Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
TERATAI DEWA PHOENIK ES


__ADS_3

Qin San melesat dengan sangat cepat ke arah benteng kekaisaran Qin Karenabia khawatir terhadap Orang orang di sana takutnya Ye Xin Ru telah berubah sepenuhnya menjadi phoenik api putih dan menyerang orang orang di sana.


Beberapa detik kemudian Qin San sampai di benteng kekaisaran Qin,Yang terlihat ye Xin Ru ternyata baru saja berubah menjadi phoenik api putih yang sedang membentangkan sayap putihnya yang terlihat indah namun juga sangat berbahaya jika tersentuh oleh api itu karena bagaimanapun api putih merupakan api tingkat pertama yang bisa membakanlr apa saja.


Qin San tanpa basa basi ia langsung mendarat di tanah lalu mengeluarkan api hitam yang membentuk sebuah roh dari sebuah harimau bersayap yang mengaum pada phoenik api putih itu,ia mengeluarkan api hitamnya guna untuk memghadapi phoenik di depanya walaupun ia yakin bahwa api hitam berbentuk harimaunya akan kalah dengan phoenik api putih.


tetapi itu memang tujuan Qin San yang sebenarnya yaitu untuk menunda phoenik api putih agar sibuk bertarung dengan api harimau hitam milik Qin San agar Qin San dapat menggabungkan antara embun dewa dan darah Qin Zu yang terdapat darah phoenik es di dalamya.


Qin San mengambil kedua belah bahan yang akan di gabungkan dicincin penyimpananya dan lalu ia melemparkan embun dewa dan darah Qin Zu ke atas dan ia mulai mengendalikan kedua bahan itu,Qin San telihat sangat fokus pada saat proses penggabungan karena ia hanya punya satu kali kesempatan dan jika ia gagal ia akan mati dan jika ia berhasil ia bisa kembali bersama dengan istrinya.


"Aku harus berhasil,cuma dua benda ini tidak akan pernah bisa membuatku menyerah dan menyatakan kekalahan."ucap Qin San yang berjuang menyatukan kedua benda itu.


kedua darah dan embun dewa mulai memiliki tanda tanda menyatu oleh tekanan dari kekuatan Qin San yang memaksa menundukan ke dua benda dingin itu.


sedangkan api Harimau hitam milik Qin San sudah menunjukan bahwa ia akan kalah yang terlihat sang phoenik terus membakar api hitam itu yang membuat bara api hitam mulai meredup tetapi walaupun begitu api hitam Qin San tetap memberi perlawanan walaupun perlawanan yang ia berikan hanya berdampak kecil bagi phoenik api putih.


Qin San yang melihat itu ia tidak panik ia tetap fokus untuk menyatukan embun dewa dan darah milik Qin Zu.


Sudah setengah dari kedua benda itu yang menyatu yang berrarti tinggal setengahnya lagi maka Qin San akan berhasil menyatukan kedua benda itu.


Nenek Hou,Tang Chin dan Long Tian ia yang terdiam mengamati apa yang di lakukan oleh Qin San dan pertarungan antara api harimau hitam Qin San dan phoenik api Ye Zin Ru,mereka bertiga tak tinggal diam dan ikut membantu api hitam milik Qin San dengan menembak Phoenik api putih dengan Qi mereka alasan mereka tidak menggunakan pukulan mereka karena api putih itu dapat membakar mereka jika mereka menyentuhnya.

__ADS_1


Dengan bantuan mereka bertiga Qin San sekarang dapat lebih tenang untuk menyatukan kedua benda itu.


Qin San memusatkan pikiranya dan terus menekan embun dewa dan berkata.


"Menyatu......"darah Qin Zu dan embun dewa menyatu yang seketika mengeluarkan hawa dingin yang sangat pekat di sekitarnya yang membuat bahkan udara di sana terasa membeku.


Qin San yang merasakan hawa itu ia cepat ceppat menarik api hitamnya yang sedang bertarung dengan harimau agar ia tak mati membeku akibat dari penyatuan darah Qin Zu dan embun dewa.


