Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
MENAKLUKAN PHOENIK ES


__ADS_3

Long Tian Menghembuskan nafasnya,karena ia telah berhasil mengalahkan phoenik es,Ia berdiri dengan lemas lalu berjalan ke arah lima orang yang juga bernasib sama denganya tetapi mereka terlihat lebih parah dari luka yang di alami Long tian,Dengan pasti ia melangkahkan kakinya menuju mereka berlima dengan setiap langkahnya yang sangat berat karena tenaganya yang memang benar benar telah terkuras habis setelah ia mengeluarkan tehnik pamungkasnya.


Ketika ia sudah dekat dengan mereka berlima,Long tian mengambil sebuah pedang biasa lalu menghunuskan pedangnya ke arah mereka satu persatu di bagian kaki tangan serta matanya,Sehingga membuat mereka berlima berteriak kesakitan sebelum mereka semua tak sadarkan diri karena kehilangan banyak darahnya dan kemudiam setelah itu long tian menghuskan pedangnya kearah dada mereka,Membuat mereka tak akan pernah sadar kembali.


Selesai membunuh mereka berlima Long tian berjalan menjauh dari mayat mereka lalu ia terduduk di tanah dengan posisi lotus ,memejamkan matanya lalu menyerap energi Qi Di sekitarnya,Walaupun Qi Di Dunia biru ini sedikit tetapi setidaknya itu akan sedikit memulihkan energinya yang telah habis.


.................


Kekaisaran Qin


Terlihat Qin San berada di alam kesadaran milik Qin Zu menyaksikan Qin Zu yang hendak menaklukan Phoenik Es di depanya,pertarungan antara keduanya sangat sengit sehingga kemungkinan jika mereka bertarung di luar dampak yang di sebabkan akan lebih besar dari dampak pertarungan antara long tian dan kelima orang,tetapi untungnya mereka melakukannya di dalam alam kesadaran Qin Zu jadi itu tak berpengaruh sama sekali di dunia luar.


Qin Zu yang mengahadapi Phoenik es terlihat sangat kewalahan karena kekuatanya yang memang lebih lemah dari phoenik es di depanya,Qin San di sana melihat Qin Zu Yang terpojok ia mau tak mau memutuskan untuk membantu Qin Zu,Walaupun kekuatanya yang masih lemah tetapi setidaknya ia bisa mengurangi beban yang di hadapi Qin Zu,Tanpa Pikir panjang lagi Qin San mengeluarkan api hitamnya untuk menetralisir dinginnya es di sana,Karena api putih adalah api terkuat di seluruh semesta jadi Ye Xin Ru Tak bisa mengeluarkan semuanya karena itu bisa mengakibatkan terbakarnya tubuh Qin Zu ataupin jiwa milik Qin Zu,Jadi Ye Xin Ru hanya mengeluarkan sedikit saja api putihnya itupun ia juga menurunkan Suhu api putih ke tahap yang paling rendah sehingga itu tak akan membuat tubuh Qin Zu atau Jiwa Qin Zu terbakar dan hanya akan menetralisir suhu Dingin di sana.


Qin San di Sana mengacau dengan menembaki api hitam ke arah Phoenik es,untuk membuat phoenik es teralihkan sehingg Qin Zu Bisa menyerang Phoenik Es dengan Mudah,Qin Zu melihat Qin San di sana ia merasa terharu denganya karena kakaknya ini sangat peduli denganya bahkan ia membantunya walupun itu sebenarnya,apa yang dia lakukan sangat berbahaya dan sangat beresiko baginya.


Keduanya di sana saling membantu sama lain dengan tugas Qin San mengalihkan perhatian Phoenik es dan Qin Zu menyerang phoenik itu.


Tak terasa beberapa jam berlalu Mereka berdua terus melakukan hal yang sama sehingga membuat phoenik es itu terlihat sangat marah karena ia dari tadi merasa di permainkan oleh mereka berdua.


Pekikk.....

