
"Tebakan ayah mertua memang benar aku memang dari keluarga Qin kekaisaran benua timur dan aku juga pangeran di sana."jawab Qin San jujur tanoa menutupi identitasnya.
"Hahaha aku tak menyangka kalau calon menantuku ternyata adalah pangeran dari benua timur."ucap kaisar ye yang merasa senang.
"Oh ya ayah mertua apakah aku boleh mengajak Ru'er benua timur aku ingin memperkenalkan dia pada ayah dan ibuku."ucap Qin San meminta izin pada ayah mertuanya.
"Boleh lagipula memang harus begitu."ucap Kaisar Ye melihat Qin San.
.........
Haripun berganti pagi,ayah mertua dan calon menantunya yang tadi malam minum mereka berdua bangun di atas meja minum mereka yang berada di tengah istana kekaisaran.
"Hah anggur tadi malam benar benar membuatku candu."ucap Kaisar ye yang terbangun.
"Haha memang benar ayah mertua jujur saja aku juga pertama kali meminum anggur itu."ucap Qin San yang juga terbangun.
"Kalian berdua,kalian berdua sama sekali tak mendengarkanku agar tak minum anggur ini terlalu banyak."ucap Ye Xin Ru yang tiba tiba ada di depan mereka berdua.
Tetapi mereka yang melihat Ye Xin Ru menasehatinya mereka hanya tertawa kecil karena kemarin malam Ye Xin Ru juga mengatakan seperti itu tetapi nyatanya setelah ia mencoba anggur harimau tulang ia malah menjadi ketagihan dan akhirnya karena tidak terbiasa minum anggur dia tertidur.
Melihat ayah dan kekasihnya tertawa kecil padanya ia menjadi bingung sekaligus kesal.
"Kenapa kalian berudua menertawakanku."ucap Ye Xin Ru pada mereka berdua.
"Tidak Ru'er hanya saja kemarin malam juga ada yang mengatakan seperti itu tetapi dia sendiri ternyata minum sangat banyak."ucap Qin San menjawab.
Mendengar Qin San menjawabnya dan tahu siapa yang di maksud Qin San,ye xin Ru menjadi sangat malu.
"Ada apa Ru'er kenapa wajahmu terlihat malu."ucap Qin San melihat YeXin Ru.
"Memangnya kenapa apakah kamu sedang mengejeku sayang."ucap Ye Xin Ru melihat Qin San dengan wajah sinisnya.
"Kamu mau apa Ru'er."ucap Qin San sedikit ketakutan melihat wajah wanitanya itu dan lalu telinga Qin San di jewer oleh ye xin Ru.
"Au maafkan akun Ru'er sayang aku hanya bercanda."ucap Qin San yang di tarik telinganya ileh ye Xin ru.
Melihat tingkah laku mereka berdua Kaisar Ye tertawa terbahak bahak.
__ADS_1
"Hahahahaha.
Melihat ayahnya yang tertawa ye Xin Ru menoleh ke arahnya.
"Apakah ayah juga mau."ucap Ye Xin Ru.
Kaisar ye yang melihat anaknya itu dengan wajah kesalnya ia lalu kabur.
"Oh ya,ayah lagi ada pertemuan penting dengan para tetua kalian lanjutkan waktu bermain kalian."ucap kaisar ye beralasan karena tak ingin terkena imbas daru kemarahan anaknya yang mirib seperti ibunya.
"Menantuku kau harus bertahan."ucap Kaisar ye melihat Qin San yang masih di siksa oleh anaknya.
"Ayah mertua tolong aku."ucap Qin San berteriak.
Beberapa saat kemudian ketika mereka sudah baikan.
"Ru'er aku akan pergi untuk menjemput Hou chun terlebih dahulu setelah itu aku akan membawamu ke benua timur dan juga kau sudah memberitahu ayahmu tentang ini kamu tak perlu khawatir."ucap Qin San pada ye Xin ru yang sedikit berbohong karena tujuan sebenarnya Qin San adalah untuk membuka sebauah lubang array yang Qin San temukan di hutan.
