
Melihat kedatangan Qin San mereka senang, karena mereka pikir Qin San tidak akan menepati janjinya. kehadiran Qin San membawa kebahagiaan tersendiri bagi wanita muda di sana dan menjadi kejengkelan tersendiri bagi para pria muda yang juga adalah murid dari Xuanming Yu, Para pria muda itu sudah menargetkan siapa yang akan mereka pilih antara kelimanya, dan mereka juga sudah sepakat akan memiliih yang sudah mereka tentukan.
Tapi siapa sangka dengan kehadiran Qin San dapat merubah sifat mereka yang biasanya dingin bahkan dengan mereka, menjadi gadis yang pemalu seperti telah menemukan pujaan hatinya.
"Tuan Ju, Bibi Yu kapan kita berangkat." Tanya Qin San karena ia sedikit risih di tatapi oleh sepuluh muridnya.
"Karena kamu sudah datang, maru kita berangkat."Jawab Xuaming Yu.
"Saudara Qin, Bisakah kau mengajariku cara memikat wanita cantik seperti mereka." Bisik Jun Qi Lirih karena ia juga menyadari bahwa para wanita yang merupakan murid ibunya sedang menatapi Qin San, Bahkan Xuanming Yu sendiri yang sudah mengetahui itu hanya menggelengkan kepalanya.
" Memikat, bagaimana aku memikatnya, bahkan aku tidak pernah melakukan gerakan menggoda atau yang lainya bagaimana aku bisa memikat mereka." Ucap Qin San.
Mendengar Itu Jun Qu Bingung, Entah Qin San memang tidak tahu atau hanya pura pura, Tapi Jun Qu juga membenarkanya karena Qin San memang tidak pernah memikat mereka tapi memang mereka sendiri yang terpikat padanya.
"Huh Saudara kau benar benar beruntung bisa di sukai oleh banyak wanita, tidak sepertiku bahkan wanita, Kucingku saja yang telah aku rawat hingga bertahun tahun telah menghianatiku dan pergi memilih pasangan lain." ucapnya dengan sedih.
Mendengar itu Qin San bingung ingin menjawab apa, ia mungkin jika berada di sisi Jun Qu ia merasa senang karena ia tidak perlu mendapatkan warisan naga takdir dan bisa hidup dengan tenang tanpa gangguan dari siapapun,ya walaupun keluarga jun Qu memiliki masalah tetapi dengan kerja keras itu bisa di hadapi, Jun Qu tidak tahu saja jika ia memiliki beban berat yang harus ia lakukan jika mungkin Jun Qu tahu ia tidak akan iri padanya, bahkan sebenarnya Qin San yang iri pada Jun Qu karena bisa menjalani kehidupan layaknya orang lain tidak sepertinya yang harus berpindah pindah dunia hanya untuk melakukan tugas yang di berikan pada naga takdir untuknya.
Sebenarnya dia bingung dengan apa yang ia lakukan sendiri dan kenapa ia harus menuruti naga takdir yang bahkan ia tidak terlalu kenal, Tetapi hatinya berkata lain, entah kenapa ia ingin memecahkan semua ini dan juga kenapa harus ia yang di pilih sebagai penerus naga takdir selanjutnya. itu masih menjadi misteri baginya dan juga apa identitas dari ayah dan ibunya yang sebenarnya, perjalanan yang perlu ia lakukan masih panjang untuk mengetahui semua itu.
__ADS_1
Kembali ke Qin San.
"Saudara Qu mungkin kau pelit dengan kucingmu, hingga ia meninggalkanmu."
"Ia juga sih, Itu juga salahku dulu aku makan kucing bakar dan tidak membagikan untuknya." Ucapnya mengingat hal itu dengan sedih, ia sekarang mengerti kenapa kucingnya meninggalkanya jadi ia terlalu pelit karena tidak membagikan daging kucing padanya, Jika ia tahu ini sebelumnya ia pasti akan memberikan semua daging itu padanya.
Mendengar itu Qin San hanya mengeryitkan dahinya, Entah kenapa ia seperti bicara dengan orang Gila.
