
Setelah selesai menggabungkan jiwanya Qin San membuka kesadaranya di dunia nyata, dengan pelan ia mulai membuka matanya.
Qin San berdiri dari tempatnya, ia lalu menatap ke depan yang terlihat Sheng Zangyu dan Bai Long juga sedang melihatnya.
Tak jauh dari mereka juga terlihat mayat yang tak lain adalah mayat dari Zhi Niu dan beberapa pengikutnya.
Melihat mayat mayat itu Qin San mengayunkan tanganya, seketika mayat mayat itu menghilang dan tersimpan di cincin penyimpananya
"Berapa lama aku bermeditasi." Tanya Qin San setelah mrnyimpan mayat mayat para monster.
"Tuan anda telah bermeditasi selama 5 hari." Jawab Sheng Zangyu saat mendengar Qin San berbibacara.
"5 hari...!! cukup cepat, aku kira aku sudah berbulan bulan berada disini." Ujarnya mengibaskan beberapa debu yang berada di pakaianya.
"Oh, ya apakah ada kabar dari Long Tian dan lainya." Tanya Qin San pada Sheng Zangyu.
"Tidak tuan, Selama lima hari ini tidak ada kabar sama sekali tentang Tuan Long Tian dan lainya." Jawab Sheng ZangYu.
Qin San mengangguk, lalu ia berjalan kedepan mengusap kepala Bai Long, Bai Long didepan Qin San hanya menikmati sentuhan dari tangan Qin San.
"Baiklah, Naga Kecil bisakah kamu membawa kami pergi ke tempat para istriku."
__ADS_1
Bai Long mendengar itu dengan lembut ia menganggukan kepalanya, lalu dengan cepat ia mengibaskan sayap naganya dan seketika ruang di depanya terbelah membentuk sebuah lingkaran yang bisa menghisap apapun ke dalamnya.
Melihat Itu Qin San tersenyum Puas, lalu ia dan Sheng Zangyu menunggangi tubuh Bai Long.
Setelah keduanya naik Bai Long memasuki robekan ruang itu, di dalam Robekan Ruang Bai Long melesat dengan sangat cepat, Hanya sebentar Bai Long merobek Ruang kembali dan muncul tepat di tengah tengah pertarungan antara bangsa manusia dan bangsa monster.
Lautan Monster masih bergejolak dan terus bertambah. Walaupun banyak sekali ras monster yang mati tetapi mereka tetap tidak menyerah dengan harapan bahwa mahadewa monster pasti akan datang dan membalikan keadaan mereka, Hal itu di karenakan ketidaktahuan mereka bahwa mahadewa monster sebenarnya sudah terbunuh oleh Qin San, jika mereka tahu bahwa mahadewa monster sudah mati mereka pasti akan mundur dari pertarungan itu.
Ketika Qin San Muncul ia langsung menjatuhkan semua para pemimpin monster, para monster melihat itu mereka terkejut sekaligus panik, para mosnter menatap Qin San dengan wajah tidak percaya.
Salah satu Monster yang tidak percaya dengan itu ia mendekati para dewa dan mahadewa monster yang sudah menjadi mayat. Saat ia mendekat ke arah mayat mayat itu salah satu mosnter itu terkejut, dan langsung berlari mundur dengan wajahmya yang di penuhi dengan ketegangan.
Semua pasukan para monster melihat salah satu kawanan mereka berlari ketakutan, mereka sadar bahwa yang mereka lihat adalah nyata.
Gelombang para monster di negara Sanyang seketika langsung lenyap. Setelah mengusir gelombang para monster di negara Sanyang Qin San bersama dengan Bai Long dan Sheng Zangyu kembali ke negara YinXian dan mengusir monster di sana.
Selesai mengusir para monster di negara Yinxian Qin San kembali ke tempat markas para pemimpin monster, tapi sebelum ia pergi, ia memberikan beberapa sumberdaya kepada negara Sanyang yang ia serahkan kepada assosiasi pahlawam untuk memperbaiki kerusakan yang di sebabkan oleh gelombang para monster.
Di depan sebuah lubang yang cukup besar ketiga mahkluk muncul secara bersamaan yang tak lain adalah Qin San, Bai Long dan sheng Zangyu.
"Hmm... rasanya belum puas jika belum memeriksa markas para monster itu." Ucap Qin San yang berjalan menuju lubang itu.
__ADS_1
Setelah beberapa saat Qin San bersama dengan dua hewan iblisnya memasuki lubang itu, yang pertama mereka lihat saat memasuki lubang itu adalah kegelapan dan juga bau busuk yang sangat menyengat hidung.
Mereka bertiga memasuki sebuah Lorong yang panjang, di lorong itu mereka bertiga melihat lihat lukisan di dinding dinding Lorong,yang memperlihatkan makhluk yang sangat ganas yang sedang melakukan pembantaian di dunia ini, makhluk itu terlihat sangat menakutkan, Hingga pada akhirnya terlihat beberapa orang kuat yang bersatu dan menyegel makhluk itu dengan segala kekuatan mereka, dan pada akhirnya makhluk itu berhasil tersegel.
Setelah selesai melihat lihat itu semua Qin San dan lainya tiba tiba merasakan sesuatu yang aneh, mereka melihat kedepan dan tampak di depan sana terlihat sebuah ruang yang sangat besar dengan cahaya berwarna merah menyinari tempat itu.
Melihat itu Qin San yang penasaran ia berjalan dengan cepat ke depan sana, dengan Sheng Zangyu dan Bai Long yang mengikutinya dari belakang.
Saat ia sampai di tempat itu, ia dapat melihat sebuah tengkorak manusia yang menggunung di sana, dengan sebuah altar yang bersinar berwarna merah yang berada di tengah tengkorak tengkorak manusia.
"Biadap, sungguh biadap.., Jika aku tahu apa yang di lakukan mahadewa monster itu, aku tidak akan langsung membunuhnya, tetapi aku akan menyiksanya pelan pelan hingga ia memohon untuk mati." Seru Qin San dengan wajah yang memerah karena marah.
Selesai mengamati gunungan tengkorak manusia, Qin San mengamati altar itu, di atas altar itu terlihat sebuah pola yang rumit, tapi Saat ia melihat pola itu lebih dekat ia menyadari bahwa pola itu sepertinya tidak asing.
"Sepertinya aku pernah melihatnya." Ucap Qim San sambil memegang dagunga sambil mengingat ngingat tentang array yang berada altar itu.
"Ini....Bukankah ini adalah array segel itu." Ucapnya dengan wajah yang terlihat terkejut.
"Tuan apakah tuan tahu array itu." Tanya Sheng Zangyu saat melihat Qin San sepertinya tahu tentang array itu.
"Ya aku tahu tentang array itu." Jawab Qin San dengan wajah serius.
__ADS_1
"Jadi tuan jika saya boleh tahu bisakah tuan menceritakan array itu pada saya." Tanya Sheng Zangyu dengan nada formal.
BERSAMBUNGGG......