Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
PERSIAPAN TOURNAMEN


__ADS_3

Mereka terus berbincang bincang hingga menjelang malam sebelum mereka kembali ke kamar masing masing untuk tidur setelah menjalani hari hari mereka yang melelahkan.


Qin San bersama lima wanitanya ia berada di kamar milik Qin San yang cukup besar untuk menampung enam orang itu.


"Hehe apakah kalian siap untuk membuat anak."Kata Qin San sehingga mereka menunduk malu, lalu mereka mengangguk sebagai tanda setuju.


Kelima wanita Qin San menghampiri Qin San lalu mereka mulai melepaskan seluruh pakaian yang Qin San kenakan hingga menunjukan tubuh atletisnya yang sangat menggoda bagi semua kaum wanita, apalagi saat mereka melepas celana yang di kenakakanya. Mereka terkejut saat melihat tongkat saktinya yang sangat besar yang kira kira berukuran 35 Cm dengan diameternya 8 Cm, ini benar benar berbeda saat mereka melakukan itu pada saat pertama kali dengan Qin San karena pada saat itu mereka lihat ukuranya masih sekitar 25 cm tapi sekarang tiba tiba memanjang menjadi 35 cm.


"Sangat Besar." Ucap mereka melihat itu dengan meneguk salivanya.


"Apakah ini muat." Batin mereka.


Setelah itu mereka mulai menanggalkan pakaian mereka semua.


Suara ******* teriakan kesenangan kelima wanita Qin San menggema hingga menjelang fajar, sebelum kelima istri Qin San pingsan karena tidak bisa menahan stamina yang di miliki Qin San.


Air kehidupan memenuhi rahim kelima wanitanya, Melihat kelima istrinya yang pingsan Qin San menyelimuti tubuh mereka berlima lalu ia mencium kening mereka dengan penuh Cinta.


Setelah itu ia membersihkan tubuhnya, lalu ia berkultivasi diruanganya hingga pagi tiba.


Suara ayam berkokok terdengar dengan jelas di telinga setiap insan, matahari yang tertidur akhirnya telah bangun dan kembali menyinari seluruh kehidupan di dunia ini.


Qin San yang sedang berkultivasi di ruanganya mulai terbangun, kali ini ia hampir mencapai ranah surga, sebenarnya jika Qin San mau ia bisa menerobos ketahap yang ia capai dulu dengan mudah, tetapi jika ia menerobos hingga ke ranah dahulu, perjalanannya kali ini tidak akan menyenangkan karena musuh yang ia hadapi pasti akan sangat mudah jadi ia mencoba memperlambat terobosan walaupun sebenarnya ini masih sangat cepat.


Kelima wanita Qin San juga sudah terbangun, mereka berlima sudah berada di dapur untuk menyiapkan makanan untuk suami dan lainya yang di bantu oleh Yue Ha, Luo Yin, Tang Ling Serta nenek Hou.


Setelah selesai dari kultivasinya Qin San pergi ke halaman rumah untuk melakukan aktivitas rutinya yaitu berlatih pedang.


Tang Chin dan Juga Hou Chun mereka juga berlatih, begitupun dengan Long Tian, Sheng Zangyu Dan Bai Long.


Para wanita yang sudah menyiapkan masakan, mereka memanggil para pria untuk makan.

__ADS_1


Sarapan pagi ini berjalan dengan cepat, Setelah selesai sarapan Qin San mengajak mereka semua pergi ke negara Sanyang karena nanti akan diadakan tournamen alkemis di sana dan juga ia akan mengikutinya.


"Jadi apakah kalian ikut."Tanya Qin San setelah menjelaskan kepada mereka kenapa dirinya mengajak mereka untuk ikut ke negara Sanyang.


"Gege, aku ikut."Ucap mereka semua dengan Kompak.


"Baiklah, kalau begitu kalian semua masuk ke dalam sini kecuali San Liu."Ucap Qin San.


Tujuan Qin San mengecualikan San Liu karena hanya dia yang tahu bagaimana cara untuk berteleportasi menuju negara Sanyang menggunakan altar uang ada du assosiasi hitam.


Selesai memasukan mereka kedalam artefak dunianya, Qin San menggendong San Liu melesat ke reruntuhan assosiasi hitam yang sudah hancur dan terbengkalai.


