Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
MANUSIA GUNUNG.


__ADS_3

Di dalam Hou Chun terlihat sedang menuju puncak pegunungan dengan melesat dari pohon satu kepohon lainya.


ia mencari jalan aman dengan menghindari monster monster dengan cara menyelinap di antara pepohonan dan menghilangkan aura keberadaanya.


Ia juga menemui beberapa monster dengan level satu atau dua tetapi ia dapat membunuhnya dengan mudah.


Pada saat Hou Chun melesat lebih jauh lagi,ia melihay beberapa manusia dengan baju dari kulit monster yang seperti sedang melakukan sebuah upacara adat.


Hou Chun mengamati itu di atas pohon,Ia juga memastikan ranah mereka dan dapat melihat yang paling kuat adalah setara denganya,tapi beda dari manusia gunung dan manusia lainya,adalah kalau manusia di kota mereka berlatih dengan mana tetapi manusia gunung ini berlatih dengan Qi.


"Apa yang sedang mereka lakukan."Pikir Hou chun melihat mereka mengelilingi sebuah batu yang bergambar sebuah monster seperti naga dengan 7 kepala di batu itu.


setelah melihat kegiatan merek Hou chun memtuskan untuk lewat jalan memutar,agar tak menggangu mereka.


Tapi yang tak ia sangka ada beberapa orang yang mengikutinya dari belakang.


Hou Chun menoleh kebelakang mendapati sekitar lima orang mengejarnya dengan membawa panah dan tombak di tangan mereka masing kasing.


Mereka menembaki Hou Chun dengan panah dan tombak,tetapi Hou Chun bisa menghindari semua serangan mereka dengan mudah.


Tak mau menyerah begitu saja Hou Chun berbalik membuat api dari tanganya dan melemparkanya kepada mereka,mereka yang tak bisa mengimbangi kecepatam tembakan Hou Chun,akhirnya terkena telak dan membuatnya terbakar habis oleh api Hou Chun.


Hou Chun melanjutkan perjalanannya kembali,tetapi karena seranganya tadi,manusia gunung itu mendengarnya dan membuat mereka semua mengejar Hou Chun dari segala arah.


Hou Chun berlari ke segala arah mencari celah untuk kabur,tetapi karena mereka sudah mengetahuinya Hou Chun hanya bisa melawan balik untuk kabur dari sana.


Ia menyerang ke blokade depannya yang berjumblah 20 orang,Hou Chun menyerang mereka dengan tinju apinya,mereka semua yang tak bisa menahan serangan Hou Chun langsung mati terbakar,tetapi ada juga beberapa yang selamat karena ranah mereka yang cukup tinggi.


Tak lama dari itu pasukan manusia Gunung lainya datang ke arahnya,Hou Chun menggertakan giginya,Ia terbang ke langit mengeluarkan bola api yang sangat besar lalu melemparkanya ke arah mereka semua.


Ledakan besar terjadi sehingga membuat cekungan ledakan yang cukup dalam,Sekitar 100 manusia gunung lebih telah mati karena ledakan itu.

__ADS_1


Ketua suku manusia gunung melihat itu semua,ia berteriak dengan bahasa aneh melihat ke arah Hou Chun dengan tatapan penuh kebencian.


Ia melesat ke arah Hou Chun dengan pallunya,Hou Chun melihat itu ia mundur kebelakang lalu ia berlari menaiki palu itu berlari dengan posisi menendang,Kepala suku manusia gunung yang mengetahui pergerakan Hou Chun ia menahan tendangan Hou Chun dengan tanganya.


Hou Chun bersalto kebelakang saat kepala suku hendak menangkap kakinya,ia menyeimbangkan tubuhnya di tanah,menatap ke arah kepala suku Manusia gunung,mencoba mencari celah seranganya.


ia mengeluarkan sebuah pedang dari Cincin penyimpananya yang di selimuti oleh api di pedang itu,Ukiran Phoenik api terlihat di pedang itu,Armor dewa matahari Hou Chun juga muncul sehingga membuatnya terlihat seperti dewa.