"Sudahlah saudara mungkin kau kurang bekerja keras jadi belum ada yang menyukaimu."ucap Qin San.
"Mungkin kau benar, aku hanya kurang bekerja keras saja."
Qin San juga duduk di kereta kuda yang sama dengan Jun Qu, yang merupakan kereta kuda milik ibunya.
Di sana juga ada ibu dan atah Jun Qu yang duduk bersebelahan, Dengan Ibu Jun Qu yang menggeliat manja di pelukan suaminya itu.
Melihat itu Qin San mengingat istri istrinya yang cukup lama ia tinggalkan, ia tiba tiba sangat merindukanya, tetapi apa daya ia memiliki tugas penting maka ia harus mengesampingkan ini dulu, Ia juga tidak bisa kembali ke sana, karena jika ia kembali tidak bersama Hou Chun, nenek Hou pasti akan sedih, ia tidak bisa menceritakan ini padanya bahkan ia tidak memberitahu istri istrinya tentang keadaan Hou Chun yang sebenarnya, jadi yang tahu ini hanya Qin San dan juga Long tian saja.
Perjalaan menuju kerajaan sanyang terkesan cukup lancar, walaupun juga banyak kereta yang datang tetapi melihat lambang daru kereta kuda mereka, semua kereta kuda yang menhalangi jalan mereka langsung menyingkir, karena bagaimanapun mereka tidak ingin membuat masalah dengan assosiasi alkemis yang memilik kedudukan tinggi di negara ini.
__ADS_1
"Cukup ramai." Gumam Qin San melihat keramaian di sekitarnya dari jendela kereta kudanya.
Karena telah mencapai tempat tujuan mereka semua turun, ketika mereka turun dari kereta kuda, mereka langsung di sambut oleh orang orang di sana dengan ramah, ya karena bagaimanapun ada kepala assoasiasi alkemis, jadi perlu untuk membangun hubungan baik dengannya, siapa tahu mereka akan terkena imbas baik karena berkenalan dengan kepala assosiasi alkemis.
Para pria muda dan wanita muda langsung mengerumuni mereka, Qin San melihat itu ia langsung menyingkir mencari tempat yang agak sepi agar ia bisa tenang, maksud Qin San kesini sebenarnya hanya untuk memastikan identitas jiwa yang berada di dalam jurang yang mengatakan bahwa dirinya dulu adalah dari kerajaan Sanyang, jika bukan karena janjinya pada Jun Qu dan keluarganya ia tidak akan datang kemari karena itu akan membuang buang waktu berharganya untuk berkultuvasi.
Tanpa menunggu keluarga Jun Qu, Qin San masuk lebih dulu ke dalam kerajaan Sanyang, Karena penampilanya yang tampan dan pakaianya yang terbilang mahal tidak ada yang berani menghentikanya karena mereka takut jika Qin San dari keluarga yang sangat berpengaruh.
Di dalam Sana Terlihat sangat megah berbeda dari luar yang hanya kelihatan seperti istana pada umumnya, Qin San cukup kagum dengan desain kerajaan ini yang terlihat mewah dan megah dan juga sedikit unik.
Qin San melihat beberapa foto dari mulai leluhur sampai para cicitnya, Saat Qin San sedang menelisik foto foto di sana ia melihat wajah wanita muda yang mirip dengan jiwa yang terkurung di dalam jurang.
"Jadi benar ia memiliki keluarga di negara sanyang."Gumamnya menelisik salah satu foto.
Saat ia sedang mengamati foto, seketika suara mc acara bergema membuat semua orang yang sedang asik berbicara satu sama lain langsung menoleh ke arah mc itu.
"Baiklah perkenalkan saya Ga Fu, Pasti kalian tahu kenapa di undang kemari!!, yaitu untuk merayakan ulang tahun dari leluhur kerajaan Sanyang, Untuk acara pertama yaitu pemberian kado terhadap leluhur kerajaan sanyang dan acara kedua adalah melakukan pertandingan antara kaum pemuda."Ucap ga Fu.
BERSAMBUNGG
__ADS_1