Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
PEPERANGAN DAN KEBANGKITAN


__ADS_3

"Cih... jadi apakah kita jadi bertempur sekarang." Ucap Wu Shen Ji yang di anggap lelucon oleh ras malaikat jatuh.


"Kau bercanda ya, kau sendiri yang menantang kami untuk bertarung dan sekarang kau malah bertanya lagi, apakah kau gila." Ucap Bu Yuan mengejek.


"Bacott...!! Kalian jangan memutar balikan fakta, bukankah kalian sendiri yang mengirimi kami surat agar kami datang kemari dan bertarung dengan kalian." Ucap Wu Shen Ji yang mulai tersulut emosi.


Di atas profound Qin San terlihat menahan tawanya saat melihat pertengkaran keduanya yang mulai saling menyalahkan.


"Hahahaha... mereka sangat bodoh." Ucap Qin San tersenyum tipis di sana.


"Semua pasukan dewa serang para makhluk terkutuk itu." Ucap Wu Shen Ji berteriak memberikan intruksi pada para pasukanya.


"Serangg....!!." Ucap para pasukan serempak.


"Dasar makhluk keras kepala, kalau ingin mati kemarilah, aku akan membantu benghabisi kalian." Ucap Bu Yuan memprofokasi.


"Semua serang makhluk sombong itu." Ucap Bu Yuan mengintruksi Pasukan malaikat jatuhnya, sedangkan untuk Lefinar ia hanya mengamati pertarungan ini dari jauh.


Qin San menyeringai lebar, ia melesat ke depan memebantai pasukan malaikat jatuh, tetapi saat ia membantai ia tidak terlalu mencolokan diri karena jika ia mencolokan dirinya ia bisa di curigai karena sebagai prajurit dirinya begitu kuat.


Sambil menyerang Qin San menyelinap dan pergi dari tempat pertarungan mereka yang terlihat berat sebelah tapi ras para dewa masih bisa mengimbangi mereka.


Qin San membiarkan Long Tian di sana untuk membantu ras para dewa, walaupun ia memanfaatkan mereka tapi Qin San juga tidak sekejam itu jadi ia menyuruh Long Tian membantu para dewa.


Oh ya sekarang ranah Long Tian sudah berada di tahap raja dewa tingkat awal, walaupun ia masih jauh dari ranah puncakmya setidaknya dengan kekuatanya yang sekarang ia bisa imbang melawan tingkat kaisar dewa awal.


Qin San di sisi lain ia melesat terbang ke hutan kutukan dewa, di kejauhan ada orang yang memperhatikan gerak gerik Qin San dan orang itu siapa lagi kalau bukan lefinar.


"Sudah kuduga pertempuran ini adalah rencananya." Gumam Lefinar melihat kepergian Qin San menuju hutan kutukan.


Qin San belum menyadari jika ada yang mengikutinya di belakangnya, Qin San terus fokus terbang ke jurang kutukan dewa lalu ia melompat ke dalamnya.


Setelah masuk ke dalam jurang ia menunggu cukup lama untuk turun ke bawah sana, setelah cukup lama menunggu Qin San akhirnya sampai di dasar jurang, di dasar jurang kutukan terlihat lava bagaikan lautan luas, lalu Qin San muncul di suatu Lorong yang letaknya berada di antara Lorong dari Long Ya dan tubuh malaikat jatuh yang tersegel.


Di sana terlihat 7 replika kunci yang sama dengan yang Qin San saat ini bawa di dalam Cincin penyimpananya, Ia mengambil ketuju kunci itu lalu ketuju kunci itu secara otomatis terbang menuju tuju kunci itu dan mulai menyatu dengan tuju replika kunci itu.

__ADS_1


Bawah tanah terlihat bergetar hebat saat Qin San memasang ketuju kunci miliknya di replika di sana.


Setelah beberapa saat getaran itu berhenti.


"Apakah sudah berhasil." Ucap Qin San yang merasakan getaran di bawah tanah itu mulai menghilang.


Memang di dalam tanah getaran sudah reda tetapi di luar tiba tiba menjadi gelap dan itu menyebabkan kepanikan semua orang saat melihat fenomena yang tidak biasa itu.


"Apa yang terjadi." Ucap salah satu dewa yang sedang bertarung melawan malaikat jatuh sambil melihat ke atas langit.


"Bang..." Sebuah suara terdengar dengan keras meledak yang berpusat di hutan kutukan dewa.


