Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
QIN SAN VS DARK LION 2


__ADS_3

Bammm...


Kedua kekuatan itu berbenturan dengan sangat kuat, Long Tian melihat itu membuat sebuah pelindung untuk meredakan ledakan antara keduanya, tapi domain pelindung yang ia buat langsung meledak saat kedua kekuatan itu menyentuh domain pelindungnya sehingga menyebabkan terjadi sebuah badai besar yang menyebabkan alam sekitar menjadi kacau balau.


"Ini apa yang sebenarnya terjadi." Ucap salah seorang pembudidaya yang melihat pertarungan keduanya dari jarak yang sangat jauh.


"Siapa Mereka, kenapa ada sosok yang begitu menakutkan di dunia ini." Ujar pembudidaya lainya yang juga penasaran akan identitas keduanya.


"Kalian semua menyingkirlah dari sini, atau nyawa kalian akan hilang." Teriak Long Tian ke pada orang orang yang hendak mendekat ke arah pertarungan.


Mendengar teriakan Long Tian mereka hanya mengangguk sambil menatap pertarungan yang dapat mengguncang langit dan bumi ini, mereka sadar jika kejuatan seperti ini bisa membunuh mereka kapan saja.


Dari kejauhan terlihat lima wanita yang sedang terbang dengan kecepatan penuh saat mereka merasakan hal yang menurut mereka sangat akrab, ya mereka berlima adalah istri dari Qin San, setelah merasakan aura dari Qin San seperti sedang melakukan pertarungan mereka berlima yang khawatir padanya langsung bergegas menuju ke arah Qin San.


Karena kekuatan yang mahadasyat antara Qin San dan dark lion, itu membuat kelima negara tertarik dan mereka mengirim beberapa pasukan elite mereka untuk mengawasi apa yang sedang terjadi sebenarnya.


Di negara AzLand seorang pria tersenyum puas, ia terlihat memandang langit yang terlihat gelap dan terang secara bersamaan sambil memegang beberapa kunci yang merupakan kunci untuk membangkitkan dirinya seutuhnya.


"Hahahaha, takdir sungguh membantuku, bocah sialan itu sedang bertarung dengan DarkLion, dengan begitu aku bisa memanfaatkan ini untuk mengalahkanya dan merebut kunci ditanganya." Kata Lefinar sambil menatap langit kemudian ia menghilang dari tempatnya.


........


"Hoe Monster bodoh terima ini." Ujar Qin San mengeluarkan tangan kehampaan yang mengunci tubuh Dark lion.


"Manusia Tolol, hanya kemampuan seperti ini sangat kau banggakan." Dark Lion tersenyum sinis lalu ia menatap ke atas ke arah tangan itu.


"Mata Neraka." Kata Dark Lion dan sebiah laser keluar dari matanya menembus tangan kehampaan milik Qin San.

__ADS_1


Duarrr......


"Hahaha, Sangat lemah." Ejek Dark Lion tertawa keras.


Darklion kembali menggumamkan kalimat sebelumnya, seketika sebuah laser keluar dari mata darklion mengarah pada Qin San.


Di sisi lain Qin San hanya menatap hal itu tanpa rasa takut kemudian ia menunjuk kedepan membentuk sebuah pelidung kehampaan.


"percuma saja kau menggunakan pelindung rapuhmu itu, karena mata nerakaku lebih kuat dari itu." Darklion meningkatkan kekuatan mata nerakanya sehingga membuat pelindung milik Qin San retak dan lama kelamaan pelindung miliknya hancur.


Melihat pelindung kehampaan miliknya yang tidak bisa menahan mata neraka milik darklion, Qin San segera mengindar, dan mata neraka milik Darklion menghantam gunung yang berada tak jauh dari keduanya dan membuat gunung itu hancur tanpa sisa.


Melihat itu Qin San menggertakan giginya lalu ia menatap Darklion dengan serius.


"Jika terus begini aku yakin pertarungan ini tidak pernah usai, dan pada akhirnya aku yang akan kalah, karena pondasiku yang masih belum stabil karena trobosan kemarin." Batin Qin San.


Panah Itu melesat dengan sangat cepat dengan setiap gerakanya membawa angin yang bisa melenyapkan apa saja yang berada di sekitarnya.


