Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
Melawan monster


__ADS_3

"Yang aku ingat array itu adalah array yang sama dengan array yang berada didinding lorong ini, yang di gunakan untuk menyegel monster yang menyebabkan kerusakan di seluruh dunia." Jelas Qin San pada Sheng Zangyu.


Mendengar penjelasan dari Qin San Sheng Zangyu kembali mengingat apa yang ia lihat didinding lorong itu, setelah mengingat sebentar ia mengangguk.


Sementara itu Bai Long yang berada di samping Qin San hanya menatap array itu dengan tatapan dingin.


Array itu terlihat semakin memerah layaknya warna darah, array itu menghisap aura mayat yang berada di dalam sana dan juga di luar, yang merupakan mayat mayat yang Qin San bunuh.


Melihat Itu Qin San mengerutkan keningnya, sama halnya dengan Sheng Zangyu sementara itu Bai Long menggertakan giginya sambil menyuarakan suara geraman, seperti sedang bertemu dengan sesuatu yang berbahaya.


"Apakah monster itu akan bangkit." Ucap Sheng Zangyu.


"Kemungkinan memang seperti itu, tapi aku tidak menyangka monster yang tersegel di dalam altar itu cukup cakap untuk membuat mahadewa monster itu mengikuti perintahnya, dan pada akhirnya monster yang berada di dalam altar itu teryata hanya memanfaatkanya agar ia bisa bangkit kembali dengan cara memyuruh mahadewa monster itu mengumpulkan mayat bangsa manusia." Ujar Qin San.


"Tapi ada bagusnya jika monster itu bangun, dengan demikian aku bisa melatih kekuatan baruku ini." Ucap Qin San.


Sheng Zangyu hanya mengangguk menyetujui Qin San.


Qin San dan dua lainya berada di sana selama dua jam lebih, sambil mengamati ketiganya juga melihat lihat ruang yang berada di seberang gunungan tengkorak, saat mereka pergi keruang itu di sana terdapat banyak harta berupa emas dan harta berharga lainya, tapi Qin San melihat itu ia tidak peduli sama sekali, ia menelisik tempat itu dan ia mendapatkan sebuah peta yang kebetulan adalah peta yang merupakan tempat 2 kunci berada.


"Hahahhaha, sungguh kebetulan." Ujar Qin San tertawa senang.


"Tuan apakah ada barang bagus." Tanya Sheng Zangyu.


"Tidak hanya sebuah peta saja." Ujar Qin San sambil memperlihatkan tampilan peta yang berada di tanganya.


"Tuan kalau begitu kita apakan semua harta ini." Tanya Sheng Zangyu karena ia merasa Qin San sama sekali tidak tertarik dengan harta ini.


"Mungkin aku akan menyimpananya dan membagikanya kepada orang orang yang membutuhkanya." Ucap Qin San lalu ia mengayunkan tanganya dan semua harta itu terlihat tersedot ke dalam cincin penyimpanan milik Qin San.

__ADS_1


Gemuruhhh.....


gemuruh....


Tempat itu seketika bergetar hebat seperti ada sesuatu yang menggerakanya, Qin San yang merasakan itu ia merobek ruang dan muncul di luar lorong itu.


"Huh, hampir saja." Ujarnya mengamati lorong yang telah runtuh tertimbun tanah.


"Tuan sepertinya monster itu sudah muncul." Ucap Sheng Zangyu melihat ke arah tanah yang terlihat bergerak gerak.


Melihat itu Qin San melebarkan matanya, dia terlihat sangat bersemangat dengan itu.


Tangan monster itu muncul membelah tanah, kemudian monster itu melompat dari timbunan tanah melihat tempat sekelilingnya.


Mereka dapat melihat bahwa monster itu sangat besar, tinggi monster itu adalah 300 meter, dengan sayap kelelawar di punggungnya, monster itu juga memiliki sebuah taring panjang berwarna merah dengan matanya yang tanpa warna apapun selain warna hitam, monster itu berwujud seperti seekor singa tapi memiliki sayap kelelawar dan dan juga memiliki kaki seekor kuda.


