Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
WEN ZIA


__ADS_3

Ledakan itu membuat kawah yang begitu besar dengan kedalaman 50 meter.


Untung saja mereka tadi hanya menggunakan kekuatan skala kecil jika tidak mungkin alam kekosongan sudah mengalami kehancuran.


"Kekuatan yang sangat kuat." Ucap leluhur kedua terpana.


Qin San dan ular sembilan surgawi keduanya berada di atas langit saling menatao satu sama lain, jubah keduanya berkibar.


Dengan tubuh keduanya mereka tidak mengalami luka sama sekali, tempaan petir hukuman selama 2 tahun membuat fisik Qin San menjadi sangat kuat, sedangkan untuk pak tua ular sembilan surgawi ia juga tidak mengalami luka karena ia mengaktifkan tubuh dewa budha emas.


"Nak kau sangat kuat, jika kau menjadi muridku mungkin aku akan mengampunimu." Ucap ular sembilan surgawi.


"Menjadi muridmu, kau sama sekali tidak layak." ucap Qin San.


"Cih, jika begitu mari kita akhiri ini, Tubuh dewa budha emas hancurkan dia untuku." ucap ular sembilan surgawi dan siluet budha muncul di belakangnya dengan telapaknya yang menuju ke arah Qin San


"Tombak asal mula datanglah padaku." Setelah mengatakan itu sebuah tombak muncul di depan Qin San.


Qin San mulai memutar tombaknya, lalu ia melesat dengan tombak asal mula menuju telapak tangan budha.


Bang.....


Telapak tangan budha bertabrakan dengan tombak asal mula.


Krakkk....


Terdengar suara retakan nyaring dari telapak tangan budha yang mulai pecah.


pyarr......


Tombak asal mula menembus telapak budha emas.


Ketika telapak budha emas itu hancur, ular sembilan surgawi memuntahkan darah dari mulutnya, ia mengalami luka dalam.


"Bagaimana anak ini bisa memiliki tombak asal mula." Ucap ular sembilan surgawi terkejut sambil mengusap darah dari mulutnya.


"Nak, bagaimana kau memiliki tombak itu." Tanya Ular sembilan surgawi.


"Apakah kau perlu tahu." tanya Qin San.


"Ya, aku ingin tahu, karena ini sangat penting bagiku." Ucap ukar sembilan surgawi.


"Apakah kau tahu Void." Tanya Qin San.

__ADS_1


"Deg....


Mendengar itu ular sembilan surgawi menjadi sangat terkejut.


"Apakah kamu bertemu denganya." Tanya ular sembilan surgawi.


"Ya, aku memang bertemu denganya."Ucap Qin San.


"Kalau begitu, aku sebagai penguasa para ular akan tunduk di bawahmu." Ucap ular sembilan surgawi.


"Heh, apa yang kau lakukan." Ucap Qin San bingung.


"Sebenarnya aku dahulu adalah tunggangan dari sang void, tapi tidak hanya aku saja phoeniks ungu, Naga kuno, kirin suci, kura-kura xuanwu, dan harimau putih mereka semua adalah peliharaan dari tuanku sang void." Ucap ular sembilan surgawi.


" Dahulu aku adalah ular penguasa nirwana, tetapi karena kejadian penghianatan terhadap sang void pada saat itu, aku mengalami luka parah dan pada akhirnya kultivasiku turun sehingga aku menjadi ular sembilan surgawi." jelas ular sembilan surgawi menceritakan masa lalu.


Mendengar hal ini Qin San tidak bisa pulih dari terkejutanya, "Apakah sang void memang sekuat itu" Gumam Qin San.


Hewan hewan itu semua adalah leluhur para hewan iblis yang berarti kekuatanya sangat kuat, dan mereka hanya menjadi peliharaan dari sang void, dia tidak bisa membayangkan bagaimana kekuatan musuhnya saat ini, mungkin kekuatan orang yang telah membunuh sang void berada pada tinggkat yang hanya melihatnya bisa membuatnya langsung hancur menjadi debu.


"Tuan apakah aku bisa bertemu dengan sang void." Tanya Ular sembilan surgawi.


"Jika hanya itu aku bisa mempertemukanmu denganya." Ucap Qin San tersenyum.


