Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
QIN SAN VS BU YUAN


__ADS_3

Terlihat Bu Yuan ingin menghunuskan pedangnya pada Wu Shen Ji, tetapi Qin San yang mengetahui itu ia menghentikan tindakan dari Bu Yuan.


"Sial... siapa kau beraninya kau menghentikanku untuk membunuhnya." ucap Bu Yuan kesal dengan mengeluarkan aura membunuh terhadap Qin San.


"Siapa aku, kau tidak perlu tahu siapa aku, yang perlu kau tahu adalah kau sebentar lagi akan mati di tanganku." Ucap Qin San.


"Cih... kau pikir dengan ranah kaisar dewa awalmu itu aku takut padamu."Ucap Bu Yuan merendahkan.


"Dan kau pikir dengan ranah kaisar dewa menengah puncakmu itu aku takut padamu, walaupun ranahku berada satu tingkat di bawahmu walaupun kau seorang di ranah dewa galaxy aku sama sekali tidak takut padamu." Ucap Qin San mendominasi.


" Bodoh.. kalau begitu mari kita buktikan apakah kesombonganmu itu sesuai dengan mulut pedasmu itu." Ucap Bu Yuan.


Wu Shen Ji di sisi lain yang sudah lemas ia hanya melihat mereka berdua dengan heran, dan hanya menatapi keduanya dengan mata sayupnya yang sudah mulai pingsan.


Qin San melesat ke arah Bu Yuan begitupun Bu Yuan yang melesat pergi ke arahnya.


Bommm..


kedua tinju mereka berbenturan membuat sekitar mereka mengalami dampak yang cukup serius.


BAM...


BAM....


BAM....


Mereka berdua saling mengadu pukulan satu sama lain yang masih terlihat imbang, pada satu sisi Qin San terlihat lebih unggul dari pada Bu Yuan, sedangkan Bu Yuan terlihat kerepotan saat menghadapi setiap pukulan Qin San.


Tak cukup dengan pukulan Bu Yuan mengambil sebuah pedang kebanggaanya yaitu pedang pembunuh dewa.


Pedang pembunuh dewa itu mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat dengan di lapisi oleh Qi kehancuran yang sangat kental sehingga pedang pembunuh dewa terlihat lebih mengerikan.


Tak mau kalah Qin San mengambil pedang kekosonganya dari cincin penyimpananya, dengan Qi surgawi Qin San menebas Bu Yuan,tak tinggal diam Bu Yuan juga melakukan yang sama sehingga keduanya beradu pedang dengan kekuatan yang mampu memporak porandakan dunia ini.


"Sunggu kuat, tapi masih belum cukup kuat. TEBASAN PEDANG GANDA PEMBUNUH DEWA." Ucap Bu Yuan mengayunkan pedangnya membentuk huruf X.


"Pedang pembelah Ruang."Ucap Qin San mengayunkan pedangnya secara Horizontal, sebuah robekan ruang terlihat dengan jelas di sana melahap pedang ganda pembunuh dewa.


"Cih... hukum ruang ya." Ucap Bu Yuan tersenyum.


"Kalau begitu aku akan melawanmu dengan hukum waktu." Ucap Bu Yuan tiba tiba melesat dengan sangat cepat Hingga Qin San sama sekali tidak menyadarinya.


"Sringg..


Tiba tiba Bu Yuan menebas ke leher Qin San, Karena memiliki refleks yang bagus Qin San menghindarinya, tapi pada saat ia menghindar seketika ia terhenti tak bisa bergerak seperti waktu telah di bekukan.

__ADS_1


"Sial... hukum waktu milik malaikat jatuh ini sangat mengerikan." Umpat Qin San yang terlihat kesal.


Karena tidak bisa bergerak Qin San merobek Ruang dsn mauk ke dalamnya berteleportasi menjauh dari Bu Yuan.


"Hampir saja." Ucapnya menghenla nafas.


"Hahaha kemana kau bocah, kenapa kau menghindar." Kata Bu Yuan senang melihat reaksi Qin San yang terlihat Bingung.


"Ku kira hanya kau saja yang memiliki hukum waktu aku juga punya." Ucap Qin San melesat memutar 360 derajat.


"Formasi waktu serangan jarim jam." Ucap Qin San seketika sebuah formasi muncul di tanah mengurung Bu Yuan di dalamnya.


