
Qin San dan Shen Zing terus bertarung dengan Qin San yang sedikit di rugikan di sini karena memang pengalaman Qin San dalam bertarung lebih rendah dari Shen Zing.
"Pak tua tekhnik tekhnikmu itu memang hebat."ucap Qin San mengeluarkan seteguk darahnya.
"Bocah kau juga hebat,tetapi mungkin karena pengalaman bertarungmu yang masih kurang kau masih belum bisa mengalahkanku."ucap Shen Zing yang juga merasakan kehebatan dari Qin San walaupun Qin San masih belum bisa mengalahkanya.
Qin San melesat kembali ke arah Shen Zing dengan mengayunkan pedangnya secara vertikal yang langsung di tamgkis oleh pedang dari Shen Zing yang menahan serangan Qin San secara horizontal.
Dentingan pedang terus berlanjut yang membuat lapangan di sekitarnya terdapat belahan belahan tanah yang terkena sayatan dari pedang mereka berdua sehingga membuat lapangan itu yang tadinya rapi menjadi berantakan.
Hosh.....hoshh.....
Karena pertarungan yang cukup lama nafas Qin San tersenggal senggal karena dia begitu kelelahan menghadapi pak tua Shen Zing yang tak akan kelelahan kecuali Qin San menyakitinya dengan Serangan Jiwa maka ia dapat mengalahkanya.
"Bocah apakah kau sudah kelelahan,kits baru saja melakukan pertarungan selama 7 hari di sini tapi kau sudah kelelahan."ejek pak tua shen Zing pada Qin San.
"Pak tua aku tahu kau tak akan pernah kelelahan karena bagaimanapun kau hanya sebuah jiwa yang tak membutuhkan apapun untuk hidup hanya membutuhkan kekutan jiwa yang banyak saja untuk meningkatkan kekuatanmu."ucap Qin San dengan nafas yang ngos ngosan.
"Huh mungkin kalau kita bertarung seperti ini,salah satu dari kita tak akan pernah keluar dari sini,jadi bagaimana jika kita selesaikan dengan kau menerimana panahku jika kau mampu menahanya dan tak mati setelah aku memanahmu aku akan mengaku kalah dan jika kau yang mati ya itu mungkin sudah takdirmu karena kau tak bisa mengalahkanku."ucap Shen Zing pada Qin San.
"baiklah Pak tua aku menerima tawaranmu,lagian jika aku melanjutkan pertarungan ini aku takut aku tak akan bisa mengalahkanmu jadi lebih baik kita akhiri dengan satu serangan penentuan saja."ucap Qin San pada pak tua shen Zing.
Mendengar itu pak tua Shen Zing mengangguk dan ia mengganti pedangnya dengan sebuah busur panah yang sangat indah,yang memunculkan karisma lebih dari busur tingkat Dewa.
sedangkan Qin San ia tetap menggunakan pedang kekosonganya.
"pak tua karena ini adalah serangan penentuan aku akan menunjukan kekuatan dari pedang kekosonganku padamu."kata Qin San yang lalu menerbangkan Pedangnya yang menggunakan sedikit tenaga lebih karena bagaimanapun tempat itu masih di tekan oleh gravitasi.
Setelah menerbangkan pedangnya Qin San lalu melapisi pedang kekosonganya dengan api hitam lalu ia mengeluarkam tekhniknya.
__ADS_1
"tekhnik pedang pembelah kehampaan."ucap Qin San yang lalu pedang kekosongan yang di selimuti oleh api seketika memanjang ke depan dengan aura kekosongan yang melekat di pedang itu
Pak tua Shen Zing melihat tekhnik yang di keluarkan oleh Qin San ia tersenyum ke arahnya dan lalu menarik busur yang langsung mengeluarkan Sebuah panah yang tarbuat dari sebuah Qi dengan aura yang sangat kuat.
pedang dan panah mengarah ke arah mereka masing masing.
"Bocah apakah kau siap."ucap pak tua Shen Zing menanyakan kesiapanya.
"Hm aku sudah siap."ucap Qin San dengan mengangguk.
Pak tua Shen Zing mendengar kesiapan dari Qin San ia lalu tanpa pikir panjang melepaskan panahnya.
"Terima ini bocah tekhnik penghancur Galaxy."ucap pak tua Shen Zing pada Qin San dengan melepaskan panahnya yang melesat ke arah Qin San.
