesta." Ucap Yuan Zuan.


"Hmmm.. dengan adanya makhluk seperti itu, kenapa para dewa penjaga alam semesta tidak mengetahuinya, apakah mereka sengaja tidak tahu atau makhluk ini adalah bagian rencana mereka untuk menghalangiku."


"Gege, sepertinya makhluk ini terbentuk karena sesuatu yang salah, jika kita lihat baik baik makhluk ini memiliki sebuah aura aneh yang tidak di miliki oleh makhluk makhluk lain, Tapi walaupun begitu aku bisa melihat bahwa ada aura iblis di setiap makhluk itu." Ucap Yuan Zuan mengamati.


"Hmm, kau benar, apa mungkin ini adalah rencana para iblis untuk membuat kekacauan disemesta, Jika iya ini akan sangat berbahaya." Ucap Qin San.


"Baiklah, lebih baik membereskan ini terlebih dahulu." Ucap Qin San di setujui juga oleh Yuan Zuan.


"BlackHole hisap semuanya." Ucap Qin San mengeluarkan Blackhole yang sangat besar dan melemparkanya pada makhluk makhluk itu.


Semua makhluk mulai tersedot dan masuk ke dalam blackhole, pada saat makhluk itu memasuki blakhole mereka langsung hancur termakan oleh daya hisap dan hancur dari blackhole. Populasi makhluk itu yang tadinya sangat banyak sekarang sudah berkurang setengahnya.


"Makhluk ini ternyata mengandung racun di tubuhnya, Untung saja di sini tidak ada makhluk hidup lain, jika ada aku takut mereka akan mati karena terkena gas racun dari dalam makhluk itu." Ucap Qin San.


Sekitar 1 jam berlalu akhirnya semua makhluk itu tersedot habis oleh blackhole.


"Baiklah ayo pergi." Ucap Qin San kembali melanjutkan perjalananya.

__ADS_1


Qin San dan Yuan Zuan muncul di atas langit Alam kekosongan, Qin San menelisik alam kekosongan dengan seksama, Inilah alam yang selalu ia rindukan, alam yang merupakan tanah kelahiranya di kehidupan pertamanya, suka dan duka ia alami di alam ini hingga ia dihianati oleh para dewa yang telah membunuhnya.


"Sudah lama aku tidak melihat alam ini kembali, Sayangnya mereka tidak ada di sini, Tapi setelah ini aku berjanji pasti akan membunuh orang yang menjadikan semua orang sebagai bidak jaturnya dan membangkitkan mereka kembali." Ucap Qin San penuh tekad.


"Dan kalian yang telah membunuhku, aku akan membalas ini dengan berkali kali lipat." Ucap Qin San.


"San'gege tenanglah, aku yakin apa yang gege pasti bisa mewujudkan impian San'gege." Kata Yuan Zuan menyemangati Qin San.


"Zuan'er, terima kasih." Ucap Qin San yang mulai memeluk Yuan Zuan.


"Gege tidak perlu berterimakasih, aku melakukan ini murni karena aku mencintai gege, dan selamanya akan terus begitu." Ucap Yuan Zuan juga merapatkan pelukanya pada Qin San.


Di atas langit keduanya berciuman mesra, melepas rindu yang selama ini terpendam, Ini benar benar momen yang bahagia baginya.


Langit menjadi saksi atas keterikatan mereka, Alam kekosongan tiba tiba yang tadinya memiliki hawa yang tidak bagus sekarang tiba tiba menjadi sangat bagus, seakan akan mereka mengetahui bahwa tuan atau penguasa mereka telah kembali lagi.


"San'gege apakah kita akan langsung menyerang mereka." Tanya Yuan Zuan yang berdiri di samping Qin San.


"Tidak, aku akan membalas dendam dengan cara perlahan lahan." Ucap Qin San.


"Jika itu yang gege inginkan maka aku hanya akan mengikuti saja alurnya." ucap Yuan Zuan.


"Gege, apa yang akan kita lakukan saat ini." Tanya Yuan Zuan.


"Sekarang kita perlu sebuah informasi tentang alam ini, sebelum membuat rencana alangkah baiknya kita mengetahui panggung musuh kita, selanjutnya setelah mengetahui panggsung mereka baru kita akan menghancurkanya." Ucap Qin San menyeringai.


Qin San berjalan di antara masyarakat mencari sebuah rumah makan yang memiliki pelanggan paling ramai, Tempat paling ramai adalah tempat yang sangat di butuhkan oleh mereka, karena tempat seperti itu mengandung banyak informasi.

__ADS_1


Qin San di sana berdecak kagum dengan perkembangan alam kekosongan, bahkan ia berpikir bahwa orang orang yang menghianatinya itu adalah orang yang sangat baik hingga bisa memimpin Alam kekosongan ini menjadi baik.


Beberapa saat mencari, akhirnya mereka menemukan sebuah restoran yang bertuliskan dewa makanan, dengan judulnya saja ia tahu bahwa makanan di sini pasti sangat enak hingga mereka berani menamai restoran mereka dengan nama dewa makanan.


"Gege, sepertunya di sana cukup menarik, bagaimana kalau kita pergi ke sana." Kata Yuan Zuan yang di beri anggukan oleh Qin San.


Ketika mereka memasuki restoran itu Qin San bisa merasakan kemewahan dari tempat itu yang tidak ada di tempat lain, Suasana di sini benar benar mewah karena memang di sini merupakan restoran bagi kalangan keluarga kaya.


Saat datang Qin San Dan yuan Zuan menjadi pusat perhatian di sana, karena kecantikan dan ketampanan mereka.


Qin San yang telah menduga ini ia melepaskan sedikit kekuatanya, yang setara dengan kekuatan Raja Dewa puncak.


Semua orang merasakan itu tentu yang awalanya akan berinisiatif mendekati keduanya, mereka langsung mundur karena takut dengan Qin San.


Seorang pelayan wanita mendekat ke arah Keduanya dengan niat untuk bertanya apa yang akan mereka lakukan.


"Tuan Dan nona apakah ada yang bisa saya bantu." ucap Pelayan wanita itu sedikit menunduk dengan wajah memerah saat bersekatan dengan Qin San.


"Kami berdua pesan makan terbaik di sini." Ucap Qin San kemudian menoleh mencari tempat duduk kosong.


"Baik tuan, Mohon adana menunggu sebentar." Ucap pelayan wanita.


Qin San melihat dua tempat duduk di pojok, Melihat itu ia berjalan dan langsung duduk di sana ya g disusul oleh Yuan Zuan.


Sembari menunggu makanan mereka datang, Qin San mengamati situasi di sekitarnya.


..........

__ADS_1


BERSAMBUNGHB


__ADS_2