Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
Iblis


__ADS_3

Qin San keluar dari kediamanya dan langsung melesat ke arah yang akan ia tuju, ia muncul di atas atap bangunan yang cukup besar.


Di atas atap Qin San menatap kebawah, dengan indra spiritualnya ia dapat menembus atap yang menghalangi penglihatanya, bahkan pelindung yang di gunakan untuk menutupi bangunan iuuu sama sekali tidak bisa menghentikan indra sepiritualnya.


Seperti yang ia harapkan bahwa itu adalah kegiatan kultivasi ganda, tetapi jalur kultivasi ganda ini sama sekali tidak saling menguntungkan karena dapat dilihat bahwa para wanita yang sudah melakukan kultivasi ganda mereka terlihat kering hanya sebuah Tulang dan kulit saja, sedangkan wanita yang belum giliran melakukan kultivasi ganda mereka terlihta sangat ketakutan.


"Hm ini kultivasi ganda jalur iblis."Gumam Qin San melihat hal di bawahnya.


WUSh....


Ia menghilang dari atap dan langsung berpindah kedalam bangunan itu.


"Hoe, kalian para iblis berani sekali kalian melakukan ini secara diam diam diwilayahku."Ucap Qin San pelan tapi dapat di dengar oleh semua orang di sana.


Qin San berjalan mendekat ke arah para iblis, Ia menatap mereka dengan hawa membunuh yang sangat besar sehingga membuat para iblis itu tertunduk.


"Bajingan siapa kau, beraninya kau mengganggu aktifitas kami."Tanya salah satu iblis yang baru ingin memasukan pusakanya kedalam goa wanita didepanya tetapi tidak berhasil karena Qin San tiba tiba saja muncul.


"Hahaha, kau tidak layak untuk mengetahui namaku, dan juga cepatlah pakai bajumu jangan perlihatkan barang kecilmu itu didepanku."Ucap Qin San saat melihat barang kecil di bawah perut dari para iblis, jika dibandingkan dengan pusakanya seperti sebuah naga dan serangga, itu benar benar berbeda jauh.


"Diam kau bajingan..!! Aku akan membunuhmu." Kata iblis lain yang tidak terima karena pusakan berharganya diejek begitu saja.


"Membunuhku, apakah kalian mempunyai kemampuan." Ucapnya dengan aura mendominasi.


Kekuatanya penuh dengan tekanan yang sangat besar, para iblis di sana terlihat tidak bisa bergerak walaupun begitu mereka tetap berusaha untuk terus menahanya. Tetapi hanya sekitar 10 menit mereka tumbang satu persatu.


Para wanita yang masih hidup disana melihat Qin San layaknya seorang dewa penyelamat, mereka memeluk Qin San secara bersamaan sebagai tanda terima kasih.


"Tuan terimakasih karena telah menyelamatkan kami." Ucap mereka semua menatap wajah tampan Qin San.


"Tunggu ini belum selesai." Qin San membubarkan kerumunan wanita yang mengelilinginya.


Qin San dapat melihat para iblis yang sedang melakukan tekhnik penggabungan tubuh guna untuk meningkatkan kekuatan mereka.

__ADS_1


"Hahaha, terima kasih karena sudah memberi waktu kami untuk bergabung."


"Oke, sama sama."Ucap Qin San tersenyum sinis tanpa tekanan.


"Oh, sepertinya kau sudah menerima Takdirmu yang akan segera mati ditanganku." Ucap Iblis itu dengan dingin.


"Menerima takdirku.?? Hahaha, leluconmu sungguh menakjubkan."Sebagai penentang sebuah takdir mendapat sanjungan sebagai penerima takdir tentunya itu sangat lucu baginya.


"Diam kau, akan kutunjukan kekuatan kami kepadamu." Ucap iblis itu lalu melesat kearah Qin San dengan sangat cepat, bahkan setiap langkahnya membuat hancur sekitarnya.


"Bommm." Iblis itu memukul Qin San dengan kekuatan penuhnya yang setara dengan dewa galaxy awal.


Disisi lain Qin San yang dipukul oleh iblis ia hanya terdiam sambil mengangkat tanganya kedepan.


Pukulan dari iblis itu memang sangat kuat tetapi didepan kekuatan absolut Qin San itu hanya seperti mainan anak anak yang tidak penting.


"Ba.. bagaimana mungkin." pukulan dari gabungan tubuh ini setara dengan dewa galaxy tingkat menengah tetapi Qin San bisa menghentikanya hanya dengan telapak tanganya saja, bagaimana bisa dia tidak terkejut, dengan kekuatanya yang seperti itu tentunya ia sudah menyadari bahwa ia sudah memilih lawan yang salah kali ini.


