Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
GARIS DARAH SANG VOID


__ADS_3

"Tuan tuan dan nona nona, lelang sebentar lagi akan di mulai, di mohon semuanya untuk duduk." umum seorang wanita cantik yang merupakan seorang mc lelang.


Mendengar pengumuman dari pembawa acara lelang semua orang di sana duduk di tempat mereka masing masing.


"Sebelum pelelangan di mulai, saya akan jelaskan aturan pelelangan. Pertama peserta di perbolehkan untuk saling bertarung jika tidak terima satu sama lain, kedua di perbolehkan saling membunuh, ketiga peserta lelang di larang untuk merusak perabotan Pelelangan jika terjadi pertarungan." Ucap Pembawa acara pelelangan.


"Gila.. peraturan macam apa ini." Ucap Qin San sedikit terkejut dengan aturan lelang yang bahkan tidak pernah sama sekali ia dengar.


"Dunia aneh, aturan aneh, bahkan manusia di sini juga memiliki sifat yang aneh, tapi ada beberapa orang yang masih memiliki sifat baik." Ujar Qin San.


"Karena peraturan lelang sudah di sampaikan maka pelelangan hari ini resmi di mulai." Ucap Pembawa acara lelang.


Mendengar itu semua orang berteriak senang.


"Untuk barang pertama adalah sebuah pedang di tingkat Roh bernama pedang darah iblis neraka, pedang ini memiliki ketajaman yang bahkan mampu membelah berlian sekalipun hanya dengan sekali tebasan, pedang ini juga memiliki keistimewaan lain yaitu jika di aktifkan dengan esensi darah, pedang ini bisa meningkat dari pedang roh ke pedang tingkat surgawi." Ucap pembawa acara yang menghebohkan seisi rumah lelang.


"Pedang ini di hargai dengan 5000 koin emas dan setiap kenaikanya harus lebih dari 100 koin emas.


"Apa pedang yang bisa meningkat seperti ini, aku harus memilikinya." Ucap peserta lelang.


"Aku harus mendapatkanya, dengan begini kemampuanku akan meningkat." Ucap peserta lelang lainya.


"Hahahaha.... sebaiknya kalian menyerah saja pedang ini adalah miliku." Ucap seorang pria besar berotot yang langsung menawar harga lelang.


"6000 koin emas." Ucap pria berotot itu dengan bangga.


"6500 koin emas." Ucap Peserta lelang lainya.


"7500 koin emas."


"8500 koin emas."


"9000 koin emas."


"10000 koin emas." Ucap seorang pria yang berada di ruang Vip yang merupakan putra dari wali kota di kota ini.

__ADS_1


"10000 pertama, 10000 kedua, 10000 ketiga." Barang pertama di menangkan oleh Ruang Vip ke 5.


"Hahaha, akhirnya pedang ini menjadi miliku." Ucap pria yang telah mendapatkan pedang darah iblis neraka."


"Ck..ck hanya pedang seperti itu ternyata lumayan mahal di sini." Ucap Qin San mengamati.


"Baiklah barang selanjutnya adalah Cemeti Gugur bunga."


"Cemeti gugur bunga adalah cemeti tingkat suci, cemeti ini sangat kuat bahkan sekali ayunanya saja bisa membelah sebuah bukit dengan mudah." Ucap pembawa acara lelang.


"Harga awal dari cemeti gugur bunga adalah 7000 koin emas dan setiap kenaikanya tidak boleh kurang dari 100 koin emas." Ucap Pembawa acara lelang.


Cemeti gugur bunga ini laku dengan cepat dengan harga 11000 koin emas, Tetapi karena ada pihak yang tidak setuju atas cemeti itu, beberapa orang bertarung untuk memperebutkan cemeti itu, jadi pelelangan tertunda beberapa saat.


"Sekarang kita akan keluarkan barang ketiga, Barang ketiga ini adalah sebuah patung berbentuk Naga, patung ini di temukan oleh seseorang di dalam reruntuhan neraka timur."


"Walaupun kami tidak mengetahui penggunaan patung ini tetapi kami meyakini bahwa patung ini memiliki hal tersembunyi yang sangat hebat." Ucap pembawa acara lelang.


"Cih.. hanya patung biasa sampai di besar besarkan seperti itu." Ucap peserta lelang.


