Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
HANCURKAN PEDANG ITU UNTUKU


__ADS_3

"Apakah ini kekuatan leluhur dari sekte dewa pedang, Cukup kuat tetapi sayangnya kalian menghadapi orang yang salah." Ucap Qin San sedikit menyeringai.


Qin San kemudian mengarahkan tanganya kelangit.


"Hancurkan pedang itu untuku." Ucap Qin San kepada pedang kekosongan.


"Wush....


Pedang kekosongan terus melesat ke atas langit dengan kecepatan tinggi, Begitupun dengan pedang hukuman langit dari sang leluhur yang ingin menebas Qin San.


"Bomm.....


Pedang itu bertabrakan dengan hebat, membuat gempa di sekitar sekte dewa pedang, Riak energi dari kekuatan keduanya benar benar dapat membelah langit menjadi beberapa bagian.


Kekuatan ini dapat menunjukan kehebatan dari sekte dewa pedang yang telah mengakar di alam kekosongan dulu hingga masa kini.


Angin berhembus dengan kencang memporak porandakan sekitarnya, Para murid terlihat ketakutan saat melihat itu, mereka berpikir bahwa monster apa yang pernah mereka singgung ini, bahkan ia berani menghadapi para leluhur dari sekte dewa pedang yang sangat terkenal akan kehebatanya.


Situasi seperti ini menyebabkan beberapa monster tua berdatangan, Qin San yang sudah mengetahui ini akan terjadi ia membuat domain pelindung di dalam sekte sehingga apa yang terjadi di sana tidak terlihat di luar, Bisa dibilang ia membuat ilusi supaya semua ini tidak menarik perhatian mereka.


"Apa yang sebenarnya terjadi, bukankah tadi ada riak energi yang begitu besar? kenapa secara tiba tiba menghilang?." Gumam Para monster tua.


.........


Melihat seranganya tidak berhasil membuat para leluhur itu berpikir dua kali, dan ia menatap lamat lamat wajah Qin San mencoba mengingat siapa orang yang berada di depan mereka.


Setelah mengamati beberapa saat dan tidak menemui hasil dari Qin San, akhirnya merekapun berhenti mengamatinya.


"Tuan, Bisakah anda katakan apa yang sebenarnya tuan lakukan di sini, Orang sekuat tuan tidak mungkin berada di sini, Orang orang seperti tuan seharusnya adalah bagian dari kerajaan kekosongan kan." Ucap salah satu leluhur.


"Tidak ada urusanya denganmu, yang terpenting sekarang tunjukan jalan pada Lin Zian." Bentak Qin San yang sudaj mulai kesal.

__ADS_1


Mendengar itu kesembilan leluhur mengerutkan keningnya.


"Tuan apakah anda tidak berasal dari sini." Tanya Leluhur ke 7 pada Qin San.


"Memang benar aku tidak berasal dari sini, apakah ada masalah." Tanya Qin San.


"Pantas saja tuan belum mendengarnya, Tuan Lin Zian sudah sekitar beberapa ribu tahun lalu ia menghilang, dan hingga saat ini sama sekali tidaj di temukan tanda tanda keberadaanya.


"Yang aku ingat pada saat itu tuan Lin Zian sedang melakukan kultivasi untuk menembus ranah di atas ranah dewa semesta, tetapi setelah itu sama sekali tidak di temukan keberadaanya, ada yang bilang dia diam diam di serang oleh bangsa iblis dan menurut beberapa anggota kerajaan berita itu benar, saat mendengar itu kami juga tidak percaya, bagaimana bisa leluhur Lin Zian yang sangat teliti dan berhati hati bisa mati terbunuh oleh bangsa iblis dengan sebegitu mudahnya, dalam analisis kami bahwa kematian leluhur pasti sudah direncanakan sejak awal dan kami menduga bahwa diantara kami pasti ada penghianat yang membocorkan situasi saat itu hingga membuat leluhur menghilang.


Mendengar penjelasan ini Qin san terdiam.


"Menghilang!!, Bagaimana bisa, Pasti semua ini adalah konspirasi yang dibuat oleh pihak kerajaan." Ucap Qin San marah.


"Sebenarnya aku ingin melawan mereka secara pelan pelan, tetapi sepertinya mereka tidak ingin membiarkanku." Ucap Qin San marah.


Aura dewa semesta tingkat puncak menyebar dari tubuh Qin San membuat semua orang di sana merasa tertekan.