"Nama saya adalah Wen Zia tuan, Jika tuan berkenan tuan boleh memanggil saya Zia tua." Ucap Wen Zia.


"Baiklah, Zia Tua mendekatlah aku akan mengirim kesadaranmu ke dalam tombak ini." Ucap Qin San pada Wen Zia.


Qin San mengiris jarinya dengan tombak asal mula lalu ia meneteskan darahnya di ujung tombak, Ketika darahnya menetes sebuah sinar terang menembus mata mereka hingga kesadaran mereka beralih ketempat lain.


"Pak tua dimana kau." Teriak Qin San.


"Nak kenapa kau kemari, dan bagaimana kau tahu jika aku masih ada di dalam tombak asal mula."Tanya Sang Void.


"Pak tua, aku tahu karena pada saat aku masih berada di alam neraka, waktu itu aku sedang terpojok, tetapi tiba tiba tombak ini bersinar dan kekuatan garis darah voidku bangun hingga aku langsung menembus ranah dewa semesta, aku tahu ini tidak normal jadi aku berspekulasi bahwa ada yang membantuku, dan dugaanku adalah dirimu masih ada di dalam tombak ini." Duga Qin San.


"Analisis yang hebat, tak heran jika kau adalah keturunanku." Ucap Sang void.


"Tuan apakah itu anda." Tanya Ular sembilan Surgawi.


"Hoo ternyata Wen Zia bagaimana kabarmu." Tanya Sang Void.


"Saya baik baik saja tuan." Ucap Wen Zia terhenti.

__ADS_1


" Tuan apakah anda bisa di bangkitkan kembali." tanya Wen Zia.


"Untuk itu sepertinya sudah mustahil, Sekarang aku sudah menyatu dengan alam semesta, dengan begitu jika aku dibangkitkan secara paksa maka ini akan mempengaruhi keseimbangan seluruh semesta dan itu bisa membuat bencana bagi semua makhluk hidup." Ucap Sang Void.


"Oh ya pak tua, apakah kau tahu siapa naga yang berada di dalam patung." Tanya Qin San.


"Hm...... dia adalah naga kuno, penguasa dari seluruh ras naga." Ucap Sang Void.


"Apa.... dia adalah naga kuno." Ucap Qin San terkejut.


" Tapi kenapa dia terlihat tidak begitu hormat padamu, berbeda dengan Wen Zia." Tanya Qin San.


"Dia adalah istriku." Ucap sang void santai.


"Aku kira dia adalah seorang pria ternyata dia adalah seorang wanita, penguasa dari seluruh ras naga ternyata seorang wanita." Ucap Qin San terkejut.


"Tapi kenapa dia menyebutmu sebagai temanya, apakah dia selama ini tidak mengakuimu sebagai suami." Tanya Qin San sedikit mengejek.


"Hehe, itu aku tidak akan memberitahumu." ucap Sang Void.


Jika kalian lupa tentang naga yang di maksud kalian bisa melihat chapter dengan judul garis darah sang void.


........


"Oh iya nak untuk mengaktifkan garis darah ke level dua kau bisa memperkuat tubuhmu dan juga spiritualmu seratus kali lebih kuat dari ini." Ucap Sang Void.


"Pak tua, apakah kau tahu bagaimana cara mengaktifkan garis darah naga dari istrimu." tanya Sang Void.


"Itu, kau bisa meminta bimbingan dari Wen Zia." Jawab Sang Void.


"Zia tua ,apakah ini sudah cukup." Tanya Qin San.


"Sudah tuan." Ucap Wen Zia tersenyum lebar.


"Oh ya satu lagi pak tua, sebenarnya kau itu berada di ranah apa." Tanya Qin San.


"Aku tidak bisa menyebutkanya padamu, ranahku sudah berada di atas semua nama nama ranah, dan itu jika di bandingan dengan kekuatanmu yang sekarang mungkin kekuatanku sudah berada di seribu tingkatan lebih tinggi darimu." Ucap Sang Void.


" Seribu tingkatan di atasku, bukankah ini sudah berlebihan." ucap Qin San terkejut.


"Baiklah pak tua, aku pergi dulu, Zia Tua ayo." Ucap Qin San memejamkan matany dan ia kembali ke dunia luar.


.........

__ADS_1


BERSAMBUNGG...


__ADS_2