Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
PERTARUNGAN


__ADS_3

"Cih, sudah aku beri tawaran yang adil, kau malah tidak mau, terpaksa kau akan menghadapi kami semua." Ucap Raja yang kai menatap sinis kepada Xie Lian.


"Hahaha... kau kira aku takut dengan kalian semua, Hanya ranah Half God puncak seperti kalian saja apa yag perlu fi takutkan." Ucap Xie Lian memprovokasi.


"Bukankah kau juga hanya half God puncak kenapa seolah olah kau lebih tinggi dari kami." Ucap Ketua dari harimau hitam.


"Karena aku yang membantunya." Ucap seorang pria yang tak lain adalah Qin San.


"Siapa kau." Tanya Xie Lian bingung karena.


"Aku hanya orang lewat yang ingin ikut bersenang senang bersama kalian, tenang saja aku tidak akan mengambil pillmu itu, aku hanya akan mengambil armor milik bajingan tua itu." Ucap Qin San sambil menepuk pundak Xie Lian.


"Anak muda aku tahu niat baikmu, tapi apakah kau tahu seberapa kuat orang yang akan kita hadapi." Ucap Xie Lian meragukan kemampuan Qin San karena ia sama sekali tidak bisa melihat kemmapuanya.


"Tuan apakah kau meremehkanku." Ucap Qin San membocorkan sedikit kekuatanya ranah dewanya yang hanya di ketahui oleh Xie Lian.


"Apa ranah dewa." Ucap Xie Lian terkejut sekaligus tidak percaya.


"Jadi apakah kau tidak membutuhkan bantuanku." Tanya Qin San tersenyum.


"Maaf tuan karena telah meremehkan anda, saya dengan hormat meminta agar tuan membantu saya." Ucap Xie Lian meminta bantuan.


"Hm... baiklah." Ujar Qin San menyetujuinya.


Sebenarnya Xie Lian jika Qin San tidak muncul ia terpaksa akan menggunakan jimat teleportasinya untuk berpindah ketempat aman, tapi dengan adanya bantuan orang sekuat Qin San maka ia tidak mau menyianyiakanya dan akan ikut membantunya untuk menghabisi orang orang ini.


"Hahaha hanya pemuda sepertimu, berani sekali ikut campur masalah kami." Ucap ketua dari sekte api hitam.


"Oh, sepertinya aku harus memberikan pelajaran kepadamu supaya tidak meremehkan orang seenaknya." Ucap Qin San menyeringai.


"Anak muda, jika kau memiliki kemampuan cobalah serang aku, jika kau bisa melukaiku maka aku akan bersujud padamu dan aku akan berlari keliling kota ini dengan telanjang." Ucap ketua daru sekte api hitam.


"Apakah kau yakin dengan apa yang kau katakan itu." Ucap Qin San.


"Tentu saja aku yakin anak babi." Ucap ketua dari sekte api hitam.


"Baiklah kuharap kau tidak menyesali apa yang kau katakan itu." Ucap Qin San lalu melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi menuju ketua sekte api hitam.


"Pukulan penghancur keturunan." Ucap Qin San memukul tepat di bagian tongkat sakti dari ketua sekte api hitam.

__ADS_1


Bughkk....


Pyarr....


Sebuah suara pukulan dan sesuatu yang pecah terdenggar debgan jelas di telinga mereka semua.


Ketua dari sekte api hitam terpental dengan kondisinya yang sangat mengenaskan, dan terlihat sebuah darah segar ya g keluar di antara kedua selangkanganya.


"Ughkkk.. kau curang." Ucap ketua sekte api hitam sambil menutupi selangkanganya yang sangat sakit menurutnya


"Curang...!! aku tidak curang kau saja yang lemah karena tidak bisa menghentikan satu jurusku." Ucap Qin San.


"Sekarang kau harus tepati janjimu, jika tidak maka kau akan tahu akibatnya setelah ini." Ucap Qin San dengan sinis.


"Apakah ada yang maju lagi." Ucap Qin San.


"Bocah, kau jangan bangga hanya karena kau telah membuatnya terluka, kau dihadapan kami semua hanya semut biasa." Ucap Yang Kai geram.


