Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
PEMBANTAIAN


__ADS_3

Mendengar target yang sudah mengetahui keberadaan mereka, Para anggota assosiasi hitam menampakan dirinya yang berjumblah sekitar 200 orang.


Di antara 200 orang itu terdapat seorang yang memiliki kultivasi cukup tinggi yang tak lain adalah tetua dari assosiasi hitam sendiri.


"Anak muda kau lumayan hebat, tetapi walaupun kau hebat jika kau melawan kami semua tetap saja kami yang akan menang." Kata seorang tetua dari assosiasi hitam.


"Oh, apakah itu benar, aku sangat takut kalau begitu, paman bisakah kau melepaskanku kali ini." Ucap Qin San berpura pura ketakutan.


"Hahaha, sudah aku bilang kau hanya anak muda yang sombong, tetapi kau berani sekali melawan kami. Maafkan paman ini karena tidak bisa memaafkanmu, tapi paman akan berjanji setelah kau mati paman akan menguburmu dengan layak."Ucap tetua itu girang merasa bahwa orang di depanya ini sangat lemah.


"Benarkah, Kalau begitu bagaimana jika paman duluan yang aku kubur."Ucap Qin San menghentakan kakihya ketanah lalu melesat ke arah tetua itu.


Qin San dengan tangan kosong ia memukul tetua itu hingga terpental jauh, Tetua itu terlihat mengeluarkan darah dari mulutnya.


"Bajingan beraninya kau menyerangku saat aku sedang lengah." Tiba tiba aura di tubuh tetua itu melinjak dengan cepat memenuhi tempat itu.


"Baiklah, apakah kau sekarang sudah siap."Tanya Qin San.


"Ya,aku sudah siapa apakah kau akan menyerangku lagi." Ucap tetua itu dengan nada meremmehkan.


" Baiklah......Wushhh..." Qin San melesat dengan sangat cepat, ia mencengkram rambut panjang dari tetua itu lalu ia membantingnya dengan kejam ke arah bebatuan hingga bebatuan itu hancur.


Tetua assosiasi hitam itu terlihat tidak berdaya di sana, bahkan wajahnya tidak bisa di kenali lagi, ia sama sekali tidak bisa menggerakan tubuhnya.


"Cih, lemah." Qin San meludahkan liurnya ke tetua assosiasi hitam yang sedang sekarat di bawah kakinya.


Setelah membuat tetua assosiasi hitam sekarat ia menoleh ke arah anggota assosiasi hitam dengan tatapn yang menyeramkan membuat mereka bergidik ngeri.


"Hehe, tetua kalian yang kalian banggakan sudah mati, Sekarang giliran kaliam semua."


Qin San mengeluarkan pedangnya, lalu ia mengeluarkan tekhniknya.


"Teknhik pedang taichi." Qin San mengayunkan pedangnya dengan sangat lihai ke arah musuh musuhnya.


sekitar 200 orang itu menyerang Qin San secara bersamaan, tapi ia sama sekali tak gentar ia membunuh anggota assosiasi hitam dengan sangat mudah.


Ilmu pedang Taichi ini benar benar mengerikan, walaupun gerakanya pelan tapi tidak mudah di baca oleh musuh,Pedang itu terus melewati danging daging yang tertusuk.


Hanya sebentar saja 200 orang itu telah tiada dan menjadi mayat di sini.

__ADS_1


Qin San tersenyum melihat mayat mayat yang bertumpukan di sekitarnya, Ia menjilat darah di pedangnya, lalu ia menoleh ke atas karena melihat sebuah portal teleportasi sebanyak 10 portal.


Di portal portal itu muncul ribuan anggota assosiasi hitam, serta 10 tetua utama dan tak lupa leluhur beserta ketua assosiasi assosiasi hitam tak lain adalah San Liu.


"Hehe ternyata kalian sudah datang, kalian terlambat aku sudah membantai pasukan sampah kalian." Ucap Qin San dengan senyum ejekan.


"Diam kau bajingan." teriak leluhur assosiasi hitam.


"Cepat serahkan wanita itu padaku atau kau akan mati tanpa jasad."ucap leluhur assosiasi hitam.


"Maaf, sayangnya wanita itu telah kabur, tapi jika kau berkata seperti itu aku ingin lihat sekuat apa lidahmu itu." Ucap Qin San mengejek.


"Dasar bodoh, aku sudah memberikan keringanan padamu tetapi kau malah menyianyiakanya." ucap leluhur itu menyela Qin San.