"Dewa semesta puncak." Ucap semua orang yang berada disana terkejut, Pantas saja mereka sama sekali tidak bisa mengalahkanya, Ternyata yang mereka lawan berada di ranah dewa semesta puncak.


"San'gege sebaiknya kita meningkatkan kekuatan kita terlebih dahulu sebelum menyerang mereka, Jika kita gegabah hal yang dulu bisa terulang lagi." Ucap Yuan Zuan.


Mendengar itu Qin San terdiam, ia berpikir perkataan dari Yuan Zuan tidak salah, dengan kekuatanya sekarang tentu ia mampu untuk bertarung dengan pihak kerajaan, tetapi ia tidak mau gegabah, bisa saja mereka memiliki kartu truf yang lebih hebat dari Qin San, dan jika itu terjadi maka itu akan menjadi akhir baginya.


"Baiklah, kita akan memperkuat pondasi dan kekuatan di alam kekosongan, Setelah itu baru kita akan menjadi pemburu yang siap untuk membidik musuh." ucap Qin San penuh dengan semangat.


"Apa kalian tahu situasi kerajaan pada saat ini." tanya Qin San.


"Kami tahu tuan, baru baru ini kerajaan mengalami kemajuan yang sangat besar di sektor ekonomi maupun beladiri, bahkan banyak bakat yang terus berkembang." Ucap leluhur ke lima menjelaskan.


"Hm perekonomian dan beladiri, Cukup menarik, aku tidak menyangka para bajingan itu bisa mengurus negara ini dengan baik." Ucap Qin San.

__ADS_1


"Jika itu bidang yang mereka geluti maka aku akan bersaing didalamnya."Ucap Qin San.


"Kalian, apakah kalian tahu dimana tempat kosong yang tidak di huni." Tanya Qin san.


"Apakah tuan ingin mencari tempat tinggal."Tanya leluhur Ke 4.


"Ya, tapi aku hanya membutuhkan sebuah lahan untuk membangun kerajaanku sendiri." Ucap Qin San.


"Jika tuan ingin lahan kami punya satu tempat yang sudah memiliki banyak rumah, walaupun tempat yang kami miliki kosong dan kotor, tapi jika di bersihkan mereka akan terlihat baru, jika tuan berminat saya akan memberikanya secara gratis dan juga saya akan meminta murid murid saya untuk kesana dan membersihkanya." Kata leluhur ke 4.


"Jika begitu aku tidak akan menolaknya,." Ucap Qin San.


"Apakah tuan ingin melihat lahanya sulu seperti apa." Tanya Leluhur Ke 8.


"Baiklah, kalian bawa aku kesana." ucap Qin San lalu mereka melesat pergi.


"Baik Tuan." leluhur kedua melesat pergi sementara leluhur lainya kembali mengurusi yang harus mereka lakukan.


Qin San membawa Yuan Zuan pergi mengikuti leluhur kedua, Beberapa saat kemudian mereka akhirnya sampai di sebuah tempat yang sangat indah yang tepatnya di tengah tengah hutan.


Tapi walaupun begitu ia mendapati bahwa tempat itu juga berbahaya karena di lingkar tempat itu terdapat banyak sekali hewan hewan iblis yang bersarang membuat tempat itu sepertu sebuah penjara bagi orang orang yang memasukinya.


Qin San melihat ini ia hanya tersenyum lebar, tempat seperti ini memang tempat yang ia harapkan, dengan begini akan ada penjaga gratis yang akan melindungi mereka dari serangan musuh.


"Apakah tuan kurang puas dengan tempat ini." Tanya leluhur kedua khawatir.


"Puas, aku sangat puas, memang tempat seperti ini yang aku cari, jauh dari perkotaan, dan tentunya juga amat menantang juga yang terpenting adalah tumbuhan obat disini sangat banyak drngan begini aku tidak perlu mencari bahan bahan obat lagi." Ucap Qin San.


"Tapi tuan di sana ada raja hewan iblis yang merupakan penguasa wilayah ini, Jika tuan ingin menduduki wilayah ini dengan aman maka tuan harus mengalahkanya terlebih dahulu." Ucap Leluhur kedua.


"oh, baiklah, kalau begitu aku akan kesana dan mengalahkanya." Ucap Qin San segera menghilang dari tempatnya.

__ADS_1


.........


BERSAMBUNGG


__ADS_2