Dengan kecepatan cahaya Qin San menyerang Bu Yuan, Hukum waktu Bu Yuan benar benar tidak terpengaruh di dalam Formasi jarum jam Qin San.


Dengan kecepatanya menyerang yang sangat cepat membuat Bu Yuan yang berada di formasi itu hanya bisa melakukan defend dengan tubuhnya yang sudah terluka akibat sayatan pedang Qin San.


"Formasi ini benar benar mengunciku." Ucap Bu Yuan yang sedang melakukan defend.


"Hukum api pembakar segalanya." Ucap Bu Yuan membuat api berwarna merah dan putih yang berkobar membakar formasi jarum jam Qin San.


Menyadari sebuah bahaya Qin San menghindarinya.


"API IBLIS ASURA PEMUSNAH SEMESTA." Ucap Bu Yuan seketika kobaran api di sekitarnya membentuk sebuah iblis dengan dua tanduk.


Semua orang yang tadinya agak dekat dengan pertarungan keduanya menjadi menjauh saat merasakan sebuah panas yang dapat membakar mereka.


"Hahahaha... mau bermain api ya, kalau begitu aku akan melayanimu."


"API HITAM NAGA KEKOSONGAN." Ucap Qin San membentuk sebuah api berbentuk naga kekosongan yang meraung dengan keras dengan suhu api yang bahkan lebih panas lagi.


" Api hitam..., bocah ini sepertinya memiliki banyak sekali barang bagus, jika aku bisa membunuhnya mungkin aku bisa menjadi seorang dewa galaxy lalu dewa semesta hanya beberapa tahun saja." Ucap Bu yuan membayangkam.


Tingkatan Dewa awal


Dewa


Dewa kecil


Prajurit dewa


Jendral Dewa


Raja dewa


Kaisar dewa

__ADS_1


Dewa Galaxy


Dewa semesta


Tingkatan dewa menengah ???


.............


"Naga Kekosongan Bunuh api asura." Perintah Qin San, lalu kedua api besar itu yang mampu melahap satu gunung bergerak dan terus membakar satu sama lain.


"Groarrr..... Bomm....


Api Iblis asura sama sekali tidaku kuat dengan api hitam milik Qin San.


"Api Phoeniks putih bangkitlah." Ucap Qin San mengeluarkan tetesan darah dari Ye Xin Ru lalu melemparkanya keatas dan membentuk sebuah phoeniks putih yang panasnya beberapa kali lebih panas dari api hitam.


"Bakar dia." Ucap Qin San menunjuk Bu Yuan.


"Api putih.. sungguh sial, aku harus mundur jika aku terkena api itu jiwaku akan langsung menghilang." Ucap Bu Yuan.


Api putih adalah api yang mengandung unsur cahaya, dan juga unsur cahaya sangat di takuti oleh ras malaikat jatuh, jadi mereka tidak akan berani gegabah saat menghadapi api putih yang dapat membakar jiwa sekalipun.


"Phoenik kejar dia, Naga Kekosongan menyatulah dengan Phoenik api, dan bantulah dia membunuh orang itu."Perintah Qin San.


Dengan sekali perintah Qin San, api itu langsung menyatu tanpa melakukan perlawanan satu sama lain dan mulai mengejar Bu Yuan.


"Selain sangat kuat api ini juga sangat cepat." Ucap Bu Yuan kesal.


Tentu saja sebagai kaisar udara phoenik memiliki kecepatan yang sangat cepat, bisa di bilang Phoeniks adalah hewan yang paling cepat, bahkan kaum naga sekalipun tidak pernah menang jika bertarung kecepatan dengan ras phoeniks.


"Api asura Lindungi aku." Ucap Bu Yuan.


Api asura mendengar perintah itu ia hanya terdiam tak bergerak, jika menghadapi Api hitam saja ia masih sedikit berani, tetapi jika menghadapi api putih, api asura sama sekali tidak berani.


"Dasar api sialan, berani sekali menolak perintahku." Ucap Bu Yuan memaki api miliknya sendiri.


"Malaikat Bodoh." Ucap Qin San melihat Bu Yuan yang tersiksa karena api milknya.


"Formasi Waktu tak terbatas."


Formasi waktu tak terbatas adalah hukum waktu yang sudah melebihi waktu sendiri, kecepatan seperti ini biasanya hanya bisa di miliki oleh ranah dewa semesta ke atas.


........


BERSAMBUNGGG....

__ADS_1


__ADS_2