"Energi dingin ini memang sangat kuat."ucap Qin San merasakan tubuhnya menggigil walaupin ia telah melapisi dirinya dengan api hitamnya.


"Nenek Lin,Adik Chin,Long tian kalian menyingkirlah terlrbih dahulu serahkan soal Ru'er padaku."ucap Qin San memegang penyatuan embun dewa dan darahnQin Zu dengan Qinya yang bahkan membuat Qi milik Qin San hampir membeku jika tak di cegah oleh api hitamnya.


memdengar Qin San mereka bertiga terbang mundur dan Qin San ia lalu maju kedepan berhadapan dengan phoenik api putih seperti ia sedang bernostalgia,karena dulu Qin San juga pernah mengalami kejadian seperti ini.


melihat Itu Qin San hanya bisa menghindar yang menyebabkan bola bola api putih meledak mengenai tanah yang menyebabkan tanah di belakang Qin San terbentuk sebuah kawah kawah ledakan yang terlihat cukup besar.


"Baiklah sekarang saatnya."ucap Qin san membawa penyatuan antara darah Qin Zu dan Embun dewa yang membentuk sebuah teratai dengan hawa yang sangat dingin yang bahkan dapat membekukan kekosongan jika kedua bahan itu lebih banyak.


"Majulah...... teratai dewa phoenik es."ucap Qin San yang memberi nama teratai itu dan melemparkanya ke arah phoenik putih.


Teratai itu terus berputar putar ke arah phoenik api putih yang terlihat berwarna biru indah dengan kecepatan yang lambat tetapi walaupun lambat di setiap bergeraknya teratai dewa phoenik es itu membuat daerah sekitar 1 mil di areanya membeku bahkan Qin San sendiri ia lanhsung terbang ke atas langit untuk menghindari hawa itu karena jika teratai dewa phoenik es telah di lepaskan bahkan api hitam milik Qin San akan langsung memebeku.

__ADS_1


Bahkan api putih yang merupakan api peringkat pertama yang mendekati teratai itu lansung membeku yang membuat phoenik api putih panik.


Teratai itu terus mendekati phoenik api putih yang akan melarikan diri tetapi ia tak bisa melakukakanya karena tubuhnya tiba tiba tidak bisa bergerak karena tubuhnya mulai membeku.


phoenik itu yang merasa tubuhnya tak bisa bergerak ia langsung meningkatkan intensitas api miliknya tetapi karena ranahnya yang masih kecil api putih phoenik itu juga membeku dan teratai yang menuju ke arah phoenik api putuh langsung menabraknya.


kraakkkkkk..suara seluruh tubuh phoenik api putih yang membeku.


Qin San dan tiga lainya melihat itu mereka merasa senang dan lalu turun ketanah memeriksa phoenik api putih.


Di dalam es itu phoenik api putih mulai memiliki tanda tanda apinya telah meredup dan tubuh ye xin ru yang menjadi seorang phoenik mulai terlihat kembali yang terlihat ia tanpa pakaian sedikitpun karena pakaian miliknya dibakar habis oleh api putih.


Juga api api putih itu juga sedikit demi sedikit melelehkan es yang membekukan dirinya.


setelah beberapa saat kemudian akhirnya es dan api putih mulai menghilang.


Qin San yang melihat itu ia langsung bergegas ke arah Ye Xin Ru dan mengambil jubah hitam dari cincin penyimpananya lalu ia memakaikan jubah itu pada ye Xin ru yang tanpa sehelai pakaianpun.


"Nak San'er bagaimana ke adaan ye xin ru."tanya wanita cantik yang tak lain adalah nenek lin menanyakan kondisi dari ye xin ru.


"Mungkin beberapa hari lagi Ru'er akan tersadar nek,eh atau aku bisa menyebut nenek dewi bulan/dewi change."ucap Qin San berkata pada nenek lin yang membuat nenek lin bingung bagaimana Qin San mengetahui identitas sebenarnya.

__ADS_1


.................


BERSAMBUNGG......


__ADS_2