"Apakah hanya begini kekuatanmu." Ucap Qin San mencengkram kepalan tangan besar dengan sangat kuat hingga menbuat telapak tangan itu hancur menjadi kabut darah.


Pertarungan keduanya membuat semua orang di sekte teratai suci berkumpul mengelilingi pertarungan singkat keduanya, bangunan yang tadinya megah sekarang sudah tidak terbentuk karena kekuatan mereka.


Para murid disana begitu terkejut saat melihat pertarungan antara Qin San dengan Iblis di hadapanya, mereka benar benar menyimpan ingatan itu hingga dalam supaya mereka tidak bersinggungan dengan sosok sekuat dan semengerikan Qin San.


Mereka semua sangat kagum dengan sosok Qin San karena mampu melawan iblis yang menyamar di dalam sekte mereka.


"Baiklah aku ijinkan kau untuk pergi." Ucap Qin San Santai dengan wajahnya yang menyeringai.


"hihihi sungguh manusia bodoh, setelah aku keluar dari sini aku akan memberitahukan ini kepada pemimpin untuk membunuhmu." Ucap iblis itu dengan tatapan mengejek.


Ketika iblis itu hendak pergi dengan sangat cepat Qin San tiba tiba saja menebas leher dari Sang iblis.


Iblis itu terkejut saat melihat tubuhnya sendiri berdiri tanpa kepala.

__ADS_1


Pukk...


Kepala iblis itu jatuh ketanah dengan matanya yang melotot dengan penuh jeterkejutan.


"Maaf tapi yang kumaksud adalah membiarkarkanmu pergi ke neraka." Ucap Qin San menyeringai.


Ye.....


Tiba tuba saja teriakan terdengar dengan keras di sekitar Qin San, mendengar itu Qin Sab menoleg ke arah orang orang yang menontonya.


Orang orang itu tiba tiba saja mendekar ke arah Qin San lalu memberi salam kepada Qin San.


Tetua Ding yang mengingat siapa Qin San ia tidak bisa untuk mengijinkan Qin San ikut kedalam kompetisi para tetua yang akan diadakan besok, hal itu dikarenakan dengan kekuatan Qin San yang sekarang ia bahkan bisa mengalahkanya dengan mudah, jika hal ini masih dilanjutkan maka dapat dipastikan bahwa itu hanyalah sebuah pembantaian sepihak saja.


Dengan ini ia memutuskan agar Qin San langsunh di angkat menjadi tetua langsung tanpa harus mendaftar..


Tetua Ding maju ke depan dengan ditatap para murid dan tetua lainya, Mereka penasaran apa yang akan dilakukan tetua ding kepada Qin San.


"Tuan, saya sudah memutuskan bahwa anda tidak perlu lagi untuk ikut dalam kompetisi karena saya akan langsung menjadikan anda tetua sekte."Kata Tetua Ding membuat gempar.


Mendengar ini awalnya mereka sedikit ragu, tetapi saat mengingat kekuatan Qin San yang sangat mengerikan mereka memutuskan untuk setuju.


"Kami setuju." Ucap salah satu tetua dan di angguki oleh lainya.


"Oh, kalau begitu apakah kalian bisa mengantarkanku keluhur sekte kalian Peng Gu." Tanya Qin San membuat semua orang bingung.


"Em, maaf tuan sebenarnya leluhur peng Gu sedang melakukan kultivasi tertutup di gunung Tian Lu, ia sudah melakukan kultivasi tertutup sejak 2000 tahun yang lalu dan belum pernah kembali kesekte lagi setelah itu, sebenarnya kami sudah kesana dan memeriksanya tetapi di gunung itu dijaga oleh seekor Rubah ekor 5 yang sangat kuat, dahulu saat kami kesana kami di bantai mati matian oleh rubah itu tetapi kami masih bisa melarikan diri." Jelas Tetua Ding.


"Rubah ekor lima, menarik." Gumam Qin San tertarik.


"Mungkin sekarang rubah itu berada pada ekor enam atau tuju karena kami mendengar rumor bahwa banyak yang pernah melihat rubah itu di gunung Tian Lu dan mereka mengatakan bahwa ada rubah ekor 7.


"Hm baiklah, terima kasih atas informasinya, kalai begitu aku pergi dulu." Ucap Qin San mengjilang dari sana.

__ADS_1


.......


BERSAMBUNGG.....


__ADS_2