Sebenarnya Qin San tidak menghancurkan tempat ini kemarin, tapi sekarang tiba tiba markas assosiasi hitam menjadi puing puing saja, hanya satu jawaban yang dapat menjelaskan ini yaitu pada saat setelah Qin San menyebarkan bahwa ia telah menbantai para anggota assosiasi hitam semua orang bergegas ke assosiasi hitam untuk menghancurkan ini semua.


Setelah beberapa saat berkeliling akhirnya mereka menemukan altar teleportasi ke negara Sanyang, untung altar ini tidak di hancurkan jika altar ini juga di hancurkan mungkin ia perlu untuk melewati gurun kutukan untuk sampai di negara Sanyang.


Qin San dan San Liu berjalan ke altar itu, Qin San menatap San Liu sekilas yang mengangguk padanya. San Liu mulai memejamkan matanya lalu membaca sebuah mantra dengan bibir kecilnya yang bergerak gerak kecil.


Tak selang berapa lama dari itu sebuah energi tiba tiba menghisap mereka semua ke dalam sebuah portal teleportasi.


Melihat seseorang yang tiba tiba muncul semua pengikut malaikat jatuh itu menjadi waspada, Qin San dan San Liu yang ditatap oleh mereka, mereka berdua sama sekali tidak memperdulikanya.


Mereka meninggalkan kuil sesat itu dengan segala tatapan waspada kepada mereka berdua.


Setelah cukup jauh dari kuil itu Qin San memunculkan semua orang yang berada di artefak dunianya.


"Wah apakah ini negara Sanyang, aku tidak tahu jika negara Sanyang mirip dengan dunia kultivator."Kata Ya Xin Ru menilai negara Sanyang.


"Hm, memang benar sangat mirip, tapi jika mereka tidak berkultivasi mana, mungkin negara ini akan sangat mirip dengan dunia kultivator kita." balas Yan Yuying.


"Gege, dimana gege akan ikut tournamen alkemis."Tanya Li Yam

__ADS_1


"Baiklah aku akan tunjukan,mari ikuti aku."Ucap Qin San berjalan terlebih dahulu.


Mereka semua berjalan dengan Qin San yang berada di depan.


Pada Saat Qin San dan lainya menampakan dirinya ia menjadi pusat perhatian di kota ini.


Semua orang memandang mereka dengan dengan tatapan binatang buas yang kelaparan.


Bahkan beberapa kali banyak orang yang menggoda istri Qin San tapi kelima istri Qin San tidak menghiraukan mereka sama sekali, sehingga membuat mereka marah, pada saat mereka marah jelas istri Qin San akan menyiksa mereka dengan memukul mereka dan menendang tongkat naga saktinya.


"Tongkat kecil berani sekali menggoda kami."Ucap Xue Ya menendang tongkat sakti salah satu pria yang mencoba untuk merayunya.


"Rasakan itu, inilah akibatnya jika berani merayuku, selain suamiku tidak ada pria lain yang boleh merayuku, jika mereka tetap ngeyel melakukan hanya satu hukumanya yaitu cacat atau kematian." Ucap Xue Ya tegas.


Qin San yang melihat kekejaman istrinya ia hanya menggelengkan kepalanya, sejua orang yang menatap dengan tatapan binatang langsung memalingkan wajahnya agar mereka tidak menatap keluarga monster itu.


Setelah beberapa saat berjalan mereka sampai di paviliun alkimia yang sudah berjejer rapi kereta kuda dari banyak tempat.


Selain banyaknya kereta kuda keramaian juga banyak di sekitar paviliun alkimia, karena kejadian sesaat yang lalu semua wanita Qin San memakai cadar untuk menutupi wajah cantik mereka juga menghindari dari beberapa masalah yang akan datang, walaupun wajah mereka tertutup cadar tapi aura kecantikan mereka tidak hilang.


"Baiklah kalian semua duduklah kekursi penonton, aku akan pergi dulu ke tempat peserta untuk absensi kehadiranku."Ucap Qin San kepada keluarganya.


"Oke, Gege semangat."


"Gege..kalahkan mereka."


"Gege...buat mereka malu."


"Guru..semangat."


Ucap mereka mendukung Qin San.

__ADS_1


..........


BERSAMBUNG...


__ADS_2