Bai Long melihat itu ia langsung berubah dari wujud naga kecil berubah menjadi wujud naga aslinya.


"Hahahaha, akhirnya setelah jutaan tahun terkurung di tempat terkutuk itu aku bebas, dengan kebebasanku ini aku akan meratakan dunia ini dan menjadikan dunia ini sebagai miliku seorang." Monster itu tertawa senang karena telah terbebas dari kurunganya.


"Hehe sepertinya mimpimu itu tidak akan menjadi kenyataan selama masih ada aku didunia ini." Ucap Qin San kepada monster itu.


Monster itu saat mendengar perkataan dari Qin San ia melihat kesana kemari mencari keberadaan dari orang yang tidak tahu malu yang berani berbicara denganya dengan nada tidak sopan kepadanya.


Setelah melihat beberapa saat monster itu melihat tiga keberadaan orang asing yang tak jauh darinya.


"Semut sepertimu beraninya ingin menghentikanku." Ucap monster itu dengan sangat marah.


"Hanya menghentikanmu, apa yang perlu ditakutkan."Ejek Qin San memandang tegak ke arah monster itu.

__ADS_1


"Semut yang sombong, aku akan memakanmu hidup hidup....!!" Teriaknya dengan mengayunkan tanganya kenarah Qin San.


Wushh.....


Bommm.....


ketika monster itu mengayunkan tanganya, angin di sekitar berhembus dengan kencang sehingga membuat beberapa daratan di sana hancur, sedangkan Qin San yang berada di tempatnya ia tetap tenang tanpa melakukan apapun.


Qin San di tempatnya hanya mengangkat tanganya ke atas dengan menunjuk jarinya ke atas, tangan monster itu berhenti di tempat dengan Qin San yang menahanya dengan satu telunjuk jarinya saja.


Melihat itu monster itu terlihat tidak percaya, ia memandang Qin San dengan aneh.


"Bagaimana di dunia ini ada orang sekuat dia, pantas saja ia sama sekali tidak takut padaku, ternyata ia adalah orang yang memiliki beberapa kemampuan." Batin Monster itu saat melihat Qin San.


"Hehe lemah." Ucap Qin San lalu menembakan energi surgawinya ke pada tangan monster itu membuat monster itu mundur beberapa langkah kebelakang..


"Sungguh menarik, aku tidak menyangka di dunia ini ada semut yang mampu menghadapiku." Ujar Monster itu.


"Tapi walaupun begitu, kau akan tetap akan mati di tanganku." ucap monster itu mengeluarkan aura berwarna merah darah yang seketika membuat langit di seluruh dunia menjadi gelap.


"Kalau begitu coba saja." Tak mau kalah Qin San juga mengeluarkan auranya yang dapat mengimbangi aura dari monster itu.


Qin San terbang ke langit dengan tinjunya yang menuju ke arah monter itu, Monster itu yang merasakan bahaya dari tinjunya ia juga mengayunkan tinju ke arah Qin San sehingga kedua tinju itu bertabrakan.


Saat kedua tinju itu bertabrakan gelombang dari kedua kekuatan mereka membuat tanah di sekitar mereka terbelah menjadi dua bagian sepanjang 1000 km, untung tempat yang mereka buat bertarung adalah tempat yang tanpa penduduk jadi di sana tidak ada korban jiwa selain korban jiwa para monster yang tidak sengaja terkena hantaman dari gelombang pukulan antara Qin San dan Monter berwujud singa itu.


Pukulan keduanya membuat gempa di dunia itu, sehingga semua orang yang berada di dunia itu merasa khawatir. Long Tian yang masih berada di kamp pengungsian ia langsung menghilang dari tempat berkultivasinya saat menyadari ada riak energi dari Qin San.


.........

__ADS_1


BERSAMBUNGG....


__ADS_2