
Melihat Itu Rua Ling mendengus kesal, karena sedari tadi Qin San mengeluarkan tekhnik itu, dan dengan tekhnik itu apapun tekhnik miliknya akan terhisap kedalamnya sehingga seranganya tak berpengaruh pada Qin San.
"Curang, jika kau bisa jangan menggunakan tekhnik itu." Ujar Rua Ling yang kesal.
"Hahaha, apakah karena kau tidak bisa mengalahkanku. Sudah aku duga sebenarna kau lebih lemah dariku." Ujar Qin San dengan senyuman mengejek.
"Lebih lemah darimu..!! siapa bilang aku lebih lemah darimu, aku saja belum mengeluarkan kekuatan terkuatku, jika aku mengeluarkanya sudah dapat dipastikan kau akan mati di sini." Ujar Rua Ling tersenyum tipis, sambil mengeluarjan auranya yang bahkan sudah mencapai alam dewa awal.
"Ini....!!" Ucap Qin San yang terkjut karena aura yang di keluarkan oleh Rua Ling.
"Bagaimana bisa kau berada di ranah alam dewa awal." Tanya Qin San yang terlihat sedang menguatkan jiwanya agar tidak tertekan oleh Kekuatan Rua Ling.
"Hehe, aku tadi hanya menyesuaikan kekuatanku agar sama denganmu, aku kira jika aku mengeluarkan kekuatanku seperti dirimu aku akan tetap bisa mengalahkanmu, ternyata aku salah karena terlalu meremehkanmu." Jawab Rua Ling tersenyum puas saat Qin San terlihat tertekan olehnya.
"Bisakah kau hilangkan tekananmu itu." Ujar Qin San.
"Oh Ya... maaf-maaf aku terlalu senang saat melihatmu tersiksa, jadi terlupa untuk melepaskanmu." Kata Rua Ling lalu ia menarik auranya kembali dan keaadaan pun menjadi normal kembali.
Qin San di sana hanya menatap Rua Ling dengan penuh emosi, Jika kekuatanya lebih kuat dari Rua Ling ia pasti akan membalasnya 10 kali lipat, tapi walaupun begitu Rua Ling adalah pecahan jiwanya, jadi ia tidak akan bisa membalasnya karena sebentar lagi mereka akan menjalani proses penyatuan jiwa.
"Apa..!! apakah ada yang salah dengan wajahku."Kata Rua Ling saat melihat Qin San sedang menatap dirinya dengan tatapan yang penuh emosi.
"Tidak, aku hanya heran kenapa kepingan jiwaku memiliki rupa yang biasa biasa saja." Ucap Qin San yang memperlihatkan senyum mengejek.
"Apa kau bilang, wajah setampan diriku ini hanya biasa biasa saja, kau dengar ya, di kehidupanku dahulu sebelum aku bereinkarnasi yang ketiga kalinya, di kehidupan ke dua aku adalah orang yang paling tampan dari semua pria yang aku temui." Ucapnya dengan sombong.
"Benarkah...?? mungkin yang kau temui adalah pria pria tua, jadi kau merasa dirimua yang paling tampan."
Mendengar itu Rua Ling terdiam, ia ingin menyangkalnya terus menerus dan kembali mengejek Qin San, tetapi saat ia menyadari bahwa wajah Qin San lebih tampan dari dirinya, ia memutuskan untuk diam saja.
"Hehe, kenapa diam apakah kau sekarang baru menyadari bahwa kau adalah orang dengan wajah wajah biasa biasa saja."
"Memangnya kenapa jika wajahku biasa biasa saja, yang penting aku dulu pernah memiliki 10 istri, dan dengan itu saja membuktikan bahwa diriku sangat tampan." Ujar Rua Ling.
__ADS_1
"Yah... terserah kau saja, yang penting sekarang adalah apakah kau jadi bersatu denganku atau tidak, jika tidak sebaiknya kau pergi dari alam jiwaku."Ucap Qin San yang tak mau memperpanjang perdebatan lagi.
"Baiklah, kalau begitu aku akan memulainya, tapi dengan satu syarat." Ucap Rua Ling mengeluarkan sebuah syarat.
"Syarat apa yang kau butuhkan, cepatlah aku tidak punya waktu untuk meladenimu."Ucap Qin San dengan wajah datarnya.
"Jika kau bertemu dengan 10 istriku kau harus menjaganya." Ujarnya membuat Qin San terkejut.
"Tunggu... Jika itu aku mungkin tidak bisa, kau tahu sendirikan aku sudah memiliki 5 wanita, dan menurutku 5 wanitaku ini sudah lebih dari cukup, dan mungkin jika aku menambah wanita lagi itu pasti adalah salah satu dari reinkarnasi istriku di kehidupanku yang sebelumnya." Ucap Qin San yang terkejut.
"Aku tahu, lagi pula aku hanya menyuruhmu untuk menjaganya saja bukan menjadikanya istrimu, jadi kau tidak perlu kawatir tentang itu."