Wushhhn.....


angin kencang berhembus membuat sebuah badai besar di area sekitar hutan kutukan dewa.


Pedang yang sudah tersegel sejak lama tiba tiba bergetar dengan hebat, rantai rantai yang melilit pedang itu berubah menjadi ke emasan dan mulai mengerat menghentikan pedang kutukan dewa yang hendak kabur.


Lefinar sekarang berada di perut bumi, ia berada jauh dengan Qin San berdiri.


"Brakk.... Duarr....


Dari kejauhan Lefinar yang menyadari hal itu ia segera melesat dengan sangat cepat ke arah tubuh aslinya yang tersegel.


"Hahahaha... Akhirnya aku kembali ke tubuhku." Ucap Lefinar tertawa senang.


Sekarang kekuatan lefinar sama dengan ranah Dewa semesta yang merupakan ranah dua tingkat dari ranah kaidar dewa.


Walaupun kekuatanya tidak sekuat dahulu karena tersegel terlalu lama ia masih menjadi eksistensi kuat dengan kekuatanya yang berada di tingkat dewa semesta Puncak.


Pedang kutukan dewa yang menyadari tuanya telah kembali, memaksa lepas dari rantai yang menjeratnya, karena kekuatan Pedang kutukan dewa yang sangat hebat membuat rantai rantai emas mulai putus karena tidak kuat dengan pedang kutukan dewa yang sudah tidak tersegel.


"Bammm...


Pedang kutukan melayang di langit membuat langit yang awalnya gelap menjadi sangat gelap bahkan melebihi kegelapan malam, Para pemuja malaikat jatih melihat itu bersujud dengan khidmad sedangkan untuk orang biasa yang tidak mengetahui apa apa menjadi ketakutan.

__ADS_1


Para pemuja malaikat jatuh itu entah mengucapkan mantra apa tapi yang jelas mantra itu membuat mereka seketika mati tersedot oleh pedang kutukan dewa.


Tapi walaupun mati mereka mengenaskan tapi entah kenapa mereka terlihat tersenyum saat mati.


Setelah menyerap energi kehidupan milik Pengikut malaikat jatuh, pedang itu menghilang dan muncul di depan Lefinar.


Qin San yang berada di bawah tanah mengetahui Lefinar sudah mendapatkan tubuh aslinya terlihat waspada sekeligus khawatir.


Di Lorong Satunya terlihat seekor naga yang telah terbangun karena segelnya telah menghilang dari sana.


"Akhirnya aku bebas." Ucap Naga itu mengaum dengan keras.


Qin San melihat Naga Long Ya, ia segera mendekatinya, lalu menepuk tubuhnya.


Long ya melihat orang asing yang memegang tubuhnya ia menjadi marah, tapi Qin San yang sudah menebak reaksi dari Long Ya ia langsung mengeluarkan aura naga takdirnya.


Melihat aura itu Long Ya langsung terdiam dan menunduk ke arahnya.


"Hormat pada sang naga takdir." Ucap Long Ya dengan Hormat.


"Hahaha... tidak perlu seperti itu, aku hanya penerus dari naga takdir bukan naga takdir yang sebenarnya." Ucap Qin San menyuruh Long Ya agar tidak membungkuk padanya.


"Oh ya ngomong ngomong kita harus keliar dari sini, sebelum sesuatu yang buruk terjadi." Ucap Qin San yang diangguki oleh Long Ya.


Di sisi lain...


"Hahahaha..... dengan kembalinya aku sang pemimpin malaikat jatuh, aku bersumpah akan membuat era kegelapan sekali lagi." Ucap Lefinar menatap langit sambil mengambil pedangnya yang melayang tepat di depanya.


Di kejauhan...


"Ini gawat sepertinya leluhur malaikat jatuh telah bangkit, kita harus segera memanggil tuang Ling Xie agar membantu kita melawan Leluhur malaikat jatuh." Batin Wu Shen Ji yang sedang berhadapan dengan Bu Yuan.


Wu Shen Ji di sini terlihat telah babak belur oleh Bu Yuan sedangkan Bu Yuan masih bersih tanpa lukan sedikitpun.


Mengetahui situasi yang genting Wu Shen Ji mengeluarkan sebuah artefak miliknya yang di gunakan untuk panggilan darurat yang di tujukan pada Ras God Choice.

__ADS_1


...............


BERSAMBUNGHH.....


__ADS_2