Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
KEJUJURAN TIGA PAK TUA


__ADS_3

"Aku tidak menyangka setelah sekian lama ada yang menyebutku orang baik lagi." Gumam Qin San.


"Jadi apa yang harus aku lakukan."Tanya Qin San kepada Cun Ya.


"Kakak San, tiga hari lagi adalah hari pertemuan antar dua keluarga, aku harap pada waktu itu kakak San datang untuku." Jelas Cun Ya.


"Tiga hari lagi ya, baiklah aku akan datang."Ucap Qin San menyetujuinya.


Di tempat persembunyian.


"Pria itu sepertinya pengganggu bagi rencana pernikahan ini, setelah ia keluar mari kita bunuh dia." Kata salah satu penjaga tersembunyi Cun Ya.


Setelah berbincang cukup lama, keduanya fokus ke dalam piring masing masing, hanya dentingan sendok dengan piring yang terdengar di antara keduanya.


Selesai makan malam Qin San pamit kepada Cun Ya, ia pergi dari sana karena ia merasakan niat membunuh yang mengarah padanya.


Setelah berjalan cukup lama ke area yang sepi Qin San berhenti berjalan lalu ia berkata."Kalian semua keluarlah, sudah cukup untuk kalian untuk terus bersembunyi."


Mendengar ini sebanyak 3 penjaga bayangan Cun Ya sediikit terkejut karena Qin San mengetahui keberadaan mereka, padahal mereka sudah menyembunyikan hawa keberadaan mereka tetapi tetap saja ketahuan.


Karena sudah ketahuan oleh Qin San akhirnya mereka menampakan diri mereka.


Terlihat 3 pria paruh baya dengan ranah kaisar dewa muncul secara bersamaan dari atas langit.


"Apakah kalian bertiga sudah lama mengawasiku." Tanya Qin San.


"Siapa yang mengawasimu, kami hanya mengawasi keselamatan nona kami saja, kami sama sekali tidak peduli padamu." Ucap salah satu pria paruh baya menatap rendah Qin San.


"Hahaha mengawasi, bukankah tujuan kalian sebenarnya adalah mencoba agar tidak ada yang mendekatinya, supaya rencana pernikahan antara Cun Ya dan putra dari tetua Bu berjalan lancar." Ujar Qin San membuat ketiganya terkejut karena Qin San tahu tujuan mereka sebenarnya.


"Itu tidak ada hubunganya denganmu, tetapi karena kamu sudah tahu apa yang kami rencanakan maka kami hanya bisa membunuhmu, maka nikmatilah hidupmu yang akan segera hilang." Ujar Pria paruh baya lainya.


"Membunuhku??, sepertinya kalian terlalu percaya diri." Ucap Qin San menyeringai.

__ADS_1


"Cih, hanya anak kecil berani sekali sombong didepan kami." Ketiganya lalu melepaskan auranya yang menundas ke arah Qin San.


"Hihi kalau begitu akan kutunjukan bagaimana anak kecil ini akan memukuli kalian hingga kalian lupa untuk berjalan kembali." Kata Qin San yang juga melepaskan kekuatanya mengimbanngi ketiga aura gabungan dari ketiga pria paruh baya.


"Anak ini bagaimana bisa mengimbangi ketiga aura penindasan kami bertiga." Gumam salah satu peia paruh baya.


"Karena kalian sudah berani untuk berniat membunuhku, maka aku akan membunuh kalian terlebih dahulu." Ucap Qin San menghilang dari tempatnya.


Tinju Qin San melayang dengan sangat cepat hingga ketiga orahg itu sama sekali tidak menyadari pergerakanya.


Bomm...


Salah satu pria paruh baya terpental menabrak tanah hingga menjadi kawah yang cukuo besar.


"Kalian ini berniat untuk membunuhku tetapi kalian sendiri sangat lemah, bahkan hanya dengan 5 persen kekuatanki kalian sudah seperti ini." Ucap Qin Sam membuat ketiganya syok sekaligus terkejut, mereka tidak menyangka jika Qin San sekuat ini .


"Sialan, anak ini benar benar pura pura lemah, ia bilang pukulan ini hanya 5 persen kekuatanya, aku tidak bisa membayangkan jika ia menggunakan seluruh kekuatanya mungkin saja aku akan mati meledak sebelum tersentuh oleh pukulanya." Kata salah satu pria paruh baya yang terkena pukulan dari Qin San.


