
"Tuan silahkan anda masuk."Ucap salah satu penjaga gerbang di sana mempersilahkan Qin San masuk.
Di dalam Qin San dapat merasakan aura Hitam semakin padat,ia menoleh ke arah pemuda yang cukup tampan dengan membawa tongkat sihir yang sedang menatapnya.
"Tuan apakah anda yang mengaku bisa menyembuhkan anaku."Ucap pemuda tampan itu dengan tatapan berharap kepada Qin San.
"Ya,tapi aku harus menyelidiki seperti apa roh hitam yang sedang merasuki anakmu itu."Jawab Qin San menatap ke arah titik pusat aura hitam yang tak lain adalah kamar dari anak pria di sampingnya.
"Kalau begitu aku akan antarkan tuan untuk melihat kondisi anaku."Pria muda itu mempersilahkan Qin San untuk melihat kondisi anaknya dengan menuntunya ke dalam.
Sembari berjalan mereka berdua memperkenalakan diri mereka berdua masing masing,Jadi nama pria muda itu adalah jun Ju,keluarga jun merupakan keluarga kelas menengah yang cukup berkuasa di kota ini,keluarga Jun bergerak dalam bidang persenjataan negara ini,walaupun tidak semua senjata di buat oleh keluarga Jun tetapi bisa di katakan keluarga jun merupakan keluarga kaya di negara sanyang ini,dan yang di tempati Qin San saat ini adalah cabang dari keluarga Jun.
Tak terasa mereka berdua telah sampai di kamar anaknya,Di dalam sana Qin San langsung melindungi dirinya dan jun Ju dari aura hitam yang menyerang mereka berdua.
"Aura hitam ini sangat pekat,sepertinya ada yang menanamkan roh hitam di dalam tubuh anakmu."Ucap Qin San sembari melihat kondisi dari seorang pemuda yang terbaring lemah di ranjangnya.
"Apakah kemarin malam kau melihat seseorang yang menyelinap ke rumahmu."Tanya Qin San.
"Em,tidak tuan Qin kemarin malam saya tidak melihat adanya penyusup yang masuk ke rumah saya."Jawab Jun Ju dengan yakin.
Mendengar itu Qin San berspekulasi bahwa yang masuk ke rumah ini memiliki kekuatan yang hebat sehingga bahkan tidak bisa di ketahui oleh Jun Ju yang merupakan seorang dengan kemampuan level 8,bagaimanapun ia juga bisa merasakan jejak seorang kultivator pada saat ia memindai seluruh rumah ini,jadi dapat di pastikan kultivator yang menaruh Roh hitam ini pasti sangat kuat.
Qin San mendekati ranjang pemuda itu,ia mengangkat tanganya lalu menyentuh dahi pemuda itu dengan jari telunjuknya,seketika ia masuk ke dalam alam kesadaran dari anak itu.
Dapat Di lihat seorang pemuda yang di kurung dengan array berwarna merah,dengan aura hitam yang menyelimuti array itu,sehingga jiwa/Roh anak itu seketika semakin memudar seperti roh anak itu sedang di serap oleh sesuatu.
"Gawat,Array ini berguna untuk menyerap jiwa dan kekuatan seseorang yang di tanami dengan array ini,jika ini dinteruskam lebih lama anak ini akan benar benar mati."Ucapnya sedikit panik.
__ADS_1
"Sepertinya aku harus menghancurkan array ini."Qin San dengan cepat mendekati array itu,pada saat jarak antara array dan Qin San hanya berkisar 2 meter sebuah bayangan hitam tiba tiba menghentikanya.
Qin San hanya terdiam sambil mengamati Bayangan Hitam di depanya,lalu ia bertanya.
"Siapa kau?,dan siapa juga yang menanamkan array ini kedslam tubuh pemuda ini."Tanya Qin San denganaura membunuh yang pekat muncul dari dalam tubuhnya.
"Kau tidak perlu tahu siapa aku,dan siapa yang menanamkan array ini,karena kau akan mati disini."Ucapnya dengan kata ya g penuh dengan penekanan di setiap kalimatnya.