"Baiklah kalau begitu kalian semua majulah, biar aku tunjukan kekuatan semut sepertiku." Ucap Qin San.


"Tidak perlu kalian semua yang maju cukup aku saja yang menghabisi bocah bajingan itu." Ucap ketua dari sekte Ular Kegelapan.


"Anak muda dalam sekali tebas akan aku pastikan bahwa kau akan menghilang dari semesta ini." Ucap Buan Li Yan.


"Kalau begitu cobalah." Ucap Qin San menatap bodoh kepada Buan Li Yan.


Buan Li Yan melesat ke arah Qin San.


"Tebasan neraka." Ucap Buan Li Yan seketika pedang yang berada di tanganya mengeluarkan api yang sangat panasa, dan kemudian Buan Li Yan berputar sepertu layaknya sebuah tornado api ke arah Qin San.


Melihat itu Qin San hanya menghindari setiap serangan dari Buan Li Yan dengan mudah sambil menguap lebar tanda membosankan.


"Apakah hanya ini kemampuanmu." Ucap Qin San malas lalu ia dengan kedua jarinya menghentikan perputaran pedang itu dengan mudah.


"Baiklah kalau begitu giliranku." Ucap Qin San.


"Dao black Hole." Ucap Qin San seketika sebuah lubang hitam kecil muncul di jarinya.


Melihat itu semua orang di sana sangat terkejut sekaligus ketakutan saat Qin San mengeluarkan Dao Black Hole.

__ADS_1


"Bagaimana bisa dia menguasai salah satu dao tertinggi." Gumam mereka terkejut sekaligus tidak percaya.


"Awas benda ini berbahaya, karena aku pertama kalinya mengeluarkanya." Ucap Qin San melemparkan lubang hitam kecil itu ke arah Buan Li Yan.


Ketika lubang hitam itu mendakati Buan Li Yan, sebuah daya hisap yang sangat tinggi menghisap segalanya yang berjarak 1000 meter dari lubang hitam itu.


Buan Li Yan mencoba melarikan diri tetapi ia sama sekali tidak bisa dan pada akhirnya ia tersedot ke dalam lubang hitam membuatnya hancur berkeping kepung.


"Hm ternyata kuat juga dao ini." Ucap Qin San kagum.


Heningg...


Semua orang terdiam, mereka semua tidak menyangka seorang semuda Qin San bisa melepaskan kekuatan yang begitu dahsyat.


"ini tidak mungkin." Ucap Mereka tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.


"Hehe sekarang adalah giliran kalian semua." Ucap Qin San melesat ke arah Raja Yang kai.


Qin San melayangkan sebuah pukulan ke pada Raja yang kai, tetapi raja yang Yang kai yang merasakan hal itu langsung bersalto kebelakang menghindari serangan Qin San.


" Cukup cepat."Puji Qin San.


"Kalian semua serang bocah ini secara bersamaan jika kalian semua ingin masih hidup dengan tenang.


Mendengar itu semua orang mengangguk kecuali Xie Lian yang sudah mengambil posisi kuda kudanya untuk segera membantu Qin san.


"Mati bocah Sialan." Ucap ketua gagak darah mennebas dengan belati malamnya.


Melihat Hal Ini Qin San menghentikanya belati itu dengan tanganya dengan memegang pergelangan tangan si penyerang, setelah itu ia memelintir tangan ketua gagak darah hingga tanganya patah lalu ia menendangnya hingga menabrak pohon.


"Tekhnik petir penghancur." Ucap Raja Yang Kai menyerang Qin San dengan petir.


"Oh mau adu mekanik." Ucap Qin San mengarahkan tangan ke atas seketika sebuah petir keluar dari tanganya menuju petir penghancur Milik Raja Yang Kai.


"Bom..." Dengan telak tekhnik penghancur petir langsung musnah di gantikan oleh tekhnuk petir hukuman Qin San yang menuju Raja Yang Kai.


Bommm...


............

__ADS_1


BERSAMBUNGGGG .......


__ADS_2