__ADS_1


Suara teriakan burung itu dengan sangat keras,lalu ia mengeluarkan sebuah jarum jarum berukuran jari kaki yang sangat banyak memgelilingi phoenik es itu,Mengarahkanya ke arah Qin San dan Qin Zu,Qin San di sana dengan sigap ia membuat domain api hitam membuat perlindungan untuk mencegah jarum jarum es mengarah ke arahnya dan juga Qin Zu.


"Dengan kekuatanku yang sekarang aku belum bisa mengerahkan seluruh kemampuan api hitam yang sesungguhnya,Jadi untuk mengahadapinya itu sedikit tidak mungkin."Gumam Qin San memikirkan cara untuk mengalahkan Phoenik Es.


"Tapi jika aku menyegelnya,Itu mungkin bisa tapi aku perlu bantuan adik."Gumam Qin San.


"Zu'er aku akan tahu bisakah kau menahan phoenik Es ini sebentar."Tanya Qin San.


"Kalau untuk menahanya serahkan saja pada Zu'er kak,Zu'er pasti akan berusaha."Ucap Qin Zu Dengan pasti.


"Baiklah Zu'er kau tahanlah sebentar phoenik itu,lalu aku akan menyegelnya."Ucap Qin San lalu menggambar sebuah run aneh di kekosongan yang terlihat sangat rumit.


Serangan keduanya lalu diluncurkan secara bersamaan sehingga terjadi ledakan dari kedua es milik Qin Zu dan milik phoenik es,Setelah itu Qin Zu memanfaatkan situasi serangan itu dengan menyelinap di antara ledakan dengan lalu ia menggunakan energi esnya mambuat kaki phoenik itu membeku sehingha membuatnya tak bisa bergerak sama sekali.


Qin San yang telah selesai membuat array penyegelnya ia lalu melemparkan array itu ke arah phoenik es,Pada saat array itu mengenai phoenik es,array itu langsung membentuk sebuah tali yang sangat panjang lalu memilit phoenik es dengan erat dengan campuran api hitam di tali itu sehingga es milik phoenik itu tak memengaruhi Tali itu.


Qin San di sana langsung terbang ke atas sambil mengendalikan tali api hitam dengan tangan agar tali itu terikat dengan sangat erat memastikan tali agar tak terlepas.


Tangan Qin San mengayun kesana kemari dengan tali yang mengikuti gerakan tanganya yang sangat lihai.


Setelah selesai mengikat phoenik es,Qin San lalu menghentikan gerakanya.

__ADS_1


"Tekhnik array pengikat mutlak."Ucap Qin San lalu tali itu langsung mengikat dengan lebih erat.


"Zu'er cepat takhlukan phoenik ini sebelum ia bisa membuka array ku."Ucap Qin San pasa Qin Zu yang sedang melihat apa yang di lakukan Qin San.


Qin Zu hanya mengangguk pelan lalu ia berjalan ke arah phoenik es dan lalu ia menyentuh dahi phoenik es dengan membentuk sebuah aray kecil di dahi phoenik.


Phoenik es yang tadinya memasang muka garang langsung perlahan lahan menjadi takhluk dengan Qin Zu dan setelah beberapa saat akhirnya phoenik es itu tunduk oleh Qin Zu.


"Hamba siap menerima perintah nona."Ucap phoenik es menunduk ke arah Qin Zu.


"Baiklah aku menerima hormatmu sekarang kau menyatulah dengan jiwaku."Ucap Qin Zu pada Phoenik Es yang menunduk ke arahnya dengan wajah penuh hormatnya.


"Baik Nona."Ucap phoenik es lalu ia berubah menjadi cahaya dan menyatu pada jiwa Qin Zu.


Seketika Qin Zu dan Phoenik es mengalami proses penyatuan jiwa,Qin San di sana tersenyum senang karena adiknya telah berhasil menaklukan phoenik Es.


Setelah itu ia keluar dari alam kesadaran Milik Qin Zu dan kembali ketubuhnya.


..................


BERSAMBUNGG.....

__ADS_1


__ADS_2