"Hanya Roh hitam rusak sepertimu berani sekali mengancamku."Ucap Qin San matah padanya.
"Omong Kosong,Mati!!.."bayangan hitam itu langsung menerjang ke arah Qin San dengan kecepatan yag luar biasa cepat.
Jiwa Qin San hanya terdiam sambil mengangkat telunjuk jarinya.
Bammmm...
Bayangan hitam itu terkejut saat mengatahui jiwa orang di depanya ini adalah jiwa seorang dewa.
"Ini!!bagaimana mungkin di dunia ini ads orang yang memiliki jiwa seorang dewa."Gumamnya dengan ekspresi terkejut di wajah bayangan hitam itu.
"Siapa kau?bagaimana bisa kau memiliki jiwa seorang dewa."tanyanya yang tidak bisa menyembunyikan keterjutan di wajahnya.
"Hehe,memangnya kau pantas untuk mengetahuinya."jawab Qin San dengan senyum mengejek.
Qin San langsung mengeluarkan kekuatan jiwa dewanya ke alam kesadaran pemuda ini,yang bertujuan untuk mengusir semua aura hitam yang menyelimuti alam kesadaran pemuda ini,aura hitam itu perlahan lahan menghilang saat aura jiwa dewa Qin San menyelumi alam kesadaran pemuda itu.
Dengan telunjuknya ia menghancurkan bayangan hitam serta array yang mengurung jiwa pemuda itu di alam kesadaranya.
__ADS_1
Jiwa pemuda itu terlihat sudah samar samar seperti ingin menghilang,tapi sebelum itu Qin San langsung menyuntikan kekuatan jiwanya ke dalam jiwa pemuda itu,sehingga perlahan lahan jiwa pemuda itu mulai pulih seperti semula.
Jiwa pemuda itu menatap Qin San,Qin San hanya tersenyum sambil menepuk bahu jiwa pemuda itu,dengan membungkuk jiwa pemuda itu berterima kasih kepada Qin San sambil memeluknya.
"Tuan terima kasih telah menyelamatkan Saya."Ucapnya dengan menangis haru.
"Haha,kau tidak perlu berterimakasih padaku,mungkin ini memang sudah takdir untuk aku menolongmu,Baiklah kalau begitu aku akan keluar dari alam kesadaranmu."Qin San lalu menghilang dari tempatnya kembali ke tubuhnya.
Ia mulai membuka matanya dan tersenyum ke arah Jun Ju yang tak lain adalah sang ayah dari pemuda itu,walaupun Jun Ju ini terlihat masih muda seperti anak berusia 25 tahunan tapi usia ia yang sebenarnya sudah mencapai 80 tahunan,mungkin karena gen-nya yang baik hingga ia masih bisa terlihat muda.
"Tuan Qin Apakah Qu'er bisa anda sembuhkan."Tanya Jun Ju yang kegirangan saat merasakan aura hitam dari tubuhnya sudah menghilanh sepenuhnya.
Mendengar itu Qin San hanya menganggukan kepalanya sebagai tanda bahwa ia sudah menyembuhkan Jun Qu.
"Tuan Qin,terima kasih sudah menyebuhkan anakku,kalau tuan berkenan besok malam tuan akan aku ajak untuk menghadiri perjamuan yang akan di adakan di kerajaan Sanyang."Ucap Jun Ju dengan sangat gembira.
"Perjamuan?,perjamuan apa yang anda maksud."Tanya Qin San penasaran.
"Eh,apakah tuan tidak tahu kalau besok adalah hari ulang tahun dari leluhur kerajaan Sanyang."jelas Jun Ju terhadap Qin San.
Qin San berpikir sejenak."Hmm,dengan keramaian yang ditimbulkan banyak orang aku takut kalau orang yang menanam roh hitam itu akan muncul dan menanamkan ke banyak orang."Pikirnya dengan memegangi dagunya.
"Baiklah,besok malam aku akan datang.
................
BERSAMBUNGG
__ADS_1