"Patung ini, sepertinyya sangat hebat." Ucap Qin san mengamati patung itu.


Saat ia mendeteksi patung itu seketika kesadaranya tersedot oleh patung itu dan ia tiba tiba memasuki tempat aneh yang terlihat sangat gelap.


"Dimana ini." Ucap Qin san melihat sekitarnya.


Saat Qin San mengamati lebih lama, ia melihat seekor naga yang sangat besar bahkan naga ini jika di bandingan dengan perwujudan naga takdir, perwujudan naga takdir hanya seperti seekor semut dengan gajah, sangat jauh perbandinganya.


Qin San melihat itu tubuhnya bergetar, ia benar benar kaget saat melihat naga itu.


Hembusan nafas naga yang berada di depanya itu bahkan seperti sebuah angin puyuh besar, tatapan naga itu seperti tatapan seorang pertapa yang sangat tua, bahkan mungkin naga ini bisa sebanding dengan void yang pernah Qin San temui sebelumnya.


Qin San di sana hanya terdiam, tubuhnya sama sekali tidak bisa bergerak kekuatanya seperti di segel oleh sesuatu.


"Apa apaan ini, hanya tatapanya saja bahkan mampu membuatku menjadi seperti ini." Gumam Qin San.

__ADS_1


"Anak muda, siapa kau beraninya kau memasuki penjaraku." Ucap Naga itu berbicara.


"Maaf tuan Naga, saya tadi hanya ingin memeriksa saja dan tidak sengaja masuk ke dalam penjara anda." Ucap Qin San yang mencoba menahan tekanan dari naga itu.


"Anak muda, sebaiknya kau jangan main main denganku, atau kau tidak akan bisa kembali lagi ke dalam ragamu." Ucap Naga itu mengancam.


"Maaf Tuan naga, saya benar benar tidak sengaja masuk kesini." Ucap Naga itu pada Qin San.


"Baiklah kali ini aku percaya padamu, tapi aku juga senang bertemu denganmu, sebagai sesama penentang takdir, aku akan sedikit membantumu." Ucap naga itu memejamkan matanya dan seketika sebuah cahaya kecil keluar dari dahi naga itu dan cahaya kecil itu mulai memasuki tubuh dari Qin San.


"Itu adalah garis darahku, jika kau memiliki waktu senggangg kau bisa mempelajari garis darahku, jika kau sudah bisa mengaktifkan garis darahku itu maka kembalilah kesini lagi." Ucap naga itu pada Qin San.


Mendengar itu Qin San mengangguk.


"Terima kasih tuan naga karena telah mempercayakan garis darah anda kepada saya, saya berjanji pasti akan segera membangkitkanya." Ucap Qin San membunggkuk.


"Mohon maaf jika saya lancang tuan naga, jika saya boleh tahu siapa tuan naga sebenarnya." Tanya Qin San dengan hati hati supaya tidak menyinggung naga itu.


"Kau tidak usah terlalu formal denganku, aku adalah teman dari leluhurmu, sang Void." Ucap Naga itu pada Qin San.


"Sang Void adalah leluhurku." Ucap Qin San sedikit terkejut.


"Tuan naga sepertinya anda salah paham, leluhut void bukan leluhurku, aku bahkan baru pertama bertemu denganya." Ucap Qin San.


"Hahaha... apakah tua bangka itu menyembunyikan hal ini padamu." Ucap naga itu pada Qin San.


"Maksud tuan naga." Tanya Qin San penasaran.


" Kau itu memiliki garis darah murni yang setara dengan leluhurmu Sang Void, tetapi garis darahmu ini belum terbangun jadi kau belum mengetahuinya." Ucap Sang Void membeberkan sebuah rahasia.


"Apa, garis darah sang Void." Ucap Qin San.


"Hahaha anak muda kau tidak perlu terkejut, Kau adalah seorang penentang takdir sama seperti leluhurmu itu, dan kau adalah orang yang akan menghapus orang orang dari belenggu takdir yang selalu bersifat mempermainkan seseorang." Ucap Naga itu.


"Dan juga sebaiknya kau segera pergi dari sini, karena tidak baik kau terus berada di penjara ini." Ucap naga itu mengedipkan matanya dan Qin San kembali ke tempat kesadaranya semula.

__ADS_1


.......


BERSAMBUNG...


__ADS_2