Hou Chun dengan cepat melesat dengan menebas ke arah leher kepala suku manusia gunung,kepala suku manusia gunung menghadang seranganya itu dengan sebuah palu membuat kedua senjata itu berbenturan,tapi manusia gunung itu terlihat lebih lemah dari Hou Chun sehingga ia mundur beberapa langkah.


Kepala suku itu entah mengucapkan apa,tetapi setelah mengucapkan itu banyak sekali monster monster yang berdatangan ke arahnya,menatap Hou Chun dengan tatapan ganas.


Hou Chun di sisi lain memasang kuda kudannya untuk membunuh kepala suku manusia gunung itu.


Ia melesat kembali sebelum semua monster mendatanginya.


Bommm


Ia bangkit dari tanah melihat ke arah harimau berwana putih dengan garis garis berwarna biru di tubuhnya.


Hou Chun sekarang benar benar terpojok,Hingga ia mengeluarkan perubahan armor dewa matahari keperubahan kedua.


Aura Hou Chun meningkat dengan cepat yang menyamai seorang half saint tahap puncak.


Ia memegang pedangnya,melesat ke arah Harimau putih menusuk bagian kepalanya,Harimau putih itu menghindari serangan Hou Chun tetapi kepala Harimau putih itu tergores sedikit pedang Hou Chun.


Tak sampai di situ Hou Chun melesat kembali menebas ekor Harimau itu,membuat harimau itu kehilangan keseimbangan tubuhnya,Hou Chun tak menyianyiakan kesempatan itu ia bersalto ke depan lalu menusuk kepala Harimau putih,hingga membuat harimau putih itu menghembuskan nafas terakhirnya,dengan auman nyaring yang menggema di pegunungan.


Kepala suku manusia gunung menjadi sangat marah melihat sahabatnya di bunuh di depanya.


Hou Chun yang telah selesai menghabisi harimau putih merasakan perasaan buruk yang akan menimpanya.

__ADS_1


"Apa yang terjadi."Hou Chun merasakan sebuah tekanan dari punggungnya.


Pada saat ia menoleh ia melihat kepala suku manusia gunung,membawa palu besar mengarahkan ke arahnya.


Hou Chun tak bisa menghindari serangan itu,karena jaraknya dengan kepala suku manusia gunung itu sangat dekat,jadi ia mau tak mau menerima palu itu dan menahanya dengan pedanya.


Bommmmm..


Kaki Hou Chun tertekan ke dalam tanah,tanganya bergetar saat menerima palu itu,kekuatan dari manusia gunung itu sekarang sudah berada di atasnya yang berarti beradai di tungkat penyempurnaan half saint.


"Cih,beraninya menyerangku secara diam diam."Ucap Hou Chun mengangkat perlahan lahan palu itu.


Tetapi Kepala suku manusia gunung terus menekanya,Hou Chun tak kehilangan akal,ia menyemburkan sebuah api ke kaki kepala suku manusia gunung itu membuatnya mundur beberapa langkah.


Hou Chun lalu menghindar kebelakang mencari jarak aman dari kepala suku manusia gunung.


"Baiklah sekarang terima seranganku."Teriak Hou Chun membungkus pedangnya dengan api yang membara.


ukiran Phoeniks di pedang itu seketika aktif dan seekor phoenik terbang mengelilingi Hou Chun.


"Tebasan Phoeniks api."Gumam Hou Chun,seketika phoeniks api yang mengelilinginya langsung terbang menuju Kepala suku manusia gunung.


Tak mau kalah dari Hou Chun manusia gunung mengeluarka baut baut petir dari palunnya,ia lalu mengayunkan palunya itu seketika terbentuk sebuah elang petir yang sama sama melesat ke arah mereka masinh masing.


Bommm.....


Ledakam terjadi asap dari ledakan itu mengepul,tapi tak di sangka Phoeniks Api milik Hou chun sama sekali tidak hancur dan tetap melesat ke arah kepala suku manusia gunung.


...............


BERSAMBUNGG.........

__ADS_1


__ADS_2