Tetapi sebelum itu terjadi Qin San sudah melumpuhkan mereka semua dalam sekejap.


"Hm sepertinya membawa kepala kalian bertiga di pertemuan keluarga Tiga hari lagi akan menarik." Ucap Qin San tersenyum jahat.


Mendengar ini ketiganya yang sudah tidak bisa melakukan apa apa, hanya terdiam karena pasrah.


Qin San kemudian membawa ketiganya kedalam alam batinya, ia mengikatnya di dalam rumahnya.


Ketiganya di sana hanya bisa pasrah mengikuti semua yang Qin San mau lakukan.


"Em, sebenarnya aku bisa saja tidak membunuh kalian, tetapi kalian bertiga harus berjanji untuk tunduk padaku dan menjadi budaku, juga ceritakan apa yang kalian rencanakan hingga menikahkan Cun Ya dengan putra tetua Bu itu." Ucap Qin San sambil mengeluarkan aura penekanan.


Mendengar ini ketiganya menjadi bimbang, walaupun mereka terlihat sudah pasrah mereka bertiga juga tidak mau mati seperti itu, tetapi disisi lain mereka juga memiliki tanggung jawab yang harus mereka lindungi sehingga ketiganya menjadi berpikir.


"Tu.. tuan sebenarnya ini semua masih berkaitan dengan para iblis." Ucap salah satu pria paruh baya bernama Guang Jin.

__ADS_1


"Para iblis,apa maksudmu."Tanya Qin San sedikit bingung.


"Tuan, sebenarnya kami melakukan ini semua karena terpaksa, hal itu di sebabkan karena para iblis itu sudah menguasai keluarga kami dan juga keluarga Cun, dan tetua Bu ini dan anaknya ini sebenarnya adalah iblis yang menyamar dan mereka menggunakan nona muda Cun Ya untuk membuat keturunan darah iblis kegelapan murni, karena nona Cun Ya memiliki energi Yin dingin es kegelapan, dan tubuh sepertinya berpotensi untuk membuat keturunan darah iblis kegelapan murni." Ujar Pria paruh baya lainya yang bernama Huan Hu Ting.


Mendengar penjelasan mereka Qin San hanya mengangguk dengan wajahnya yang mulai serius.


"Jadi sebenarnya begini." Ucapnya geram.


"Tubuh Yin dingin es kegelapan ya, menarik."Gumam Qin San.


"Karena kalian telah berbicara jujur, maka aku akan menjadikan kalian bawahan sekaligus budaku." Ucap Qin San memberikan sebuah segel budak kepada ketiganya.


"Dan juga untuk hal lain, kalian tidak perlu khawatir, karena dalam tiga hari ini aku akan menghancurkan para iblis ini." Ucap Qin San dengan aura membunuhnya yang kental.


"Oh, ya kalian bisa tinggal di alam batinku ini untuk sementara waktu, kalian tenang saja di sini kalian akan aman, juga kalian atur para warga disini dengan baik, aku akan keluar sebentar dari sini." Ucap Qin San kepada ketiganya.


Mendengar ini ketiga pak tua itu mengangguk.


"Baik Tuan."


Qin San muncul di depan rumah yang telah disediakan untuknya, lalu setelah itu ia memasukinya.


Malam itu ia mengedarkan penglihatan spiritualnya di dalam sekte itu untuk mengetahui aktifitas mereka, sekaligus mencari tempat tentang keberadaan dari Temanya.


Saat melihat hal tentang aktifitas sekte yang ia lihat rata rata adalah pelatihan kultivasi para tetua dan murid, tetapi ada satu tempat yang cukup besar yang diisi oleh banyak orang dan kebanyakan orang itu adalah wanita, di sana juga ada beberapa pria yang sedang menggarap para wanita disana hingga sedemikian rupa, tapi dapat dilihat bahwa di ruangan itu terdapat array pelindung yang mungkin agar kegiatan mereka tidak diketahui.


"Eh kultivasi ganda, sejak kapan di sekte ini ada pelatihan kultivasi ganda."Gumamnya bingung.


Karena penasaran dan ia melihat hal itu secara samar samar juga jadi ia memutuskan untuk memeriksanya.


........


BERSAMBUNGHH....

__ADS_1


__ADS_2