
Phoenik itu yang terjerat oleh segel Qin San,terus memberontak tetapi seberapa kuatpun phoenik itu memberontak Phoenik itu tak bisa melepaskan dirinya karena semakin phoenik es itu bergerak kekuatanya akan semakin
melemah.
Qin San melihat phoenik itu yang telah tenang ia menghelanafasnya karena ia tak menyangka bahwa di tubuh adiknya terdapat phoenik es legendaris yang telah hilang selama jutaan tahun,tetapi untungnya phoenik es yang ada di dalam tubuh Qin Zu tak sekuat dulu jika itu sekuat dulu makan Qin San dengan kekuatanya sekarang hanya debu di matanya.
"Aku tak menyangka di dalam tubuh adik zu ada phoenik es legendaris ini."ucap Qin Sam melihat phoenik es di depanya yang telah tenang tertidur kembali karena kekuatanya yang melemah akibat jerat tali Qin San.
Sedangkan Qin Zu yang berada di luar akibat serangan antara Qin San dan phoenik es ia pingsan dengan Qin San yang masih memegang tangan Qin Zu.
Setelah menyegel phoenik es Qin San keluar dari alam bawah sadar Qin Zu yang beruapamsebuah ruang hitam yang luas dan kembali ketubuh aslinya.
Ketika ia keluar ia melihat Qin Zu yang telah pingsan dengan dia yang masih menggenggam tangan dari Qin Zu.
Qin San menjadi khawatir melihat Qin Zu yang telah terbaring di tanah lalu ia menggendongnya ke kamarnya.
Sesampainya di kamar dan meletakan Qin Zu di kasur ia bertanya apa yang sebenarnya terjadi pada Qin Zu pada nenek Hou yang juga berada di kamar Qin Zu.
"Nenek apa yang sebenarnya terjadi pada Zu'er selama aku memeriksanya."kata Zhou San yang khawatir pada Qin Zu yang terbaring di kasur dengan wajah pucat.
"Nenek hanya tahu ketika kamu sedang memeriksanya,tubuh Zu'er mengeluarkan hawa dingin yang membuatnya tiba tiba pingsan karena kedinginan dari tubuhnya."jawab nenek Hou menjelaskan kejadian apa yang sebenarnya terjadi pada Qin Zu.
Qin San yang mendengar penjelasan dari Nenek Hou ia tahu bahwa ini di sebabkan oleh Phoenik es yang terbangun dari dalam tubuhnya.
Lalu ia mengambil sebuah pill penyembuhan dan memasukannya ke mulut Zu'er yang sedang pingsan,selesai memasukan Pill penyembuhan pada Qin Zu beberapa saat kemuadian efek dari obat bekerja yang membuat tubuh Qin Zu menjadi lebih sehat kembali dan wajah pucatnya kembali normal.
Kemudian Qin Zu perlahan bangun dari pingsanya dan membuka matanya kedepan melihat Qin San,nenek Hou,dan Hou chun dan bertanya pada mereka.
"Eh apa yang terjadi padaku dan kenapa aku di sini bukankah aku tadi di halaman bersama kakak dan kalian berdua."ucap Qin Zu yang bingung kenapa ia tiba tiba ia berada di kamarnya.
Melihat Qin Zu yang telah terbangun mereka bertiga menjadi tenang.
"Zu'er tadi kamu pingsan dan kakak membawamu kesini."kata Qin San yang mendengar perkataan Qin Zu di saat ia baru terbangaun.
"Aku pingsan."ucap Qin Zu yang bingunh karena ia tak mengingatnya.
"Em jadi kak apakah ada yang salah dari tubuhku pada saat kakak memeriksanya."ucap Qin Zu bertanya ketika ia tiba tiba mengingat bahwa dirinya tadi di periksa kakaknya.
__ADS_1
"Em ada tapi itu hanya masalah kecil jadi kamu tak perlu khawatir."ucap Qin San yang tak ingin memberitahu Qin San tentang phoenik yang berada di dalam tubuh adiknya itu.
"Baiklah adik kamu istirahatlah dulu aku akan pergi dulu menemui ibu."ucap Qin San.
"Kakak aku ikut denganmu menemui ibu."kata Qin Zu yang lalu berdiri dari tempat tidurnya memegang tangan Qin San.
Mendengar adiknya ingin ikut denganya Qin San lalu menundukan badanya membelakangi Qin Zu untuk menggendongnya.
"Baiklah adik ayo biar kakak gendong."ucap Qin San yang diangguki oleh Qin Zu.
Qin Zu lalu merangkul Qin San dari belakang.
"Adik berpegangan dengan kuat agar kamu tak jatuh."ucap Qin San lalu menggendong Qin Zu pergi ke kediaman ibunya.
"Baik kak."ucap Qin Zu dengan patuh.
Qin San lalu membawa Qin Zu di gendonganya dengan di ikuti oleh nenek Hou dan Hou chun di belakang mereka,mereka berdua melihat keakraban Qin San terhadap Hou Zu/Qin Zu mereka bersyukur karena selama ini Qin Zu hidup dengan baik di kekaisaran Ini.