"Kalian semua bunuh dia...!!"perintah leluhur assosiasi hitam.


Mendengar itu semua anggota assosiasi hitam langsung melesat menyerang Qin San, disisi lain Qin San tersenyum sinis ke arah mereka.


"Tekhnik kekosongan gerakan pertama, pedang pembelah kehampaan." teriak Qin San yang seketika muncul siluet pedang mengarah kepada mereka.


Semua yang terkena tekhnik Qin San hancur tak tersisa hingga pada akhirnya tekhnik kekosongan Qin San menabrak sebuah gunung yang sangat besar membuat gunung itu hancur hingga menyebabkan gempa di sekitarnya.


"Tekhnik kekosongan gerakan kedua, tangan kehampaan."Sebuah tangan yang sangat besar tiba tiba muncul entah dari mana, membuat ratusan orang yang terjebak di dalamnya sama sekali tidak bergerak.


Qin San mulai menggerakan tangan kehampaan itu kebawah, dan alhasil membuat tempat itu hancur.


Leluhur asosiasi hitam melihat ini, ia sangat marah, bagaimana tidak marah seluruh anggotanya di ratakan tepat di depanya sendiri.


"Tehnik kekosongan gerakan ketiga Domain kehampaan."tiba tiba tempat yang berupa hutan seketika berubah menjadi gelap, bahkan Leluhur assosiasi hitam juga terkena tekhnik ini.


Semua orang yang berads di sana tak luput oleh tekhnik itu.


"Di dalam domainku akulah yang berkuasa." Ucap Qin San lirih.


Di domain kehampaannya Qin San membuat puluhan patung orang yang membawa pedang untuk meneyerang anggota assosiasi hitam.


Patung yang Qin San buat itu benar benar kuat, bahkan mampu menyeimbangi mereka semua.


"Cih, San Liu serang dia."Perintah leluhur assosiasi hitam terhadap San liu tetapi San Liu tidak menanggapinya sama sekali, ia malah menatap Qin Sam dengan tatapan kagum.

__ADS_1


"San Liu apakah kau mendengarkanku."Ucap leluhur assosiasi hitam dengan meninggikan nada suarahya.


"Eh,i..iya Guru aku mendengarkanmu."Ucap San Liu terbata bata.


"Kalau begitu tunggu apa lagi, kau habisi dia." perintah pemimoin assosiasi hitam.


"Baik Guru."San Liu langsung melesat ke arah Qin San menerjang dengan berbagai pukulan padanya, tapi pukulan yang ia lepaskan sama sekali tidak kuat karena memang ia tidak berniat melawan Qin San.


Baginya Qin San adalah sosok pria yang ia inginkan selama ini, jadi bagaimana mungkin ia menyakiti pria yang selalu ia inginkan ini, ya tentu jawabanya tidak mungkin.


Qin San yang mengetahui itu, ia hanya tersenyum kepada San Liu.


"Nona liu, bagaimana setelah ini kamu pergi bersamaku, aku ingin mempertemukanmu dengan seseorang,apakah kamu mau."Ucap Qin San.


" Aku mau."Ucapnya dengan menunduk malu.


" Tua Bangka, kau dengar sedirikan bahwa dia akan mengikutiku." Ucap Qin San mencoba membuatnya marah.


" San liu, beraninya kau berhianat padaku, kalau begitu mati." ucap Leluhur assosiasi hitam yang langsung mengeluarkan tebasan pedang ke arah san Liu, melihat itu aku menghentikanya dengan menggunakan pedangku.


"Trang" pedang kami berdua bertabrakan dengan keras


"Tua Bangka kau cukup kuat."Ucap Qin San tersenyum ke arahnya.


"Diam kau bajingan,mati....." Leluhur assosiasi hitam memukul perut Qin san tetapi entah bagaimana ada pelindung tak terlihat yang melindunginya.


"Tua Bangka, kan sudah aku bilang di domainku akulah rajanya."Ucap Qin San dengan menghempaskan leluhur assosiasi hitam.


Leluhur itu terpental cukup jauh tetapi ia sama sekali tidak terluka.


" Kau terima ini(Tekhnik Pedang Api Pembelah Langit."Sebuah siluet pedang berbentuk silang mengarah ke arah Qin San.


Tapi dengan ayunan tangan Qin San sebuah pelindung tak kasat mata terbentuk di depanya, sehingga tekhnik pedang itu mengenai Pelindung tak kasat mata itu.


"Boooommmm...


............


BERSAMBUNGGG

__ADS_1


__ADS_2