Qin San ia tak tinggal diam melihat anak panah yang melesat ke arahnya ia juga lalu menerbangkan pedangnya yang ia lapisi oleh api hitam.
kedua senjata itu melesat dengan cepat yang memancarkan aura dominasi dari kedua senjata.
tabrakan antara pedang dan panah terjadi yang membuat mereka semua terpental dengan kondisi Qin San yang lebih parah dari Shen Ying yang hanya terpental mundur 3 langkah saja sedangkan Qin San sampai menabrak sebuah tembok yang menyebabkan tembok itu hancur.
Ughkk...ugkkk.mengeluarkan seteguk darahnya.
Tubuh naga Zhou San sama sekali tak kuat menahan serangan dari panah dari Shen Ling yang menyebabkan ia terluka lumayan parah di bagian dalam tubuhnya maupun bagian luar tubuhnya.
Qin San yang berada di tembol dengan posisi menyandar ia lalu bangkit dan berjalan ke arah pak tua shen Zing untuk mengambil pedangnya yang patah akibat benturan tadi.
Ia memegang pedangnya dan lalu memasukanya ke dalam Cincin penyimpananya.
pada saat selesai mengambil pedangnya Qin San tiba tiba merasakan sakit di kepalanya dan juga di tubuhnya yang seketika Qin San terjatuh dan pingsan.
__ADS_1
Pak tua Shen Zing melihat Qin San yang pingsan ia lalu membawanya dengan Qinya masuk ke dalam kamar istanya.
"Hahaha memang bocah yang kuat,aku akan mentransfer sisa kekuatanku padanya sebelum ia tersadar karena jika ia tersadar bocah ini pasti akan menolaknya."ucap Shen Zing yang lalu bersila di samping Qin San dan lalu mentransfer kekuatanya pada qin San.
Luka Qin San yang tadinya lumayan parah seketika hilang tanpa bekas,seketika itu juga muncul aura agung di sekuruh tubuh Qin San yang tak lain adalah aura jiwa beladiri kaisar dewa elf Shen Zing.
Dengan begini Qin San memiliki dua jiwa beladiri,yang satunya dari naga takdir dan yang satunya dari Kaisar dewa elf.
Tapi untuk jiwa beladiri Qin San sendiri ia tidak tahu karena ia belum sempat untuk membukanya,tetapi di kehidupan sebelumnya Qin San memiliki jiwa beladiri phoenix void/phoenix kekosongan yang merupakan salah satu dari hewan Suci terkuat di jajaran para phoenix setelah phoenix api putih yang merupakan istri Qin San di kehidupan sebelumnya.
Tapi untuk jiwa beladiri Qin San sekarang ia tak mengetahuinya sama sekali karena bagaimanapun di dunia ini masih belum ada yang memiliki jiwa beladirinya sendiri kecuali Tang Chin dan nenek lin yang memang sudah memiliki jiwa beladirinya,jiwa beladiri Qin San sebelum ia mati itu telah di rebut oleh para dewa yang menghianati Qin San sehingga ketika ia bereinkarnasi ia tak membawa jiwa beladirinya.
3 hari kemudian di menara ke tuju.
Qin San yang terbating lemah di ranjang akhirnya mulai membuka matanya dan lalu melihat ruangan di kamar itu.
"huuff..kepala ini masih terasa sakit juga" ucap Qin San memegangi kepalanya yang terasa pusing.
ketika Qin San memeriksa tubuhnya dan melihat Qi asing mengalir di tubuhnya dan juga ingatan tentang beberapa tekhnik di dalam kepalnya ia menjadi terkejut.
"Ini.....apakah pak tua Shen Zing yang memeberikan ini semua padaku?"Qin San bertanya tanya di dalam pikuranya.
"Tapi di mana dia berada?."kata Qin San yang mencari keberadaan pak tua Shen Zing.
untuk mencari pak tua Shen Zing Qin San turun dari ranjangnya,tetai saat ia hendak turun ia melihat sebuah busur yang sangat indah berada di sampingnya,di busur itu juga ada tulisan yang terbuat dari jiwa yang bertuliskan.
"Bocah aku serahkan busur ini padamu dan juga aku mohon padaamu tolong jaga anaku dan katakan padanya tentang kebenaran sebenarnya dari kematian ras elf.itu saja bocah yang ingin aku sampaikan aku tunggu kau di alam Itu.isi surat dari pak tua Shen Zing.
..........................
__ADS_1
BERSAMBUNGG..........