Tetapi yang mereka tidak tahu adalah Qin Zu sebenarnya di ajak Qin San di kekaisaran Qin Baru sekitar 1 bulan.
Beberapa saat kemudian mereka sampai di depan halaman kediaman ibu dan ayah Qin San di sana terlihat Long tian yang masih terdiam entah sedang memikirkan sesuatu atau memang ia selalu seperti itu.
"Baik kak."jawab Qin Zu lalu turun.
Seketika itu semua orang yang ada di halaman itu mereka mencium bau lezat yang berasal dari dalam rumah.
"Hm bau lezat apa ini."ucap Qin Zu yang lalu ia mengikuti bau itu ke dalam rumah.
"Adik Chun ada yang ingin aku berikan padamu."kata Qin San pada Hou Chun yang berada di samping nenek Hou.
"Ada apa guru."jawab Hou Chun mendengar Qin San berbicara padanya.
"Eh kamu panggil aku kakak saja pada saat aku tak mengajarimu."kata Zhou San menjelaskan.
"Baik kak."kata Hou Chun menuruti perkataan Qin San.
"Em ini kamu pelajari tekhnik ini."ucap Qin San memberikan sebuah tekhnik pembentukan api yang di butuhkan untuk kultivator elemen api seperti yang di miliki Hou Chun.
__ADS_1
"Ini tekhnik apa kak."ucap Hou Chun bertanya.
"Ini adalah tekhnik pembentukan api yang merupakan awal untuk kamu membentuk sebuah api."jelas Qin San.
"Em tapi kak kenapa kakak memberikanku tekhnik pembentukan api ini."kata Hou Chun meminta penjelasan pada Qin San.
"Ya alasanya karena tubuh spesial adik Chun yang merupakan tubuh matahari yang sangat cocock jika adik menjadi kultivator elemen api."kata Qin San memberi penjelasan pada Hou Chun.
"Jadi begitu..baiklah kalau begitu aku terima tekhnik ini dari kakak."ucap Hou Chun yang lalu menerima buku tekhnik pembentukan api.
"Hm aku harab kamu bisa cepat mempelajarinya karena setelah kamu bisa mempelajari tekhnik ini aku akan mengajarinu tekhnik pengendalian api dan juga tekhnik serangan api."Kata Qin San.
"Baik kak aku tak akan mengecewakan kakak."ucap Hou Chun lalu membukk buku itu dan mulai membaca dan memahami tekhnik di dalam buku itu.
"Hem tapi sebelum kamu mempelajari tekhnik ini kakak akan bukakan meridianmu yang tersumbat terlebih dahulu."ucap Qin San pada Hou chun.
Hou Chun mendengar itu ia mengangguk dengan tersenyum ke arah Qin San karena sosok Qin San baginya adalah seorang dewa yang turun untuk membantu semua orang,itu bisa di buktikan dari sifat Qin San yang senang menolong selama ini.
Setelah beberapa saat berbincang bincang tiba tiba ibu Qin San memanggil mereka semua untuk makan,Qin San yang mendengar panggilan dari ibunya ia lalu pergi ke dalam bersama nenek Hou,Hou chun dan long tian.
Di dalam rumah itu sudah berada para wanita yang sudah selesai menyiapkan makan malam.
"Kakak ayo makan,kakak kakak cantik ini sudah bekerja keras untuk membuatkan makanan jadi kita sekarang bertugas untuk menghabiskan makanan ini agar kakak cantik tidak kecewa."ucap Qin Zu yang sepertinya ia sudah akrab terhadap 3 wanita yang qin san bawa.
"Baiklah adiku sayang."jawab Qin San mencubit pipi Qin Zu Yang imut.
"Aduh kak sakit."ucap Qin Zu yang di cubit pipinya oleh Qin San yang membuat seluruh orang tertawa karena wajah imut dari Qin Zu.
Setelah itu mereka semua makan dengan para wanita Qin San yang selalu memberikan masakan buatan mereka untuk di cicipi oleh Qin San dan meminta pendapat siapa yang masakanya paling terbaik tetapi Qin San yang mencoba masakan mereka bertiga ia merasa memang masakan yang mereka buat enak dan ia berkata bahwa masakan mereka semua enak tetapi jawaban yang di berikan Qin San itu mengecewakan mereka karena pada saat mereka memasak mereka sudah bertaruh bahwa masakan yang paling enak ia akan di biarkan bersama Qin San selama satu hari penuh.
Selesai makan Qin San lalu bertanya pada ibunya karena tentang ayahnya kenapa belum pulang hari ini.
"Ibu ayah berada di mana."kata Qin San bertanya pada ibunya.
"Ayahmu sedang melakukan pertemuan kepada seluruh klan dan sekte di kekaisaran Qin untuk melakukan penyerangan pada sekte iblis darah yang menyerang waktu terjadinya tournamen di sini juga di sana ada kakekmu dari kekaisaran ling yang juga akan melakukan penyerangan pada sekte iblis darah di pusat benua tengah."jawab ibu Qin San.
--------------
__ADS_1
BERSAMBUNG....