Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
MEMBUAT KERUSUHAN


__ADS_3

Qin San dan Yuan Zuan menunggu amat lama di luar hingga mereka malas dan mencoba menerobos pintu masuk sekte dewa pedang, Xua Jing selaku penjaga pintu ia ingin melakukan perlawanan terhadap Qin San tetapi pada saat ia ingin bergerak tubuhnya tiba tiba saja menjadi kaku, Bahkan aliran Qinya terhenti membuatnya takut sekaligus terkejut.


Sambil berjalan kedalam Qin San menepuk pundak Xua Jing.


Pukk...


Setelah itu tiba tiba Xua Jing Ping San.


Qin San dan Yuan Zuan memasuki halaman Luar dari sekte pedang dewa, di sana ia sudah di sambut oleh ribuan murid dari sekte dewa pedang.


"Aku sangat tersanjung di hari pertamaku ke sini aku di sambut dengan sebegitu meriahnya." Ucap Qin San menyeringai.


" Berhenti, penyusup sepertimu harus mati." Ucap Para murid menunjuk ke arah Qin San.


"Apakah kau tahu apa yang paling aku benci selain orang lain menghina orang tuaku." Ucap Qin San seketika menghilamg dari tempatnya dan muncul ke arah murid yang menunjuknya.


"Orang yang paling kubenci selain itu adalah orang menunjuku tetapi orang itu tidak memiliki kemampuan sama sekali untuk menanggung kosekuensinya." Ucap Qin San mengibaskan tanganya dan seketika semua orang yang telah menunjuknya terpental.


"Lin Zian, apakah kau ada di sini, Jika iya datanglah." panggil Qin San Sedang tapi dapat di dengar oleh siapapun di area Sekte dewa pedang.


Saat mendengar teriakan itu semua orang menjadi tertegun karena ada yang sangat berani memanggil leluhur mereka dengan nada yang sangat tidak menghormatinya.


"Sial siapa yang berani memanggil leluhur dengan cara seperti itu, apakah dia sedang mencari kematian." Ucap murid dalam saat mendengar teriakan dari Qin San.


Seluruh sekte menjadi gempar, dan mereka semua melesat menuju ke tempat pembuat keributan itu.


"Oh apakah kalian akan main keroyokan, Jika begitu aku juga akan melakukan itu." Ucap Qin San membuat bayangan dirinya yang bahkan lebih banyak dari orang orang yang ingin mengeroyoknya.


"Siapa kau kenapa kau membuat kerusuhan di sekte kami." Ucap seorang ketua sekte yang mengenakan penutup wajah.


"Siapa juga yang ingin membuat kerusuhan di sekte kalian, kami hanya ingin menemui Lin Zian." Ucap Qin San.


" Maaf leluhur Lin Zian sedang melakukan kultivasi tertutup dan ia tidak ingin di ganggu oleh siapapun." Ucap ketua sekte itu sopan tapi mengandung kebencian didalam setiap ucapanya.


"Apakah begitu, kalau begitu kau bisa tunjukan jalanya dimana ia melakukan kultivasi tertutup." Tanya Qin San.


"Bukankah saya sudah bilang bahwa beliau tidak mau di ganggu." Ucap Ketua Sekte.

__ADS_1


"Aku tidak peduli dia terganggu atau tidak, yang penting adalah antar aku kesana atau kalian semua akan babak belur denganku." Ucap Qin San yang sudah mulai aneh dengan gerak gerik dari ketia sekte itu.


"Jika itu yang tuan inginkan maka kami akan mengabulkanya." Ucap ketua sekte itu menatap tajam ke arah Yuan Zuan Dan Qin San.


"Kalian semua ambil formasi darah gila." Ucap ketua Sekte pada pada murid sekte dewa pedang.


Mendengar intruksi itu semua murid langsung membentuk lingkaran mengepung qin San.


Qin San yang di kepung ia menguap lebar seolah olah tidak terjadi apa apa, Sedangkan Yuan zuan hanya berdiri malas di samping Qin San.


"Tekhnik Darah Gila, penyerap darah." Ucap semua murid serempak.