Darklion merasakan bahaya dari panah itu ia menghindar dengan cepat, Qin San sama sekali tidak kehabisan akal karena tahu jika Darklion akan menghindarinya jadi ia menggunakan kesadaran spiritualnya untuk mengendalikan panah itu.


Saat DarkLion menghindarinya ia menggerakan jarinya sehingga panah itu berbalik arah dan panah itu tepat mengenai kepala Darklion, sehingga kepala DarkLion meledak.


Tubuh DarkLion yang kehilangan kepalanya terlihat sempoyongan lalu terjatuh ke tanah.


"Apakah sudah menang." Ujar Qin San yang tidak percaya, karena ia yakin jika DarkLion tidak selemah ini.


Benar Saja tak selang berapa lama sebuah kekuatan gelap tiba tiba berkumpul di bagian kepala Darklion ya g hilan, dan lama kelamaan kepala Darklion mulai terbentuk kembali. Senyuman terangkat dibibirnya dengan tatapan mengejek ke arah Qin San.

__ADS_1


"Bocah, apakah kau tahu jika aku tidak bisa mati." Ucap DarkLion .


"Hahaha, menurutmu aku percaya itu, semua yang berada di semesta ini semuanya bisa mati karena semesta ini memiliki hukum, dan hukum kematian adalah hukum sekaligus takdir semua orang yang tidak dapat diubah oleh siapapun, selama apapun kau hidup jika takdir sudah mengatakan kau akan tetap mati, kau pasti akan mati. Ujar Qin San menyangkalnya.


"Bocah, apakah kau pernah mendengar bahwa ada orang yang bisa melawan takdir, Jika kau pernah dengar maka aku adalah orang itu." Ucap Darklion menatap remeh Qin San.


"Melawan takdir...Ya.... Menurutmu apakah takdir kematian bisa diubah, Hahahah... kau sungguh monster bodoh, apakah kau tahu Yin Yang yang merupakan aturan alam semesta bahwa semua yang berada di semesta ini memiliki keseimbangan, seperti siang dan malam, pria dan wanita, hidup dan mati..., apakah kau tahu jika hidup dan mati adalah bagian dari Yin Yang yang merupakan hukum mutlak dari alam semesta, Dan menurutmu apakah ada dewa yang abadi, sekuat kuatnya seorang dewa pada akhirnya ia tetap akan mengalami yang namanya kematian karena kematian memang hukum semesta yang tidak bisa diubah oleh siapapun di ketiga semesta ini." Ujar Qin San yang menganggap bahwa DarkLion adalah orang yang bodoh.


Mendengar itu Darklion merasa kesal karena apa yang diucapkan Qin San memang kebenaran.


"Oh... kalau begitu pada hari ini yang akan mengalami siklus kematian adalah kau." Ucap Dark Lion menyerang ke arah Qin san dengan cakarnya.


Qin San mengetahui itu ia melindungi tubuhnya dengan busur miliknya sehingga cakar Darklion mengenai busur itu, kemudian Qin San menangkap tangan Darklion itu dengan cepat. Setelah menangkapnya Qin San maju kedepan kemudian ia menendang perut Darklion sehingga DarkLion mundur beberapa langkah.


"Sepertinya yang akan mengalami siklus kematian adalah kau." Ucap Qin San yang kali ini berhasil memojokan DarkLion.


"Sudah kubilang seranganmu ini semua sia sia." Dark Lion bangkit setelah tersungkur karena serangan dari Qin San.


"Sia sia Ya, menurutmu aku tidak tahu apa kelemahanmu." Ucap Qin San mengeluarkan elemen cahaya dari tanganya.


"Ini... bagaimana kau bisa menguasai elemen cahaya." Dark Lion terkejut saat mengetahui Qin San bisa mengeluarkan kekuatan cahaya.


"Itu Rahasia, apa gunanya aku memberi tahumu." Qin San menunjukan jari dari tanganya ke arah Dark Lion.


Qin San bisa menggunakan elemen Cahaya karena ia memiliki elemen kehampaan yang merupakan cikal bakal dari semua elemen terbentuk.


..........

__ADS_1


BERSAMBUNGG


__ADS_2