"Em baiklah kamu berhati hatilah."ucap Ye Xin Ru pada Qin San.
"Baiklah kalau begitu aku berangkat."ucap Qin San kembali memakai topengnya lalu keluar dari istana kekaisaran ye.
Di jalan Qin San hanya mendengar tentang gosip mengenai dirinya yang berhasil mengalahkan iblis yang membuat kekacauan di tournamen kemarin yang mengakibatkan tournamen antar benua dibatalkan karena para kaisar takut kalau akan terjadi pertempuran lagi.
"Kamu tak dengar ya kemarin ada pemuda bertopeng yang mengalahkan iblis yang bahkan tak bisa di hadapi oleh kaisar dan tetua lainya.
"Pria bertopeng aku juga mendengarnya, kabarnya dia juga akan menjadi menantu dari kaisar ye karena dia dapat menaklukan ratu es kesayangan benua selatan yang tak lain adalah putri ye xin ru.
Banyak sekali yang membicarakan tentang Qin San tetapi Qin San yang mendengarnya sama sekali tak peduli dan terus berjalan menuju hutan.
Setelah ia melewati gerbang kota yegang Qin San lalu melesat ke arah hutan dan nelihat lubang yang kemarin ia temui.
"Hm lubang bawah tanah ini menunjukan aura yang akrab kepadaku yang mungkin berhubungan dengan tubuh naga takdirku.
Qin San terus mengamati lubang itu sambil mencoba memecahkan pola array itu menggunakan tanganya.
"Hm array ini mamang sangat rumit."ucap Qin San yang terus mengotak atik array itu mencari titik pusatnya untuk membukanya.
__ADS_1
"Bahkan titik pusatnya saja sangat sulit di temukan walaupun aku menggunakan jiwa dewa spiritualku."ucap Qin San yang terus mencarinya.
Beberapa saat kemudian akhirnya Qin San telah menemukan titik pusat dari array itu lalu membukanya.
"Bagus telah terbuka."ucap Qin San senang.
melihat array lubang itu telah hilang Qin San tanpa pikir panjang ia masuk ke dalam lubang itu,di dalam hanya terdaoat lirong gelap tanpa cahaya sedikitpun di dalam sana Qin San menyisurinya hingga lumayan jauh.
Ketika ia hendak menyusuri lebih jauh terdengar suara seekor naga yang sedang memgaum.
Groaaarr.
"Eh suara apa ini."ucao Qin San lalu mendekati sebuah suara yang ia dengar.
Terlihat di depan sana terdapat sebuah naga dengan ukuran yang lebih kecil dari naga takdir yang memiliki 1 tanduk emas dikepalanya.
Meliahat itu Qin San menjadi terkejut dan menjadi waspada kerena ia melihat bahwa naga ini telah berada di ranah alam roh suci tingkat rendah.
"He manusia kenapa kau bisa ada di sini."ucap Naga itu bertanya pada Qin San.
"Em aku hanya lewat dan tak sengaja menemukan lubang array dan membukanya."ucap Qin San santai.
"Apakah itu benar menurutku di dunia rendah ini tak ada seorang pun yang bisa membukanya karena hanya orang dari alam atas yang bisa membukanya apakah kau dari alam atas."ucap naga itu pada Qin san.
"em bisa dibilang iya dan tidak tetapi aku tak bisa memberitahumu."ucap Qin San mengiyakan.
"Baiklah jadi apa yang kau inginkan dariku sekarang karena aku dulu telah berjanji ketika ada orang yang menyelamatkanku aku akan memeberikan permintaan apapun padanya."ucap naga itu pada Qin San.
"Hm bagaimana kalau kamu menjadi pengikutku."ucap Qin San menawarkan.
"Aku mau menerima permintaan apapun darimu tetapi jangan yang ini Karena hanya1 orang yang bisa aku ikuti yaitu naga takdir.
..........
BERSAMBUNGG....
,
__ADS_1