Seketika sebuah cahaya merah muncul tepat di atas kepala Qin San, Formasi ini menurut Qin San hampir mirip dengan formasi yang di gunakan para dewa untuk menghabisinya.


"Apakah kalian ingin main main denganku dengan array seperti ini." Ucap Qin San menertawakan kekuatan Sia Sia dari lawanya.


Qin San mulai melepaskan kekuatanya dan array itu langsung hancur seketika.


"Bomm.....


Semua murid di sana mengeluarkan seteguk darah segar dari mulutnya.


Qin San mengangkat tanganya dan seketika sebuah cahaya biru keluar dari sekitar pergerakan dari ketua sekte.


"Domain hukuman petir." Ucap Qin San.


Sekumpulan petir besar secara tiba tiba menyambar ketua sekte dewa pedang.


Ketua Sekte dewa pedang juga tidak mau menyerah, Di dalam sana ia membuat pelindung domain pedang supaya kekuatan petir tidak menggapainya.


"Sial, kekuatan orang ini sudah berada di atasku, jika aku terus menyinggungnya aku takut akan segera menjadi abu." Gumam ketua Sekte yang berjuang secara sia sia di dalam domain array hukuman petir milik Qin San.


Tapi ia juga tidak mau harga dirinya sebagai ketua sekte jatuh begitu saja kepada orang yang tidak dia kenal, Makanya Ketua Sekte dewa pedang memilih untuk tetap menghadapi Qin San.


"Kalian para tetua habisi dia." perintah dari ketua Sekte dewa pedang.


Mendengar itu semua tetua sekte mengangguk dan mulai mengepung Qin San, Kekuatan mereka rata rata berada di ranah raja dewa dan yang paling kuat adalah kaisa dewa awal, Untuk ketua sekte mereka berada di tingkat dewa galaxy awal.

__ADS_1


"Sudah kubilang ini semua sia sia." Ucap Qin San berteleport ke arah orang orang yang mengepungnya lalu ia mulai memukuli satu persatu orang yang mengepungnya itu.


"Argk....


Arghkk...


Teriakan demi teriakan terdengar merdu di telinga Qin San, Seolah olah siksaan itu adalah sebuah nyanyian merdu baginya.


"Apakah kalian sekatang ingin menjawab dimana Lin Zian berada." tanya Qin San.


"Lancang siapa kau berani sekali membuat kerusuhan di sekteku." Ucap 9 pria tua yang kekuatanya berada di dewa galaxy puncak.


"Oh menarik, aku kira hanya ada cecunguk saja di sekte ini ternyata masih ada yang lain juga." Ucap Qin San menyeringai.


Tanpa aba aba apapun Qin San menghilang melesat ke arah sembilan orang itu yang tak lain adalah leluhur sekte dewa pedang atau mereka bisa di bilang adalah teman seperjuangan Lin Zian dimasa dahulu.


"Pak tua teriman ini, Bola Black Hole hancurkan." sebuah bola bola kecil seukuran genggamana tangan melesat menyerang mereka.


"Tebasan cahaya pedang." Ucap salah satu leluhur.


" Sringg...


Bola black Hole di sana tidak mengalami apapun tetapi sebaliknya kekuatan dari pedang cahaya malah tersedot kedalam black Hole.


"Bagaimana seranganku tidak mempan terhadapnya." Tanya mereka terkejut.


"Hei, apakah kau tidak pernah belajar, walaupun kekuatan tebasan pedang cahayamu sangat kuat tetapi didepan blackHole kecilku, kekuatan itu tidak ada apa apanya karena blackhole kecilku memiliki kekuatan yang bahkan mampu menyerap suatu cahaya sekalipun." Jelas Qin San.


"Tekhnik pedang hukuman langit." Ucap Salah satu leluhur mendongak ke atas lalu sebuah pedang dengan besar yang bahkan lebih besar dari sebuah gunug sendiru jatuh.


"Wush.....


Angin bergerak sangat kencang, Langit putih menjadi sangat gelap, Semua gemerlap petir berkumpul di pedang itu.


Pedang itu juga mengunci pergerakan dari Qin San tetapi karena kekuatan Qin San yang sangat kuat maka ia bisa bebas sesuakanya.


........

__ADS_1


BERSAMBUNGG


__ADS_2