"Maaf, mungkin kau tidak tahu yang namanya perasaan, kau menyuruhku untuk menjaga mereka, tapi apakah kau tahu jika mungkin mereka tiba tiba menyukaiku dan jatuh cinta padaku, apa yang harus kulakukan, jika aku bilang tidak ya tidak, mungkin saja semua istrimu itu juga sudah menemukan pasangan hidup mereka, lagipula kehidupan keduamu adalah ratusan juta tahun yang lalu,mungkin mereka semua sudah melupakanmu." Ucap Qin San seketika membuat Rua Ling terdiam.
"Mungkin kau benar." Ujar Rua Ling dengan raut wajah sedihnya.
"Lagipula dulu mereka menikahiku mungkin karena aku adalah seorang kaisar di dunia immortal, dan setelah aku mati mungkin mereka sudah melupakanku, atau mungkin mereka menikahiku karena mereka ingib melengserkanku dari jabatanku." Ujarnya dengan raut wajah yang rumit.
"Haha, aku kira kau adalah orang yang sangat kuat ternyata kau adalah orang yang naif didepan istrimu, hingga mereka memberikan racun padamu tetapi kau memaafkanya, sungguh naif, sangat naif." Ejek Qin San pada Rua Ling.
"Bukankah kau dulu juga pernah diracuni oles istri istrimu." Ujar Rua Ling mengerutkan keningnya.
"Haha, mereka memberiku racun karena mereka kesal denganku, lagipula racun yang mereka berikan bukan racun berbahaya yang bisa menyebabkan kematian." Ucap Qin San.
Setelah berbicara tidak penting mereka akhirnya berdua akhirnya terdiam, dan lalu mereka berdua setuju dan melakukan penyatuan jiwa.
Rua Ling di sana nampak sedang membentuk sebuah pola array penyatuan jiwa, sedangkan Qin San ia hanya duduk di kursinya sambil memperhatikan array yang di buat oleh Rua Ling.
Setelah beberapa saat kemudian akhirnya array penyatuan jiwa itu jadi.
"Kau kemarilah."Panggil Rua Ling pada Qin San yang sedari tadienatap array buatanya.
Mendengar itu Qin San mengangguk lalu ia berjalan ke arah Rua Ling.
__ADS_1
"Aku tidak menyangkan kau ternyata hebat dalam pembuatan array." Ujar Qin San memuji.
"Hehe, ini hanya array kecil, jadi hanya kacang bagiku." Kata Rua Ling yang puas dengan pujian darj Qin San.
"Baiklah, apa yang harus aku lakukan sekarang." Tanya Qin San.
"Kau hanya perlu duduk di tengah array itu, dan untuk selanjutnya sku yang akan mengaturnya." Jawab Rua Ling.
"Hmm, baiklah aku percaya padamu." Qin San lalu duduk di tengah array itu dengan memejamkan matanya.
Setelah itu ia Rua Ling menjentikan jarinya dan array itu seketika aktif dan bersinar berwarna biru.
Ketika array itu aktif, Rua Ling duduk bersila di belakang Qin San dengan tanganya yang menyentuh punggung Qin San.
Lalu dengan perlahan ia menyerahkan esensi inti jiwanya kepada Qin San. Perlahan demi perlahan seluruh kejadian yang di alami oleh Rua Ling tertransfer ke dalam pikiran Qin San, Qin San yang mendapati sebuah ingatan tiba tiba muncul di kepalanya, ia merasakan sedikit pusing.
Selain mendapatkan beberapa ingatan ia juga mendapatkan kultivasi dari Rua Ling yang perlahan lahan mengisi dantinya dengan penuh energi Qinya.
5 hari kemudian....
Qin San terlihat masih dalam posisinya, Sheng Zangyu dan Bai Long melihat Qin San dari kemarin hanya terdiam mereka menjadi khawatir akan keadaanya.
Sementara itu di alam Jiwanya, tubuhnya terlihat membacarkan sebuah cahaya berwarna emas yang mengelilingi tubuh jiwanya, sementara itu Rua Ling yang berada di belakangan sudah tidak ada lagi, dan ia sepenuhnya sudah menyatu dengan jiwa Qin San.
Kekuatan Qin San Juga melesat dengan cepat, dan sekarang kekuatanya sudah setara dengan kekuatan yang di miliki Long Tian, Jika ia bertemu dengan malaikat jatuh lagi mungkin ia bisa membunuhnya dengan beberapa gerakanya saja.
Setelah beberapa hari melakukan penggabungan jiwa, akhirnya Qin San mulai membuka matanya, sebuah pupil berwarna warni terlihat dari mata Qin San, sehingga terlihat sangat Indah, Qin San menatap Tajam ke depan lalu ia mengepalkan tanganya dan mulai meninju dengan kekuatanya, hanya dengan 5 persen kekuatanya ia memukul alam jiwanya hingga alam jiwanya mengalami getaran tang cukup kuat.
Melihat itu ia tak bisa untuk tidak menyembunyikan rasa senangnya, Dengan kekuatan ini ia tidak perlu takut lagi dengan beberapa ancaman yang mengancamnya.
.............
BERSAMBUNGGG....
__ADS_1